Jumat, 04 Oktober 2024

Polisi Peduli, Pak Bhabin Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Bondowoso

 

 BONDOWOSO,kediri24jam.online  – Ia adalah Aiptu Ahmad Abadi, anggota Polri yang bertugas di wilayah Hukum Polres Bondowoso sebagai Bhabinkamtibmas Desa Pakuwesi Kecamatan Curahdami.

Aiptu Ahmad Abadi dikenal sebagai sosok Polisi desa yang ramah oleh warga binaanya.

Dalam melaksanakan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat, ia rutin sambang warga dari pintu ke pintu.

“Giat sambang ini kan upaya kami untuk selalu hadir di tengah Masyarakat dan dekat dengan Masyarakat dan berbaur dengan masyarakat,” ungkap Aiptu Ahmad Abadi di rumah seorang Nenek yang tinggal di Desa Pakuwesi, Jumat (4/10).

Pak Bhabin Ahmad ( sapaan akrabnya ) menerangkan, dengan rutin sambang warga maka dinamika kamtibmas yang ada di masyarakat bisa cepat diketahui dan ditindaklanjuti. 

Terkait berbagi sembako kepada warganya yang kurang mampu, Aiptu Ahmad Abadi mengaku bahwa itu hanya sebagai wujud kepedulian kepada sesama.

“Soal berbagi ini kan wujud kepedulian kita kepada sesame dan siapa saja bisa berbagi jika memang ada rejeki,”kata Pak Bhabin Ahmad saat diwawancarai awak media.

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami Polres Bondowoso ini mengaku tergerak untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu dengan menyisihkan gajinya untuk sekedar membeli sembako.

Sementara itu Kasihumas Polres Bondowoso, Ipda Bobbi mengatakan, sebagai Polisi yang bertugas di wilayah ujung tombak, Bhabinkamtibmas harus senantiasa dekat dengan Masyarakat.

“Melalui giat sambang warga dan juga berbagi itu juga upaya pendekatan kepada Masyarakat,”ungkap Ida Bobbi.

Diharapkan kegiatan sosial Aiptu Ahmad Abadi dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk saling membantu kepada yang membutuhkan terutama warga Masyarakat yang kurang mampu. (red.tim)

Cooling System, Polres Tuban Gelar Doa Bersama Perguruan Silat untuk Kondusifitas Pilkada 2024

 

TUBAN , kediri24jam.online - Dalam rangka Cooling system untuk mewujudkan Pemilukada kabupaten Tuban yang aman dan damai, Polres Tuban menggelar kegiatan doa bersama elemen Perguruan Pencak

Silat wilayah Kabupaten Tuban.

Kegiatan yang digelar di Aula Joglo Mapolres setempat tersebut dihadiri oleh Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin, S.I.K., M.T., para pejabat utama Polres Tuban, ketua IPSI kabupaten Tuban Sugeng Widodo serta ketua perguruan silat sekabupaten Tuban.

Dalam sambutannya Kapolres Tuban mengajak seluruh yang hadir untuk ikut menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di kabupaten Tuban terutama menjelang agenda pelaksanaan Pilkada serentak.

Menurut AKBP Oskar Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dari seluruh element masyarakat salah satunya perguruan pencak silat.

Ia berharap para perguruan silat bisa turut membantu menjaga situasi keamanan di kabupaten Tuban 

"Sehingga harapan masyarakat untuk situasi yang kondusif di kabupaten Tuban bisa terwujud" ucap Oskar, Jumat (04/10/2024).

Masih kata AKBP Oskar, kegiatan semacam ini layaknya suatu wadah dimana bisa saling bersilaturahmi untuk menjaga persatuan dan kekuatan antar perguruan silat.

Selain itu juga untuk sarana evaluasi kejadian-kejadian yang bisa menggangu keamanan.

Ia berharap masing-masing perguruan melalui ketuanya bisa menularkan pesan-pesan dari Kepolisian kepada anggotanya dengan caranya tersendiri.

"Tentunya dengan semangat persatuan dan kesatuan, kekeluargaan maupun toleransi" imbuhnya 

Dalam kesempatan itu Kapolres Tuban mengajak seluruh yang hadir untuk memiliki komitmen bersama saling bahu membahu dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di kabupaten Tuban karena hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara itu Ketua IPSI kabupaten Tuban Sugeng Widodo  memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada Kapolres Tuban atas inisiasi digelarnya kegiatan tersebut. 

Ia menjelaskan IPSI kabupaten Tuban secara organisasi maupun personal melakukan langkah-langkah yang lebih baik.

Ia juga menilai apa yang disampaikan oleh Kapolres Tuban merupakan himbauan yang positif.

"Intinya kami akan proaktif menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan Bapak Kapolres" terangnya.

Lebih lanjut Sugeng mengajak seluruh perguruan silat untuk saling bergandengan tangan dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada di kabupaten Tuban.

Meskipun secara organisasi pihaknya tidak bisa berpolitik namun secara personal masih bisa menyalurkan hak politiknya.

"Harapannya hak politik personal ini jangan sampai mengganggu tata cara dalam berorganisasi" terangnya.

Sejalan dengan yang disampaikan Kapolres Tuban, ketua IPSI kabupaten Tuban Sugeng Widodo juga menyatakan siap mendukung pelaksanaan Pilkada damai dengan menyolidkan kepengurusan IPSI mulai dari berbagai perguruan yang ada.

"Secara prinsip apa yang disampaikan Bapak Kapolres kami ugemi (pegang) sebagai amanah yang baik untuk kita tindaklanjuti bersama" ucapnya.

Sugeng Widodo menyadari bahwa situasi keamanan di kabupaten Tuban bukan hanya tanggung jawab dari kepolisian saja, namun pihaknya selaku warga masyarakat yang tergabung dalam IPSI juga punya tanggung jawab untuk itu. 

"Saya yakin IPSI Tuban itu kondusif, karena kesolidan dalam IPSI, perguruan maupun antar perguruan itu bisa terjaga" tegasnya. (red.tim)

Kapolri Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Perayaan HUT ke-79 TNI

  

 Jakarta, kediri24jam.online -. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri doa bersama lintas agama dalam rangkaian perayaan HUT ke-79 di TNI.

Acara doa bersama itu dilaksanakan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/1024). 

"Acara doa bersama lintas agama ini sebagai tanda betapa kuatnya persatuan dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia yang hidup damai dalam perbedaan," ujar Kapolri.

Doa bersama ini mengusung tema "TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju". 

Kegiatan lintas iman ini dihadiri oleh prajurit TNI dan juga mengundang 2.000 anak yatim piatu. Para pemuka agama yang turut serta dalam acara ini antara lain Ustad Adi Hidayat, Romo Yos Bintoro, Pendeta A Larosa, dan Pendeta Hindu Ida Bagus A.

"Semoga TNI-Polri senantiasa diberi keselamatan, kelancaran, dan kemudahan alam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," lanjut Kapolri.(red.tim)

Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama (BBU) Wujud Komitmen Kokohnya Sinergisitas TNI-Polri Selama Ini

  

, kediri24jam.online -TNI-Polri terus bersinergi dan solid dalam rangka menjawab tantangan tugas, mengawal seluruh kebijakan Pemerintah saat ini dan yang akan datang.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo hari Jumat, 4 Oktober 2024 memimpin upacara penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama tahun 2024 di Rupatama Mabes Polri. 

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama ini diberikan kepada Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa pemberian Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama ini merupakan wujud dari komitmen kokohnya sinergitas TNI-Polri selama ini.

“Sinergitas antara TNI dan Polri dalam melaksanakan tugas-tugas yang selama ini Alhamdulillah sudah sangat baik dan terus akan ditingkatkan. Pada kesempatan ini bapak Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan atas sinergitas yang terbangun selama ini dari mulai level terbawah dari tingkat Polsek kemudian tingkat polda, kemudian tingkat Polres dan Kodim dan seluruh jajaran yang ada di wilayah dan juga di tingkat pusat yaitu Mabes Polri, “kata Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan pers kepada media usai upacara penganugerahan. 

Irjen Pol Dedi menambahkan sinergitas ini dibangun dalam rangka untuk terus menjaga keamanan ketertiban dan keberlanjutan pembangunan untuk menuju Indonesia maju. 

Berbagai sinergitas TNI – Polri terjalin mulai dari pengamanan arus mudik, pengembangan pendidikan kedinasan hingga keberhasilan pembebasan warga Selandia Baru yang menjadi sandera KKB di Papua merupakan contoh dari kontribusi Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara dalam mendukung tugas polri.

Upacara penganugerahan ini dimulai sekitar pukul 16 WIB dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan pembacaan Keputusan Presiden RI.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Tahun ini Presiden RI terpilih Prabowo Subianto juga menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Utama.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.(red.tim)

Melalui Dongeng, Polisi Kediri Dekatkan Diri dan Bentuk Karakter Anak Usia Dini

 

KEDIRI,kediri24jam.online  – Polisi sahabat anak, Kapolsek Plemahan Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono, S.Sos., melaksanakan kegiatan mendongeng yang menyenangkan bersama anak-anak taman bermain Bogo, Plemahan. 

Dalam suasana ceria (Jumat 4/10/2024), AKP Bowo bercerita di depan anak-anak, yang terlihat sangat antusias menyimak setiap kisah yang disampaikan.

Kegiatan dimulai dengan AKP Bowo memperkenalkan diri dan menjelaskan pentingnya peran Polisi dalam masyarakat. 

Kemudian, Ia menyampaikan cerita-cerita menarik yang mengandung pesan moral, seperti keberanian, kejujuran, dan persahabatan. 

Anak-anak tak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi tentang cerita yang baru saja mereka dengar.

Menurut AKP Bowo yang memang dikenal akrab dengan anak-anak ini, dongeng merupakan cara efektif untuk menyampaikan nilai-nilai positif. 

“Kami ingin anak-anak mengenal Polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai teman yang siap mendukung mereka,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan. 

Kegiatan serupa telah beberapa kali diadakan oleh Polsek Plemahan.

“Kedepannya akan terus diadakan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini, juga memupuk rasa percaya dan kedekatan terhadap Polisi,” imbuh AKP Bowo.

Sementara anak-anak pulang dengan senyuman lebar, membawa pesan-pesan positif dan pengalaman yang tak terlupakan dari momen spesial ini.(red.tim)

Polisi Ungkap Rencana Penjualan Video Seks Inses Ibu-Anak di Media Sosial

 

Kuningan, kediri24jam.online - Warga Kuningan kembali dihebohkan dengan video seks yang beredar. Setelah video seks siswa sesama jenis, kini muncul lagi video seks inses ibu dan anak kandungnya.

Video seks hubungan intim antara ibu dan anak kandung tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Jabar). Video viral itu berdurasi 3 menit.

Polisi membenarkan video viral persetubuhan yang diduga dilakukan oleh ibu dan anak itu. Polisi telah mengamankan para berinisial S (49) dan anaknya R (20) Kamis (3/10/2024).
"Kami sudah mengamankan dua orang yang ada di video tersebut tadi malam, sedangkan satu pelaku yang merekam adegan tersebut berhasil kabur dan saat ini sedang kami kejar. Kami masih mendalami apakah benar hubungan keduanya itu memang ibu dan anak," ungkap Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP I Putu Ika Prabawa di Mapolres Kuningan, dilansir detikJabar, Kamis Kamis (3/10/2024).

Tak butuh waktu lama, pelaku perekam video hubungan badan inses itu juga ditangkap. Pelaku perempuan berinisial KS (26) saat malam pada hari yang sama.

"Tadi malam kami menangkap pelaku perekam hubungan badan ibu dan anak di Ciwaru," ungkap Kasat Reskrim AKP I Putu Ika Prabawa kepada detikJabar, Jumat (4/10/2024).

Tertangkapnya KS membuat jumlah tersangka dalam kasus video viral inses tersebut sebanyak tiga orang. Yakni seorang ibu berinisial S (36) dan anaknya R (20) dan KS yang kabarnya masih ada hubungan keluarga dengan pelaku.(red.z)

"Masyarakat Menilai: Seberapa Baik Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin dalam 5 Tahun Terakhir?"



Jakarta,kediri24jam.online  - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menyampaikan data penilaian publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Masyarakat menilai pemerintahan Jokowi lima tahun ke belakang, mampu menjaga persatuan hingga toleransi.
Survei dilakukan periode 22 hingga 29 September 2024. Jumlah responden sebanyak 1.200 warga Indonesia. Adapun sampel tambahan diambil dari 11 provinsi terbesar yakni Sumut, Riau, Sumsel, Lampung, Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim dan Sulsel. Masing-masing wilayah jumlah respondennya 300, sementara Sumbar menjadi 200 responden.

Metode survei multistage random sampling. Margin of error sekitar 2,3% dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden ditanya 'Bagaimana Hasil kerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin sejauh ini dalam menangani permasalahan-permasalahan berikut, apakah sangat buruk, buruk, baik atau sangat baik?'. Berikut hasil surveinya:

- Sangat baik: 75
- Baik: 11
- Buruk: 10
- Sangat buruk: 1
- Tidak Tahu: 3

Menjaga persatuan bangsa

- Sangat baik: 72
- Baik: 10
- Buruk: 14
- Sangat buruk: 2
- Tidak Tahu: 3

Menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau

- Sangat baik: 75
- Baik: 10
- Buruk: 12
- Sangat buruk: 2
- Tidak Tahu: 1

Membangun sarana transportasi umum

- Sangat baik: 74
- Baik: 10
- Buruk: 12
- Sangat buruk: 1
- Tidak Tahu: 3

Menyediakan pendidikan yang terjangkau

- Sangat baik: 73
- Baik: 9
- Buruk: 14
- Sangat buruk: 2
- Tidak Tahu: 2
Kebebasan dalam berbicara

- Sangat baik: 68
- Baik: 6
- Buruk: 19
- Sangat buruk: 2
- Tidak Tahu: 5

Memajukan industri dalam negeri

- Sangat baik: 66
- Baik: 5
- Buruk: 21
- Sangat buruk: 1
- Tidak Tahu: 7

Membawa Indonesia menjadi semakin demokratis

- Sangat baik: 63
- Baik: 6
- Buruk: 21
- Sangat buruk: 3
- Tidak Tahu: 7

Kebebasan dalam melakukan demonstrasi atau protes

- Sangat baik: 65
- Baik: 3
- Buruk: 22
- Sangat buruk: 3
- Tidak Tahu: 7

(red.z)



Melihat dari Dekat: Kebakaran Mal yang Menghanguskan 600 Meter Persegi

 Jakarta,kediri24jam.online  - Kebakaran terjadi di sebuah mal di Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar). Tiga lantai di mal tersebut Terdampak kebakaran yang terjadi dini hari tadi.

"Perkiraan luas area yang terbakar: lantai 5 kurang lebih 300 meter persegi dan lantai 6 kurang lebih 300 meter persegi. Perkiraan luas area yang terdampak: lantai 4 dan Gereja Renewal (pintu terbakar)," kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Syarifudin, dalam keterangannya, Jumat (4/10/2024).

Kebakaran terjadi di mal yang berlokasi di Jalan Letend S Parman RT 11 RW 01 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan, Jakbar.
Petugas pemadam kebakaran (damkar) menerima informasi terjadinya kebakaran sekitar pukul 00.50 WIB. Operasi pemadaman sudah dimulai pukul 01.00 WIB.

"Kronologi, info dari security ada petugas kebersihan yang mendengar suara dari dalam restoran (food court ) dan kondisi tertutup," ujarnya.

Api mulai padam sekitar pukul 03.05 WIB. Total ada 16 unit mobil damkar dan 80 personel yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran.

"Korban luka ringan 1 petugas (anggota PJLP dari Sektor Gropet terjatuh di eskalator), namun sudah dapat penanganan dari PMI," jelasnya.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 04.20 WIB. Kerugian akibat kebakaran ini mencapai miliaran rupiah.

"Jumlah kerugian kurang lebih Rp 5,6 miliar," ujarnya. (red.z)

Kamis, 03 Oktober 2024

Polres Ponorogo Berhasil Ungkap Ilegal Logging, Tersangka dan Ratusan Batang Kayu Hutan Diamankan

  

PONOROGO, kediri24jam.online  - Satreskrim Polres Ponorogo kembali berhasil menangkap pelaku ilegal logging. 

Kali ini, satu pelaku (AS), warga desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, diamankan dengan barang bukti ratusan kayu, jenis Sono Keling, Pinus dan Jati.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto mengatakan berdasarkan laporan masyarakat, pelaku AS (29), memiliki berbagai jenis kayu seperti Pinus, Sono Keling dan Jati yang sudah potongan berbagai ukuran, tanpa memiliki dokumen resmi.

"Setelah melakukan penyelidikan, ternyata pelaku mendapatkan kayu tersebut, dengan cara menebang tanpa ijin, dihutan milik Perhutani di wilayah desa Karangpatihan Kecamatan Balong,"katanya dalam pers rillis di Mapolres Ponorogo, Kamis (3/10/2024)

AKP Rudi Hidajanto menambahkan dalam menjalankan aksinya, pelaku (AS) bekerja sendiri dengan menggunakan gergaji mesin. 

Bahkan kayu hasil curiannya, diangkut sendiri dari hutan ke rumahnya.

Barang bukti gergaji mesin dan potongan kayu yang terdiri dari 57 kayu Pinus, 200 Kayu Sonokeling serta 22 kayu Jati diamankan Polisi.

"Dari keterangan pelaku, kayu kayu tersebut digunakan untuk membangun rumahnya sendiri,"tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku (AS) dijerat dengan

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dengan ancaman pidana penjara 15 tahun. (red.tim)

Polisi Salurkan Air Bersih Untuk Warga Kedungjajang Lumajang

 

 LUMAJANG , kediri24jam.online - Kekeringan yang melanda wilayah Lumajang membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Menanggapi hal ini,Polres Lumajang melalui Polsek Kedungjajang bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil pemadam kebakaran.

Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini.

"Kami melihat langsung kesulitan yang dialami warga, terutama di Dusun Kulon Curah, RT.04 RW.02 Desa Bence," ungkap Kapolsek Kedungjajang, AKP Maryanto, saat ditemui di lokasi penyaluran air bersih, Kamis (3/10/2024).

AKP Maryanto menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air bersih. 

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih," ujarnya.

Salah seorang warga, Tutik, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

 "Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini, terutama di musim kemarau seperti ini," ungkapnya.

Suyanto, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. 

"Air bersih ini sangat berarti bagi kami. Kami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ungkapnya. (red.tim)

Rilis SSDM Ground Breaking Masjid SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Irjen Pol Dedi Prasetyo: Kontribusi Polri Persiapkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

 

, kediri24jam.online  - Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo memimpin peletakan batu pertama Pembangunan Masjid SMA Kemala Taruna Bhayangkara hari kamis, 3 Oktober 2024 di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. 

Ground breaking Pembangunan Masjid SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah wujud komitmen Polri sesuai arahan Kapolri untuk segera menuntaskan Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. 

“Ini merupakan bentuk dan wujud Komitmen Polri dalam rangka ikut berperan aktif mempersiapkan sumber daya manusia dari awal. Namun demikian, pengalaman sudah menunjukkan bahwa mempersiapkan sumber daya manusia dari awal merupakan suatu investasi bangsa yang tidak bisa diraih secara instan,” kata Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam sambutannya. 

Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan untuk itu semuanya memerlukan persiapan sebaik mungkin dan sedini mungkin. Hal ini bertujuan agar generasi muda yang mengikuti Pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara bisa bersaing dengan generasi muda di negara-negara maju. 

“Mempersiapkan generasi muda agar bisa bersaing menuju Indonesia emas 2045, ini merupakan tonggak yang menjadi atensi dari Presiden terpilih, bapak Prabowo. Dan kita butuh waktu 20 tahun mulai nanti 2025 sampai dengan 2045. 20 tahun ini harus dipersiapkan dengan betul-betul maksimal. Semuanya harus ikut berkontribusi. Termasuk dalam hal ini Polri. Itu komitmen bapak Kapolri,”imbuh Irjen Pol Dedi Prasetyo. 

Ke depannya semua negara di dunia menghadapi tantangan dan dinamika sosial serta geopolitik strategis yang perkembangannya sangat pesat. Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang menaru perhatian besar pada Pendidikan menyiapkan 20 SMA unggulan pertama dan salah satunya adalah SMA Kemala Taruna Bhayangkara. 

Jumlah ini tentunya akan bertambah untuk mengejar ketinggalan Indonesia dengan negara-negara lain dalam bidang Pendidikan. 

SMA Kemala Taruna Bayangkara yang rencananya beroperasi pada tahun 2025 ini akan mengadopsi kurikulum berstandar IB (International Baccalaureate), kurikulum Cambridge, dan kurikulum nasional Merdeka. 

Dengan mengimplementasian kurikulum tersebut, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan mampu mencetak lulusan unggul yang memiliki karakter nasional yang kuat dan juga berdaya saing global. 

“Dalam rangka mencapai tujuan strategis tersebut, ‘Ekosistem Sekolah Unggulan Garuda’ akan menaungi dan melakukan standarisasi tata kelola SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” pungkas Irjen Pol Dedi Prasetyo. 

Sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagian besar dari siswa-siswa yang mengikuti Pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara akan mendapat beasiswa sampai mereka lulus. 

Warga setempat berharap pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang mengedepankan konsep ramah lingkungan juga memberikan dampak positif bagi pergerakan roda perekonomian Masyarakat setempat. 

“Alhamdulillah dengan adanya SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini bagi ibu suatu keberkahan buat warga kampung Tapos. Keberadaan SMA ini membuka peluang kerja warga di sini dan itu bisa membangkitkan ekonomi di Tapos,” harap Erni warga Kampung Tapos. 

Kegiatan peletakan batu pertama ini juga dirangkai dengan pemberian bantuan sembako sebanyak 200 paket untuk warga setempat

Kegiatan ini juga diikuti Astamarena Kapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat, Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono, Aslog Kapolri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo, Dosen Kepolisian Utama Tk I STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol Umar Effendi, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Wibowo dan sejumlah Pejabat Utama Polri lainnya. 

Prosesi Peletakan Batu Pertama ini juga diikuti oleh Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono, Aslog Kapolri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, unsur Forkopimda Jawa Barat dan sejumlah Pejabat Utama Polri lainnya.(red.tim)

HUT Polwan ke-76, Kapolri Apresiasi Prestasi yang Ditorehkan Polisi Wanita

 Jakarta,kediri24jam.online  -. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada para polisi wanita yang berprestasi dan senantiasa melaksanakan kegiatan untuk masyarakat.

Hal itu ia utarakan saat menghadiri perayaan peringatan hari jadi ke-76 Polisi Wanita Republik Indonesia.

"Yang pertama, saya tentunya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas berbagai macam prestasi yang telah ditorehkan oleh jajaran polwan, yang tadi disampaikan di dalam rangkaian hari jadi yang ke-76 ini banyak sekali kegiatan-kegiatan yang tentunya ini yang kita harapkan, bersentuhan turun ke lapangan, bertemu dengan masyarakat," ujar Kapolri, Kamis (3/10/24).

"Polwan semakin eksis, dan semakin dicintai dan dekat dengan masyarakat," sambung Kapolri.

Kapolri menyebut saat ini telah ada lima polwan berpangkat brigadir jenderal yang berada di posisi strategis. Salah satunya Brigjen Pol. Dra. Desy Andriani, yang menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO). 

Selain itu, beberapa polwan juga tercatat berkiprah di ranah internasional sebagai Peacekeepers Polri, anggota yang berperan sebagai pasukan perdamaian PBB.

"Kiprah dari teman-teman polwan ini tidak hanya di level nasional, tetapi di penugasan internasional. Dan ini tentunya menjadi kebanggaan kita semua, kebanggaan institusi Polri," ujar Kapolri.(red.tim)


 

Jakarta, mediabuser.online-. Staff Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam Irjen. Pol. Dr. Andry Wibowo menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan polwan dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Menurutnya, Direktorat PPA dan TPPO adalah satu langkah maju dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Hal ini menunjukkan bahwa Polri berada di depan dalam rangka mitigasi semua kasus human trafficking.

“Sistemnya tentu harus dilanjutkan kebijakan ini ke depan nanti dan dikembangkan lebih maju,” ujarnya saat mengisi sarahsehan HUT Polwan, Kamis (3/10/24). 

Ditambahkannya, SDM yang tepat dengan kompetensi mumpuni juga harus mengisi direktorat baru itu. Untuk polwan, ujarnya, harus disesuaikan jumlahnya mengingat total keseluruhan polwan adalah 30% dari seluruh anggota kepolisian.

“Kemudian membangun kapasitas menuju world class women police ini juga harus dibangun, seperti apa membangun world class police dalam prespektif kami,” ungkapnya.

Ia menyebut, ke depan bisa saja dibentuk police women academy yang berdiri sendiri dan terpisah dari academy police saat ini. Kemudian, di dalam academy itu ada mata kuluah, tenaga pengajar khusus, dan treatment yang diajarkan dalam penanganan di Direktorat PPA dan TPPO.

“Jadi ini bisa dilanjutkan dalam naskah akademik mengembangkan sekolah polwan yang ada menjadi akademik kepolisian polwan dan mudah mudahan menjadi yang pertama di Asia atau di dunia,” ungkapnya.(red.tim).

Polda Jatim Amankan Tiga Remaja Diduga Komplotan Begal Asal Pasuruan

 

SURABAYA, kediri24jam.online  - Tiga orang remaja tersangka begal yang tak segan melukai korbannya ini, telah diamankan oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. 

Mereka adalah MWK laki-laki (24), AMN laki-laki (22) dan HMT laki-laki (20) yang ketiganya adalah warga Pasuruan - Jawa Timur.

Ketiga remaja pelaku begal ini tak segan membacok korbannya dengan senjata parang dan celurit yang selalu dibawanya saat menjalankan aksi.

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan para pelaku ini tidak mengenal waktu saat menjalankan aksinya, baik siang maupun malam hari selama mereka melihat ada target langsung di eksekusi.

"Umumnya pelaku-pelaku ini menjalankan aksinya dimalam hari, tapi komplotan mereka ini saat melakukannya tidak mengenal waktu," jelasnya.

Lebih lanjut, Kasubdit Jatanras Polda Jatim ini mengatakan,ketiga pelaku mengaku baru pertama melakukan aksi Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

"Ada satu DPO yang masih kita kejar, disinyalir dia juga tergabung dengan komplotan yang lain, yang kerap beraksi di daerah lain," ungkap AKBP Jumhur.

Ketiga tersangka yang diamankan ini adalah pelaku yang kerap beraksi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

"Mereka bertiga mempunyai peran masing-masing, sebagai perencana, sebagai penyedia sarana dan ada juga yang bertugas sebagai penjual barang hasil rampasan," jelasnya.

Saat melakukan aksinya, para pelaku ini menunggu targetnya melintas di jalan sepi seperti lokasi yang dikelilingi ladang tebu.

Ditengah perjalanan yang dianggap aman pelaku meneriaki korban dengan mengacungkan senjata tajam, sehingga korban panik dan terjatuh.

"Jika korban melawan,  mereka para tersangka ini tak segan melukai korbannya," jelas AKBP Jumhur.

Setelah korbannya terjatuh itulah, motor dirampas dan dibawa kabur oleh pelaku.

Dari penangkapan para pelaku, Polisi mengamankan barang bukti senjata tajam jenis parang, jaket dan sepeda motor.

Akibat perbuatannya, ketiga remaja pelaku begal ini dikenakan pasal 365 2 ke 2 KUHP Jo pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun. (red.tim)

Polda Jatim Amankan 4 Tersangka Pemerasan Modus Mengaku Polisi

SURABAYA,kediri24jam.online  - Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pemerasan.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto dalam konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Kamis (3/10).

"Dari hasil ungkap dugaan pemerasan ini Polda Jatim telah mengamankan 4 orang tersangka," kata Kombes Pol Dirmanto.

Dikatakan oleh Kombes Pol Dirmanto, dalam menjalankan aksinya para tersangka mengaku sebagai anggota Polisi.

Empat orang yang diamankan antara lain, HRP, (36), KA alias RT, (46),MAA alias OOL (23) yang ketiganya adalah warga Sidoarjo.

Sedangkan 1 orang tersangka inisial MRF, (21) adalah warga Gresik.

"MAA alias OOL (23) dan MRF, (21) diketahui adalah seorang pelajar/mahasiswa," ujar Kombes Dirmanto.

Pada kesempatan yang sama Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Suryono, menjelaskan, empat tersangka ini adalah satu komplotan.

"Jadi pelapor (korban) saudara S mengenal tersangka MRF, kemudian diajak beli sabu pada tanggal 1 September 2024," kata AKBP Suryono.

Sabu yang telah dibeli tersebut dikonsumsi di Semampir Kotw Surabaya.

Usai keduanya mengkonsumsi sabu, lanjut AKBP Suryono bahwa sabu ini tidak dihabiskan dan oleh tersangka MRF, korban diminta memasukkan sabu itu ke dompet korban.

Lebih jauh diterangkan, usai mengkonsumsi sabu korban dan tersangka MRF, menuju ke arah Jenggolo Sidoarjo.

Sampai di depan Indomart, pelapor (korban) ditodong oleh tiga orang lainnya, kemudian di borgol dan tersangka ini mengaku dari Kepolisian Polda Jatim.

"Kemudian korban ini dimasukkan ke mobil mengarah ke Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Saat perjalanan itulah tersangka memeras dan meminta uang kepada korban sebesar Rp 50 juta," terangnya.

Saat memeras korban tersangka ini menelfon kepada paman korban yang semula Rp 50 juta turun menjadi Rp 15 juta.

Atas peristiwa itu korban melapor ke Polda Jatim dan dilakukan penyelidikan hingga penangkapan kepada empat tersangka.

Anggota pun mengamankan barang bukti berupa HP, uang, korek api bentuk pistol yang digunakan untuk menakuti korban, STNK motor, borgol dan motor.

"4 tersangka ini memiliki peran masing masing," kata AKBP Suryono.

Tersangka HRP, berperan mencari target untuk dimintai uang tebusan melalui tersangka MRF, menyiapkan homestay untuk mengamankan pelapor, menghubungi B (paman korban) untuk meminta uang tebusan.

Kemudian tersangka KA alias RT, mengamankan pelapor di Indomart, menodongkan pistol jenis revolver (korek api) dan menampar pipi korban, menghubungi B (paman korban) untuk meminta uang dan menemui paman korban untuk transaksi uang tebusan.

Sementara tersangka MAA alias OOL, mengamankan pelapor di Indomart dan memborgol tangan korban, menarik rambut korban dan menghubungi paman korban.

"Tersangka MRF ini yang merencanakan dan tersangka HRP yang memaksa pelapor untuk mengkonsumsi sabu dan mengantarkan pelapor ke Indomart Jenggolo Timur," pungkasnya.

Sementara itu Pasal yang dikenakan kepada para tersangka adalah Pasal 368 dan Pasal 333 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. (red.tim)

HUT Polwan ke-76 Jadi Momentum yang Tepat Wujudkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Jakarta,kediri24jam.online  . Ketua Panitia Sarasehan Kombes Pol. DR. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H. menyebut peringatan hari jadi ke-76 Polisi Wanita Republik Indonesia menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan perlindungan bagi perempuan dan anak.

"Kami turut mengucapkan Dirgahayu Polisi Wanita Indonesia ke-76. Semoga semakin presisi untuk memberikan arti sebagai pengabdian terbaik pada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kombes Pol. Rita, Kamis (3/10/24).

"Acara ini merupakan momentum yang sangat tepat khususnya bagi polisi wanita untuk menguatkan peran, dedikasi, dan pengabdian dan komitmennya bersama-sama stakeholder terkait dan seluruh masyarakat mewujudkan perlindungan bagi kaum rentan dari kekerasan berbasis gender melalui kegiatan penegakan hukum oleh Polri," lanjut Kombes Pol. Rita.

Di tahun ini, HUT Polwan mengusung tema 'Penguatan Polwan Presisi pada Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak, serta Pemberantasan Perdagangan Orang, yang Akan Menanggulangi Kekerasan Berbasis Gender yang Inklusif'.

Tema ini dicetuskan lantaran Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO). Direktorat ini dipimpin oleh Brigjen Pol. Dra. Desy Andriani.

"Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah memberikan apresiasi kepada para penyidik PPA dan mengimplementasikan pengarusutamaan gender di lingkungan polri dengan memberikan kesempatan kepada para polwan untuk mengemban karir melalui partisipasi dan kepemimpinan perempuan pada jajaran direktorat yang khusus menangani kasus kekerasan berbasis gender," jelas Kombes Pol. Rita

Hal itu sebagai bentuk pelaksanaan dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional dan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender di Lingkungan Polri.(red.tim)

Irwasum Ingatkan Peran Penting Polwan di Sarasehan HUT ke-76

Jakarta, kediri24jam.online . Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. H. Ahmad Dofiri, M.Si. menyampaikan harapan bagi Polwan di tengah kontribusi kepada bangsa dan negara. Hal itu disampaikannya dalam sambutan di sarasehan peringatan hari jadi ke-76 Polisi Wanita Republik Indonesia.

“Saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Polisi Wanita Republik Indonesia, semoga semakin profesional dan mampu memberikan warna pada Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengukir prestasi melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas Irwasum dalam sambutannya, Rabu (3/10/2024).

Komjen. Pol. Dofiri juga mengingatkan tugas dan fungsi Direktorat Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sebab, tugas-tugas tersebut tentunya akan banyak diemban oleh polwan.

Keberadaan Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO, ujarnya, akan berperan bukan saja sebagai pembina fungsi dan penyidik khusus yang menangani perkara pidana kekerasan berbasis gender. 

“Direktorat PPA dan PPO sekaligus menjadi liding sektor pembinaan bagi seluruh penyidik di lingkungan Polri yang menemukan kelompok rentan, seperti perempuan, anak, lansia, penyandang disabilitas dan kelompok termarjinalkan yang berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Dibeberkan Itwasum, Sudah Banyak kasus berbasis gender dalam waktu kurang lebih 1,5 tahun ditangani Polri. Tindak pidana yang mendominasi sendiri adalah kekerasan seksual, KDRT, dan perdagangan orang.

“Saya berharap setelah mengikuti acara ini, kita mampu menjadi pelopor dan pelapor untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan dan memberikan perlindungan terhadap korbannya,” ungkap Irwasum.

Dalam peringatan HUT ke-76, sebelumnya Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengaku bahwa Polwan telah menunjukkan eksistensi dan berkontribusi penting bagi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. Kiprah Polwan dipandang mampu meningkatkan kepercayaan publik serta citra positif Polri dan masyarakat.

“Melalui tema Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas, semoga Polwan dapat meningkatkan kinerjanya untuk mewujudkan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat,” ujar Kapolri.(red.tim)

Sosialisasikan Kedisiplinan, Polsek Pare Gelar Pangkas Rambut Gratis di Sekolah

 

KEDIRI, kediri24jam.online – Sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar di lingkungan sekolah, Polsek Pare Polres Kediri, menggelar kegiatan potong rambut gratis di SMPN 3 Pare, Kamis (3/10/2024). 

Tujuan utamanya untuk memotivasi pelajar agar mematuhi tata tertib, termasuk menerapkan budaya dan sikap disiplin, seperti berambut pendek dan berpakaian rapi.

Kapolsek Pare Iptu Siswa Edi, membenarkan adanya kegiatan tersebut.

"Ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan Kami (Polsek Pare) terhadap dunia pendidikan. Kami ingin menanamkan pentingnya kedisiplinan melalui penampilan yang rapi," ungkapnya.

Para pelajar, khususnya siswa laki-laki, terlihat sangat antusias. Banyak di antara mereka yang sebelumnya datang dengan rambut sedikit gondrong, kini terlihat rapi dan gagah.

"Harapannya dengan adanya kegiatan ini, siswa dapat lebih memahami pentingnya mematuhi tata tertib sekolah dan menunjukkan sikap disiplin," tambah Iptu Siswa Edi. 

Ditekankannya bahwa potong rambut gratis akan terus dilakukan di sekolah-sekolah lain sebagai upaya berkelanjutan dalam membentuk karakter siswa.

Selain potong rambut, petugas Polsek Pare juga menyempatkan diri untuk memberikan sosialisasi.

Diantaranya terkait pentingnya mematuhi aturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, tertib berlalu lintas serta menghindari kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obat terlarang.(red.tim)

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri memberikan bantuan kepada para relawan penjaga perlintasan kereta api.

,kediri24jam.online -  Bentuk bantuan yang diberikan perlengkapan keselamatan berupa rompi kepada para relawan penjaga perlintasan kereta api.

Kasat Lantas Polres Kediri AKP Jodi Indrawan S.I.K, melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Ipda Henry D.S menuturkan pemberian bantuan tersebut.

Menurutnya, relawan penjaga perlintasan kereta api ini mempunyai peran penting dan berjasa menyelamatkan warga. 

"Para relawan penjaga perlintasan kereta api ini sebagai sosok yang berjasa dalam menyelamatkan semua orang, terutama karena mereka menjalankan tugasnya secara sukarela untuk menjaga pintu perlintasan kereta api,"tutur Ipda Henry, Kamis (3/10/2024).

Diungkapkan Ipda Henry, pemberian bantuan rompi ini kepada relawan penjaga perlintasan kereta api dilakukan di beberapa titik di wilayah hukum Polres Kediri. 

"Kita juga menyampaikan imbauan kepada para relawan penjaga perlintasan kereta api agar turut serta mengantisipasi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,"ungkap Kanit Kamsel.(red.tim)

Pimpin Sertijab PJU, Kapolda Jatim Resmikan Direktorat Reserse Siber

  

SURABAYA , kediri24jam.online - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si disaksikan oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim resmi melantik pejabat baru jajaran Polda Jatim, pada acara serah terima jabatan (Sertijab) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim,Kamis (03/10).

Sejumlah PJU yang dilantik diantaranya adalah, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, posisinya digantikan oleh Brigjen Pol Pasma Royce, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya. 

Selanjutnya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, kini telah resmi dilantik sebagai Kapolrestabes Surabaya. 

Sementara itu Kombes Pol Budi Hermanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, kini dilantik dalam jabatan baru sebagai Dirreskrimsus Polda Jatim, menggantikan posisi Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. 

Kombes Pol Nanang Haryono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi, juga dilantik dalam jabatan baru sebagai sebagai Kapolresta Malang Kota, menggantikan posisi Kombes Pol Budi Hermanto. 

Selain itu, juga ada wajah lama yang kembali masuk di jajaran Polda Jatim, yakni Kombes Pol Rama Samtama Putra, kini ia resmi dilantik dalam jabatan baru sebagai Kapolresta Banyuwangi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Propam Polda Sulteng. 

Kombes Pol Rama dulu sebelum meninggalkan Polda Jatim, pernah menjabat di berbagai Satuan Kerja (Satker) Polda Jatim dan terakhir ia menjabat sebagai Kapolres Bangkalan, pada tahun 2019 silam. 

Selain itu, di Polda Jatim saat ini juga ada Direktorat baru, yakni Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jatim. Sebelumnya satker Siber ini merupakan unit didalam Direktorat Reserse Kriminal Khusus. 

Saat ini Kapolda Jatim telah resmi melantik Kombes Pol R. Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah, sebagai Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Jatim. 

Sementara, dari Rekap mutasi ST/2099/IX/Kep.2024 Tgl 20-09-2024, juga terdapat pejabat yang keluar dari Polda Jatim, diantaranya AKBP Tulus Juswantoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Waka SPN Polda Jatim, dan dimutasi dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya TK. III Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri. 

AKBP Robertus Bellarminus Herry Ananto Pratiknyo, Kabagrenprogar Rorena Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru sebagai Rencana anggaran Madya TK. IIi Srena Polri. 

AKBP Moh. Nur Hidayat, Wadir Resnarkoba Polda Jatim, diangkat dalam jabatan baru sebagai Tim Analis BIDPDAKT PUSIKNAS Bareskrim Polri. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyampaikan, mutasi jabatan ini merupakan hal yang wajar atau biasa dilakukan dalam rangka penyegaran ditubuh Polri. 

"Mutasi ini hal yang biasa dalam organisasi, sebagai tour of area and tour of duty dan penyegaran serta promosi," tandas Kombes Pol Dirmanto. (red.tim)

Polres Blitar Kota Peduli, Beri Bantuan Sosial Kepada Korban Puting Beliung

 


KOTA BLITAR, kediri24jam.online - Polres Blitar Kota Polda Jatim memberi bantuan sosial kepada korban puting beliung di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. 

Bencana puting beliung di Desa Sidorejo Ponggok terjadi pada hari Selasa (01/10/24) sekira pukul 10:00 WIB mengakibatkan 15 rumah warga rusak berat.

Desa Sidorejo Ponggok Kabupaten Blitar adalah salah satu daerah yang sering terdampak angin puting beliung. 

Diketahui sebelum kejadian angin puting beliung, awan mendung tampak pekat sekitar pukul 10:00 WIB. 

Meski tidak ada korban jiwa pada bencana alam ini, namun ada 15 rumah yang mengalami rusak berat.

Pemberian bantuan sosial (Bansos) terhadap korban bencana puting beliung yang dilakukan oleh Polres Blitar Kota berupa sembako.

Kapolres Blitar Kota AKBP Danang mengatakan pemberian bansos ini wujud kehadiran Polres Blitar Kota di tengah masyarakat terutama yang sedang kena musibah.

"Sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang memang perlu untuk kita bantu bersama," kata AKBP Danang, Rabu (3/10).

Saat ini 15 rumah warga yang mengalami kerusakan berat sehingga mengharuskan warga untuk tinggal di tempat pengungsian pada sementara waktu. 

Sementara itu Kepala Desa Sidorejo Ponggok mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Blitar Kota. 

"Saya selaku Kepala Desa Sidorejo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Blitar Kota dan jajaran kepolisian kota Blitar. Semoga bantuannya bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak," ungkapnya. (red.tim)

Polresta Sidoarjo Amankan 2 Pria yang Pamer Senpi Rakitan di Medsos

SIDOARJO,  kediri24jam.online  - Sempat beredar video empat orang pria sedang nongkrong di kawasan GOR Sidoarjo pada Sabtu (31/8/2024) malam bulan yang lalu.

Beberapa di antaranya memamerkan senjata api dengan amunisi di atas meja.

Beredarnya video itu, Polisi segera bertindak melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan dua orang pria.

"Menindaklanjuti video viral di media sosial pria pamerkan senjata api dan amunisinya di GOR Sidoarjo Bulan Agustus yang lalu, tim kami sudah mengamankan dua orang pria," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes.Pol. Christian Tobing, Rabu (2/10/2024).

Dua orang itu adalah W, 55 tahun, asal dari Sidoarjo Kota dan S.S., 51 tahun, asal dari Gedangan.

Penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo juga telah melakukan penyitaan barang bukti dari  S.S. berupa satu

pucuk senjata api rakitan berjenis pistol revolver berikut 16 butir amunisi peluru tajam cal 5,56 mm, 2 butir amunisi peluru hampa dan 1 pucuk Airsoft Gun berjenis pistol berwarna hitam berisikan 8 peluru gotri. 

Hasil pemeriksaan terhadap para pelaku bahwa senjata api rakitan berjenis pistol revolver tersebut tanpa dilengkapi dengan surat ijin.

Tersangka W (55) mengaku memiliki senjata sejak sekitar 7

tahun yang lalu.

Ia mendapat senjata dari K dengan tujuan menyuruh untuk dijual, namun belum sempat terjual, K telah meninggal dunia.

"Karena K meninggal, sehinggga W masih tetap menguasai senjata api illegal tersebut," kata Kombes.Pol. Christian Tobing.

Sedangkan terkait dengan air soft gun ditemukan dalam sebuah tas warna hitam W pada tanggal 29 Agustus 2024 di Jalan Raya Lingkar Timur Sidoarjo.

"Atas perbuatan kepemilikan senjata api tanpa ijin, pelaku dikenai ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara sesuai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951," kata Kombes. Pol. Christian Tobing. (red.tim)


 

RILIS SSDM

 ,topberita.online-Anak Lolos Bintara Polri Jalur Disabilitas, Serka Hendri: Terima Kasih Kapolri

Anggota Kodim Deli Serdang Serka Hendri bersyukur anak sulungnya Rendi Arif Pratama lolos rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2024 dari jalur disabilitas. Serka Hendri mengaku awalnya tak percaya Polri merekrut penyandang disabilitas untuk menjadi personel kepolisian

"Saya sangat berterima kasih kepada Kapolri, Bapak Sigit yang telah membuka ruang untuk para disabilitas hingga mereka bisa mendapat ruang di pemerintahan," kata Serka Hendri, Rabu (2/10/2024).

Dia menuturkan Rendi sangat antusias saat melihat informasi di TikTok soal penerimaan anggota Polri bagi penyandang disabilitas. Serka Hendri sempat ragu dengan informasi dari anak sulungnya itu.

“Yah ada pembukaan Polri untuk disabilitas. Ah yang betul, mana ada? Loh ada, saya pun kaget, wuih ada rupanya. Dalam hati kecil kok bisa ya,” ujar Serka Hendri sambil menirukan percakapannya dengam Rendi.

Untuk memastikan lagi, Serka Hendri mendatangi Polres Deli Serdang. Dia lalu bertanya ke personel Bagian SDM setempat.

“Sudah bawa saja anaknya kemari, biar kita lihat, baru nanti ke Polda," sambung Serma Hendri yang menirukan kata-kata personel SDM Polres Deli Serdang tersebut.

Serka Hendri lalu membawa Rendi beserta medali dan piagam prestasi Rendi di bidang olahraga. Rendi kemudian mendaftar dan mengikuti serangkaiam tes Bintara Polri di Polda Sumut.

"Testing pertama alhamdulilah kesehatan, baru psikotes, akademik, baru (tes) jasmani, supervisi rikmin terakhir, pantukhir, selesai. Hingga dia dinyatakan lulus," pungkas Serka Hendri.(red.tim)

Aparat Penegak Hukum Diharapkan Bertindak: Penambangan Pasir Tanpa Izin di Kediri

 


Kediri,kediri24jam.online -. Maraknya aktivitas tambang pasir ilgal dengan memakai alat sedot berkapasitas besar yg ditumpang oeh ponton diwilayah hukum Polres Kediri dipertayakan semua pihak
Sudah jelas jelas kegiatan pertambangan tersebut tidak mengantongi izin tambang yang resmi namun kegiatan dan aktivitas penambang berjalan aman lancar dan terkendali.

Hal in terbukti dengan adanya aktivitas tambang pasir ileggal yang berada di Desa Juwet Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri.
Hasil dari investigasi team Media dilokasi pada hari Sabtu tanggal 03 s/d 04 oktober 2024 di tambang telah ditemukan puluhan mobil truck sedang mengangkuti pasir.


Menurut informasi dari beberapa warga sekitar jalan desa juwet yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa pertambangan pasir ilegal didesa Juwet Kecamatan Kunjang ini sudah berjalan lama bahkan bertahun tahun lamanya dengan aman lancar dan terkendali. Hal ini dikarenakan para pengusaha tambang pasir yang ada didesa juwet ada dugaan kuat sudah membayar upeti kepada APH setempat kata mereka dan mereka juga mengatakan adapun salah satu pemilik tambang pasir ilegal didesa juwet ini juga oknum dari perangkat desa Juwet itu sendiri.

Hal senada juga disampaikan warga dusun Pakis mengatakan kami sangat mengeluhkan dengan ulah para penambang pasir illegal di desa Juwet yang mana aktivitas lalu lalang mobil truck yang mengangkut pasir sangat merusak jalan desa, jalan desa kami rusak parah padahal dulunya jalan desa kami enak buat jln,.! Sekarang rusak berlubang lubang dan becek.

Dengan demikian diharapkan kepada Aparat Penegak Hukum ( APH ) Kabupaten Kediri agar segera menindak tegas atau menghentikan kegiatan tambang pasir tidak berizin dan menangkap para penambang illegal untuk dimintai pertanggungan jawaban atas perbuatanya yg melanggar Hukum sesuai UU RI nomer 04 tahun 2009 tentang pertambangan.

Kami salaku team media akan mengawal masalah ini sampai Aparat Penegak Hukum ( APH ) POLRES KEDIRI ambil tindakan dan team media berkordinasi akan bersurat kepada ESDM Jawa Timur maupun pusat dan POLDA JAWA TIMUR.(red.z)

Rabu, 02 Oktober 2024

"Partai Demokrat Utamakan AHY dalam Penunjukan Menteri di Kabinet Prabowo"

 


Jakarta,kediri24jam.online - Partai Demokrat (PD) menanggapi soal jatah menteri di pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto. Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan partainya akan mengutamakan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi menteri dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Demokrat jelas yang terdepan dan tentu utama tentu kami Mas AHY, sedangkan untuk nama nama lain masih dikeep dulu oleh Ketum kami Mas AHY dan Pak Prabowo, karena bagaimana pun kami semua sebagai kader semua siap menerima apapun arahan dari ketum kami dan apapun keputusan dari presiden terpilih," kata Herzaky kepada wartawan, Rabu (2/10/2024).

Herzaky mengatakan partainya sudah mempersiapkan kader terbaik jika diminta untuk membantu pemerintah Prabowo-Gibran. Dia menyebut kader di daerah juga sudah disiapkan agar setelah pelantikan Prabowo-Gibran, bisa langsung melaksanakan janji-janji politik saat kampanye.

"Jadi semua kader kami sudah mempersiapkan dan dipersiapkan oleh Ketum kami Mas AHY untuk mengawal dari berbagai tingkatan ya, dan juga di berbagai daerah sudah kita persiapkan dengan baik sehingga pelantikan nanti kita semua sudah gaspol ya tanpa ngerem untuk bisa mewujudkan janji, mimpi besar pak Prabowo untuk Indonesia," ujarnya.

Senada dengan Herzaky, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan Demokrat sudah menyiapkan kader terbaik jika dipercaya Prabowo mengisi kursi kementerian.

Golkar Minta Jatah Lebih dari 5
Sementara itu, seperti diketahui, Partai Golkar sebelumnya menanggapi kabar keinginan mereka mendapat jatah menteri di pemerintahan Prabowo Subianto berjumlah lima kursi. Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengaku menginginkan jumlah yang lebih banyak agar bisa berkontribusi lebih ke masyarakat.

"Saya berdoa lebih (dari lima) tapi kan kita nggak tahu Pak Prabowo maunya berapa, tapi doa saya mudah-mudahan bisa lebih supaya Partai Golkar bisa berkontribusi secara riil kepada masyarakat," kata Sarmuji di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10).

Sarmuji mengatakan saat ini Ketua Umum Bahlil Lahadalia masih terus menjalin komunikasi dengan Prabowo mengenai jatah menteri. Dia menyerahkan keputusan kepada Prabowo sebagai presiden terpilih.

Kendati demikian, Sarmuji menegaskan partainya telah mengidentifikasi kader-kader terbaik yang diusulkan untuk menjadi menteri.

"Tapi kita sudah identifikasi kader-kader baik kita yang siap masuk ke dalam kabinet. Urusan siapa nanti yang masuk kita serahkan kepada Pak Prabowo," imbuh dia.(red.z)


Kekhawatiran akan Dinasti Politik: Masa Depan Demokrasi Indonesia

 

JAKARTA,  kediri24jam.online - Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Firman Noor menyebut, fenomena dinasti politik yang ada di DPR-RI periode 2024-2029 ini semakin memperkecil peluang wakil rakyat dari kalangan biasa. Fenomena ini juga bisa membatasi pilihan masyarakat karena elite partai politik cenderung memajukan calon legislatif dari orang yang masih memiliki ikatan keluarga.

 "Tidak saja partisipasi itu dibatasi di dalam konteks memilih siapa yang akan menjadi wakil rakyat atau elite di dalam pemerintahan di level nasional maupun lokal, tapi juga menjadi terbatas karena tidak memberikan peluang adanya alternatif dari orang yang biasa," ujar Firman dalam Obrolan Newsroom Kompas.com, Rabu (2/10/2024).

Masyarakat dihadapkan dengan fenomena demokrasi semu, ketika mereka memilih, tetapi sebenarnya pilihan mereka telah dikondisikan oleh para pelaku dinasti politik ini. Dia khawatir, jika dinasti politik ini semakin membesar di tataran pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif, hal yang terjadi adalah pertarungan yang tidak sehat di setiap pesta demokrasi.

Akan ada dinasti politik melawan dinasti politik yang lain, yang tentunya akan disokong oleh para oligarki yang telah mengenal dinasti masing-masing. "Dan kalau kita sampai pada titik itu, maka situasi demokrasi kita akan semakin mengalami kemunduran," ucap dia.  Meski demikian, Firman menyebut, ada batas kompromi dalam dinasti politik yang terjadi. Karena beberapa negara yang demokrasinya telah matang seperti Amerika Serikat juga pernah dikuasai dinasti politik.

Akan tetapi, dinasti politik yang terjadi bukan untuk meneruskan trah dan kekuasaan, tapi memang murni perjuangan politik untuk demokrasi. "Bahwa memang ada dinasti politik yang masih bisa diharapkan untuk membangun demokrasi. Karena di negara-negara maju demokrasinya pun itu juga tidak terlepas juga dari situasi dinasti," tutur dia.  Sebelumnya, dilansir Kompas.id, hasil riset Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia atau Formappi menemukan sedikitnya 79 dari total 580 anggota DPR terpilih periode 2024-2029 terindikasi dinasti politik atau punya kekerabatan dengan pejabat lainnya. DPR menjadi tempat berkumpulnya suami, istri, anak, hingga sanak saudara elite politik.

Sumber data penelitian Formappi berasal dari informasi anggota DPR terpilih yang dikumpulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak pencalonan. Namun, Formappi menilai, data yang dicatat tergolong kurang lengkap dan tidak bisa diidentifikasi lebih dalam lagi, contohnya riwayat pekerjaan.

Dengan banyaknya anggota DPR yang terkait dinasti politik, peneliti senior Formappi, Lucius Karus, pesimistis kinerja DPR periode mendatang lebih baik dibandingkan dengan DPR 2019-2024. Kondisi itu justru meningkatkan peluang terjadinya korupsi dan kolusi. ”Jenis kekerabatan beragam, ada yang suami, istri, anak, dan saudara-saudara dengan politisi, penguasa daerah, elite partai. 

Yang paling banyak adalah anak pejabat. Lama-lama bisa saja ada grup arisan keluarga di DPR,” ujar Lucius saat rilis anatomi anggota DPR terpilih bertajuk ”DPR Baru, Lebih Baik atau Lebih Buruk” secara hibrida di Jakarta, Selasa (24/9/2024). (red.z)

Selasa, 01 Oktober 2024

Acara Sholawatan Berujung Keracunan Massal, Pj Bupati Kediri Pastikan Korban Ditangani dengan Baik

 

Kediri, kediri24jam.online , Pj Bupati Kediri, Heru Wahono Santoso, melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) Pare, Selasa malam (1/10/2024) untuk menjenguk ratusan warga yang menjadi korban keracunan massal. 

Heru memastikan bahwa penanganan medis terhadap para korban telah dilakukan secara maksimal oleh tim medis setempat.

Ada 129 orang yang dilarikan ke RSKK, sebagian besar kondisinya telah membaik."Dari total 129 orang yang dirawat, 121 di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Hanya ada 8 orang yang menjalani rawat inap," kata Heru saat ditemui, Rabu (2/10/2024). 

Heru menambahkan, begitu mengetahui adanya insiden keracunan, pihak Pemerintah Kabupaten Kediri melalui RSKK langsung menerjunkan empat unit ambulans untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.


"Kami langsung bertindak cepat, memastikan bahwa para korban segera mendapat penanganan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," tegasnya.


Peristiwa keracunan ini terjadi ketika warga menghadiri acara sholawatan di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Masyarakat yang hadir mengonsumsi makanan ringan dan minuman yang disediakan oleh panitia. 


Namun, sekitar 30 menit setelah makan, banyak warga mulai merasakan mual dan mengalami gejala keracunan lainnya, seperti muntah dan pusing.


"Kami yakin bahwa mereka (korban) akan segera pulih. Penanganan medis sudah dilakukan dengan sangat baik," kata Heru.

Selain mengunjungi RSKK, Heru Wahono Santoso juga memastikan bahwa korban yang dirawat di RS HVA Pare mendapatkan perhatian yang sama.


Pemkab Kediri terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang diperlukan. (red.z)