KEDIRI, kediri24jam.online
– Sorotan lampu warna-warni, alunan musik tradisional, dan parade kostum daerah menyulap pusat Kota Kediri menjadi arena pertunjukan budaya terbuka, Kamis malam (17/7). Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Stasiun hingga Simpang Empat BI demi menyaksikan kemegahan APEKSI Night Carnival 2025.
Acara ini merupakan rangkaian dari Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV APEKSI ke-13 yang diselenggarakan di Kota Kediri, melibatkan lebih dari 30 kontingen dari 13 kota anggota APEKSI dan sejumlah peserta dari luar daerah. Mereka menyuguhkan pertunjukan seni, pakaian adat, serta musik daerah yang menggugah antusiasme penonton.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi hadiah istimewa dari Kota Kediri bagi tamu undangan dan masyarakat luas.
"Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia. Malam ini menjadi momentum kebersamaan di kawasan ikonik Kota Kediri, yakni Jalan Dhoho," ucap Vinanda.
Vinanda menambahkan, APEKSI Night Carnival merupakan adaptasi dari Kediri Night Carnival yang rutin diadakan tiap tahun. Namun pada gelaran ini, parade berlangsung tanpa kendaraan hias, sepenuhnya dengan jalan kaki. Selain memperingati Muskomwil, acara ini juga menjadi bagian dari Hari Jadi ke-1.146 Kota Kediri.
"Dengan konsep yang memadukan tradisi dan kreativitas, karnaval ini diharapkan mampu menarik wisatawan dan memperkuat branding ‘Kediri City of Tourism’. Ini juga bagian dari program ‘Kediri Kangenan’ yang mendongkrak potensi lokal,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, turut hadir dan memberikan dukungan atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat sinergi antar kota, namun juga memiliki dampak positif pada pelaku UMKM, terutama perempuan.
"Lebih dari 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Ajang seperti ini bisa menjadi panggung inspiratif untuk mereka berkembang,” ujar Dyah Roro.
Ia juga menyosialisasikan gerakan nasional “Kamis Pakai Lokal” atau Gaspol, kampanye untuk mengenakan produk dalam negeri setiap Kamis—dan lebih baik lagi jika dilakukan setiap hari.
Salah satu penonton, Sinta, mengaku sangat menikmati acara. Ia bahkan telah hadir sejak pukul 20.00 WIB.
"Saya terkesima! Dari riasan peserta hingga kostum semuanya menarik. Harapannya ini bisa jadi agenda tahunan," katanya penuh semangat.
Melalui APEKSI Night Carnival 2025, Kota Kediri menegaskan diri sebagai kota yang kaya akan budaya, terbuka terhadap kolaborasi, dan siap menjadi tuan rumah berbagai event nasional dengan nuansa lokal yang kental. Karnaval ini tak hanya meriah, tapi juga sarat makna.(RED.AL)

0 komentar:
Posting Komentar