Pasuruan, kediri24jam.online – Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah meresmikan tiga ruas jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Purwosari, yang tidak hanya mendukung perkembangan wisata, tetapi juga mempermudah mobilitas petani. Jalan-jalan baru ini menuju Arjuna Agro Techno Park (AATP) yang terletak di Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, dan diharapkan dapat memperlancar distribusi produk pertanian.
Tiga ruas jalan yang baru saja diresmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis, mencakup jalan dari Desa Pager ke Sumberrejo, Sumberrejo ke Tambakwatu, dan Tambaksari ke Tambakwatu. Proyek ini menghubungkan dua kecamatan, yaitu Purwosari dan Purwodadi, yang akan memberikan dampak signifikan pada konektivitas antar desa.
Camat Purwosari, Munif Triatmoko, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini disambut positif oleh masyarakat. Terutama bagi para petani, jalan yang lebih baik ini mempermudah akses mereka untuk menjual hasil pertanian ke berbagai daerah. Produk-produk unggulan seperti alpukat, kopi, durian, dan lainnya kini dapat didistribusikan dengan lebih efisien.
“Dengan adanya akses jalan yang lebih baik menuju AATP, masyarakat, khususnya petani, kini bisa lebih mudah memasarkan produk mereka. Terima kasih kepada Pemkab Pasuruan dan Dinas Bina Marga yang telah mewujudkan hal ini,” ujar Munif. “Harapan kami, dampak ekonomi dari jalan ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian dan UMKM.”
Lebih lanjut, Munif berharap jalan baru tersebut dapat memacu lebih banyak kegiatan ekonomi, terutama dalam sektor pariwisata dan UMKM. AATP diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan yang menarik pengunjung, yang pada gilirannya dapat mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Purwosari. Ia juga berharap agar event-event yang digelar di AATP dapat lebih mempromosikan produk-produk lokal, seperti makanan, kerajinan tangan, dan batik, baik yang menggunakan pewarna alami maupun sintetis.
Desa Sumberrejo yang dikenal dengan Pemandian Kemado dan objek wisata Jumpinang River Tubing juga mendapat keuntungan dari adanya pembangunan jalan ini. Munif berharap ke depannya, daerah tersebut dapat dijadikan sebagai bagian dari paket wisata yang terintegrasi dengan AATP, memperkuat Desa Wisata Sumberrejo.
Rokhmah, salah seorang warga Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, juga menyatakan rasa terima kasih atas pembangunan jalan ini. Menurutnya, proyek ini akan membawa dampak positif bagi ekonomi desa mereka, terutama dalam mendukung sektor UMKM yang berbasis pada hasil perkebunan. Ia berharap penghasilan warga dapat meningkat seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata dan produk-produk lokal.
“Kami sangat berterima kasih atas peresmian ruas jalan menuju AATP. Ini akan membuka peluang bagi warga Tambaksari untuk lebih berkembang, terutama dalam usaha berbasis hasil perkebunan dan UMKM,” ujar Rokhmah. “Semoga ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi desa kami.”
Pembangunan tiga ruas jalan ini dimulai pada tahun 2022 dan telah selesai dengan total panjang 9,275 km. Jalan tersebut dibangun menggunakan berbagai sumber dana, antara lain dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024.
- Ruas jalan dari Desa Pager ke Sumberrejo sepanjang 3,155 km dibiayai melalui DBHCHT 2024.
- Jalan dari Sumberrejo ke Tambakwatu sepanjang 3,67 km dan Tambaksari ke Tambakwatu sepanjang 2,45 km menggunakan dana DAK 2024.
Dengan adanya akses yang lebih baik, diharapkan perekonomian lokal di sekitar AATP, terutama yang bergantung pada pertanian dan pariwisata, akan semakin berkembang.(red.A)

0 komentar:
Posting Komentar