Jakarta, kediri24jam.online - 7 November 2024 – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk mencetak pemimpin masa depan yang siap bersaing di kancah global. Menurutnya, kualitas SDM merupakan pondasi utama dalam menciptakan kepemimpinan transformasional yang efektif, baik di sektor publik maupun swasta.
Dalam pidato kunci pada Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM (BPSDM Hukum dan HAM) Tahun 2024, yang digelar Rabu (6/11) di Jakarta, Eddy menjelaskan bahwa pengembangan SDM yang unggul tidak hanya sebatas pada kemampuan teknis, tetapi juga mencakup integritas pribadi dan kemampuan beradaptasi di tengah tantangan global yang terus berubah.
SDM Berkualitas untuk Kepemimpinan Kelas Dunia
"Sumber daya manusia yang unggul adalah elemen yang tak terpisahkan dari terciptanya kepemimpinan kelas dunia. Pemimpin kelas dunia lahir dari individu yang tidak hanya menguasai bidangnya, tetapi juga memiliki visi strategis yang dapat mendorong kemajuan bersama," ujarnya.
Eddy menambahkan, seorang pemimpin yang dapat bersaing di tingkat global harus memiliki kemampuan berpikir secara strategis, berintegritas, dan mampu berinovasi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi bangsa. Ia menyatakan bahwa pemimpin masa depan harus memiliki standar tinggi dalam pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berdaya saing tinggi.
Investasi SDM untuk Masa Depan
Lebih lanjut, Wamenkumham menegaskan bahwa pembangunan SDM tidak hanya merupakan investasi jangka panjang, tetapi juga kewajiban untuk menyiapkan pemimpin yang siap memimpin bangsa di masa depan. Pembangunan SDM, menurutnya, harus selalu dilandasi oleh nilai-nilai lokal yang sesuai dengan konteks budaya dan karakter bangsa Indonesia.
"Kepemimpinan kelas dunia memerlukan pendekatan yang menyeluruh, yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengembangan soft skills seperti kemampuan komunikasi efektif, pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta etos kerja yang kuat," jelas Eddy.
BPSDM Hukum dan HAM Sebagai Wadah Pengembangan
Eddy juga berharap agar BPSDM Hukum dan HAM dapat menjadi lembaga yang tidak hanya memberikan pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menumbuhkan inovasi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyarankan agar BPSDM terus berupaya memberikan wawasan global dan kemampuan inovatif kepada ASN, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan zaman dengan bekal yang kuat dan menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan.
"Saya berharap BPSDM Hukum dan HAM dapat menjadi 'ruang ramah inovasi' bagi ASN, di mana mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga semangat untuk terus berinovasi dan menciptakan perubahan nyata," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Eddy ini mengakhiri pidatonya dengan mengingatkan bahwa kepemimpinan kelas dunia tidak akan terwujud tanpa adanya pengembangan SDM yang berintegritas dan memiliki kualitas yang tinggi. Ia menegaskan bahwa inilah kunci untuk mempersiapkan pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia menuju persaingan global yang semakin ketat.(red.A)

0 komentar:
Posting Komentar