Kamis, 31 Juli 2025

Putung Rokok Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah di Kota Kediri, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

 


 KEDIRI,  kediri24jam.online  Sebuah rumah di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dilalap api pada Kamis siang (30/7) sekitar pukul 11.20 WIB. Kebakaran ini diduga dipicu oleh putung rokok yang masih menyala dan dibiarkan di atas kursi di teras rumah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Kediri, Fanny Eryanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari warga sekitar pukul 11.35. Tak butuh waktu lama, tim pemadam segera meluncur ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 11.45.

"Laporan kami terima dari anggota kepolisian, dan langsung kami tindak lanjuti dengan menerjunkan dua unit armada damkar serta satu regu piket berjumlah lima personel," jelas Fanny.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan identifikasi sumber api guna mencegah penyebaran kebakaran ke bangunan lain. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 35 menit, dan dinyatakan selesai pada pukul 12.20 WIB.

Luas area yang terbakar tercatat hanya 1x2 meter dari total bangunan seluas 72 meter persegi. Meski tergolong kecil, api sempat membakar sebagian perabotan rumah.

"Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam insiden ini. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir senilai Rp 300 juta," imbuhnya.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran berasal dari puntung rokok yang masih menyala dan ditinggalkan oleh pemilik rumah, Rifai, sekitar setengah jam sebelum api membesar. Api kemudian menyambar kursi di area depan rumah hingga membakar sebagian kecil bangunan.

Fanny mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuang puntung rokok. Ia menegaskan pentingnya memastikan bahwa api benar-benar padam sebelum dibuang.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di dekat barang-barang yang mudah terbakar. Kecerobohan kecil bisa berakibat fatal,” tutup Fanny.(RED.BRI)

Lapas Kediri Gelar Tes Urine Mendadak, 15 Narapidana Dinyatakan Bersih dari Narkoba

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Sejumlah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri menjalani tes urine mendadak sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas. Tes ini dilaksanakan pada Rabu (30/7) dengan melibatkan 15 warga binaan yang dipilih secara acak dari berbagai blok hunian.

Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen jajarannya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari pengaruh narkoba.

"Kami berkomitmen menjaga integritas dan keamanan di dalam lapas. Tes ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan Lapas Kediri yang steril dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba," terang Solichin.

Pemilihan peserta tes dilakukan secara acak guna menghindari adanya manipulasi atau kecurangan. Metode ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih objektif dan mencerminkan kondisi nyata di dalam lapas.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan zat terlarang pada mereka.

Solichin juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin dan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan.

“Kami tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran terkait narkoba. Baik pengguna maupun pengedar akan ditindak tegas. Selain itu, kami juga mendukung penuh program ‘Zero Handphone dan Narkoba’ di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari petugas dan diharapkan menjadi bentuk pencegahan dini agar Lapas Kediri tetap kondusif dan jauh dari pengaruh negatif narkotika.(RED.BRI)

Ribuan Pekerja di Kediri Harus Ambil BSU Lewat Kantor Pos, Ini Penyebabnya

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Ribuan pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di wilayah Kediri tidak bisa menerima bantuan langsung ke rekening bank mereka. Sebaliknya, mereka diwajibkan mengambil dana bantuan tersebut secara langsung di kantor pos.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah rekening penerima yang masuk kategori tidak aktif atau dorman. Kondisi ini membuat proses penyaluran tidak bisa dilakukan secara transfer otomatis.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri, Anggito Putra Yaseri. Ia menyebutkan bahwa pihaknya hanya bertugas sebagai penyedia data calon penerima bantuan.

“Sejak awal kami sudah menyampaikan agar peserta yang rekeningnya tidak aktif segera melakukan penggantian. Tapi sebagian belum menindaklanjuti, sehingga penyaluran dialihkan melalui kantor pos,” terang Anggito.

Selain rekening pasif, ia menambahkan, terdapat kemungkinan lain. Misalnya, beberapa pekerja yang sebenarnya berhak menerima bantuan enggan mengambil karena merasa sudah cukup secara finansial. Kemudian, ada juga pekerja yang sudah tidak aktif bekerja setelah bulan April 2025, sehingga tidak mengetahui dirinya termasuk penerima bantuan.

Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 162.967 pekerja dari kawasan Kediri Raya diajukan sebagai penerima BSU. Dari jumlah tersebut, sekitar 41.176 orang dialihkan penyalurannya melalui Kantor Pos.

Hingga saat ini, sebanyak 39.757 penerima sudah mencairkan bantuan mereka. Sementara itu, 1.423 orang masih belum mengambil haknya.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa memenuhi kriteria agar segera mengecek ke kantor pos. Bawa saja KTP, nanti bisa langsung diperiksa petugas,” ujar Anggito.

Sebagai informasi, untuk bisa menerima BSU, penerima harus memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya adalah warga negara Indonesia yang terdaftar aktif sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.

Selain itu, penerima bukan dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), TNI, maupun Polri, dan tidak sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH.

Proses penetapan penerima BSU dilakukan melalui dua tahap verifikasi dan validasi. Pertama oleh BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup data ketenagakerjaan, gaji, dan nomor rekening. Kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Jika lolos seluruh tahapan, peserta akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 600.000.(RED.BRI)

Satpol PP Kota Kediri Data PKL di Depan RS Baptis, Respons Aduan Warga dan Pihak Rumah Sakit

 


 KEDIRI,  kediri24jam.online  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri melakukan pendataan terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang menempati area trotoar di depan Rumah Sakit Baptis. Langkah ini diambil setelah Pemkot Kediri menerima laporan dari masyarakat serta pihak rumah sakit terkait aktivitas berdagang yang dinilai mengganggu akses publik.

"Ada laporan dari RS Baptis terkait aktivitas PKL di depan area rumah sakit. Maka kami tindak lanjuti terlebih dahulu dengan melakukan pendataan," kata Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko.

Surat aduan diterima pada tanggal 27 Juli, dan langsung direspons dengan survei lokasi oleh petugas Satpol PP. Hasil pendataan sementara mencatat ada sekitar 15 pedagang yang berjualan di area tersebut.

Keluhan tidak hanya datang dari pihak rumah sakit, tapi juga dari pengguna jalan dan pejalan kaki yang merasa terganggu karena trotoar digunakan untuk berdagang, sehingga menghambat mobilitas.

Meski demikian, Agus menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak akan bersifat represif. Pihaknya lebih mengutamakan dialog dan pendekatan persuasif dengan para pedagang. “Kami akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu, sekaligus menyusun alternatif solusi. Apakah relokasi atau opsi lain, masih akan dirumuskan bersama,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil pendataan dan temuan lapangan tersebut sudah disampaikan kepada instansi teknis terkait di lingkungan Pemkot Kediri untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan.

Dengan pendekatan ini, Pemkot berharap dapat menata kawasan publik secara adil, tanpa mengabaikan hak para pedagang untuk mencari nafkah.(RED.BRI)

PPATK: Pemblokiran Rekening Tidak Aktif Demi Mencegah Penyalahgunaan Kriminal

 


 KEDIRI,  kediri24jam.online  Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan bahwa langkah pemblokiran terhadap rekening tidak aktif (dormant) merupakan upaya preventif guna melindungi hak nasabah serta menjaga sistem keuangan dari penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Koordinator Kelompok Substansi di PPATK, M. Natsir Kongah, menyatakan bahwa rekening yang lama tidak digunakan sangat rentan dimanfaatkan dalam tindak kejahatan finansial, sering kali tanpa sepengetahuan pemilik asli rekening tersebut.

"Rekening yang sudah tidak aktif seringkali menjadi sasaran oknum untuk menampung dana hasil kejahatan. Mulai dari praktik jual beli rekening, peretasan data, pemakaian nama orang lain sebagai pemilik (nominee), hingga digunakan untuk transaksi narkoba, korupsi, dan tindak pidana lainnya," ungkap Natsir dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (31/7).

Ia juga menyoroti bahwa dalam sejumlah kasus, dana dalam rekening dormant telah disalahgunakan baik oleh pihak internal lembaga keuangan maupun pihak luar, terutama apabila data nasabah tidak diperbarui (tidak dilakukan know your customer/KYC secara berkala).

Lebih lanjut, Natsir menjelaskan bahwa pemblokiran ini bukan berarti negara mengambil alih dana nasabah, melainkan merupakan tindakan pengamanan. "Langkah ini justru melindungi hak pemilik rekening sebenarnya agar dananya tidak jatuh ke tangan yang salah," tegasnya.

PPATK mendorong agar nasabah aktif melakukan pembaruan data secara berkala, serta tetap mengontrol aktivitas keuangan mereka, termasuk rekening yang jarang digunakan. Dengan begitu, potensi penyalahgunaan bisa diminimalisir, dan integritas sistem keuangan nasional tetap terjaga.(RED.BRI)

Pastikan Kejujuran Transaksi, Disperdagin Kota Kediri Lakukan Kalibrasi Timbangan di 12 Pasar Tradisional

 

 KEDIRI, kediri24jam.online – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri tengah menggiatkan program kalibrasi ulang atau tera ulang alat ukur dan timbangan di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini diambil guna menjamin keakuratan alat ukur yang digunakan dalam transaksi jual beli.

Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak 28 Juli 2025, dimulai dari Pasar Grosir Ngronggo. Dalam pelaksanaannya, tim menyasar berbagai jenis timbangan, baik yang konvensional maupun digital. Program ini akan terus berjalan hingga 4 September, dengan target mencakup total 12 pasar tradisional di wilayah Kota Kediri.

“Kami melakukan sistem jemput bola dengan langsung turun ke pasar-pasar, agar pelaku usaha bisa lebih mudah melakukan tera ulang alat ukurnya,” ungkap Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani, melalui Kepala Bidang Kemetrologian, M. Kharish Fauzi.

Pada hari keempat pelaksanaan di Pasar Grosir, tercatat sekitar 30 hingga 40 unit timbangan yang dikalibrasi ulang. Menurut Kharish, sebagian besar timbangan yang diperiksa masih dalam kondisi baik dan akurat, meski beberapa menunjukkan penurunan kinerja akibat pemakaian rutin.

“Penyimpangan biasanya terjadi karena usia alat yang sudah lama atau penggunaan beban yang melebihi kapasitasnya,” jelas Kharish.

Setiap timbangan yang telah melewati proses tera ulang akan diberikan tanda khusus berupa stiker. Penandaan ini dilakukan untuk membedakan antara timbangan yang sudah dikalibrasi dan yang belum.

Jika ditemukan kerusakan ringan, pihak ketiga yang bekerja sama dengan Disperdagin dapat langsung melakukan perbaikan di lokasi. Namun, untuk timbangan yang mengalami kerusakan berat, akan dikembalikan kepada pedagang untuk ditangani lebih lanjut.

“Umumnya pedagang punya cadangan timbangan, jadi saat satu ditera ulang atau diperbaiki, mereka tetap bisa melayani pembeli dengan timbangan lainnya,” pungkasnya.

Program ini tidak hanya menjamin ketertiban alat ukur, tetapi juga memberi rasa aman kepada konsumen dalam bertransaksi. Disperdagin berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keadilan niaga di pasar-pasar tradisional.(RED.BRI)

Pakar Kepailitan: Klaim Utang Dividen Dahlan Iskan Tak Penuhi Syarat Ajukan PKPU

  


KEDIRI,  kediri24jam.online  Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh Dahlan Iskan terhadap PT Jawa Pos menuai sorotan tajam dari para pakar hukum. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Niaga Surabaya, Kamis (31/7/2025), Guru Besar Hukum Kepailitan Universitas Airlangga (Unair), Hadi Subhan, menyampaikan bahwa utang dividen tidak termasuk dalam jenis utang yang dapat dijadikan dasar pengajuan PKPU.

"Dividen bukan bagian dari utang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kepailitan. Yang dimaksud utang dalam kepailitan adalah yang bersumber dari perjanjian atau kewajiban yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih," jelas Hadi di hadapan majelis hakim.

Ia juga menekankan bahwa pembuktian utang dividen tidak bersifat sederhana, sehingga tidak memenuhi syarat untuk dijadikan objek permohonan PKPU. Menurutnya, sejak putusan Mahkamah Agung tahun 2002 yang menolak pailit terhadap perusahaan asuransi berdasarkan utang dividen, belum pernah lagi ada PKPU yang dikabulkan atas dasar serupa.


PKPU Harus Diajukan oleh Minimal Dua Kreditur

Hadi juga menggarisbawahi bahwa PKPU bersifat kolektif, sehingga harus melibatkan minimal dua kreditur. “Permohonan dari satu kreditur saja tidak mencukupi. Ini untuk memastikan bahwa penyelesaian utang memang melibatkan lebih dari satu pihak,” paparnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa keberadaan utang harus bisa dibuktikan secara sederhana. Jika masih ada sengketa hukum, laporan polisi, atau gugatan perdata terkait, maka hal itu menunjukkan bahwa pembuktiannya tidak memenuhi standar kesederhanaan yang ditetapkan undang-undang.


Laporan Keuangan Tidak Jadi Patokan Tunggal

Masih dalam sidang yang sama, PT Jawa Pos juga menghadirkan saksi ahli bidang akuntansi dari Unair, Zaenal Fanani. Ia menegaskan bahwa utang dividen yang sah harus tercatat secara eksplisit dalam laporan keuangan perusahaan. Jika tidak ada pencatatan tersebut, maka secara prinsip, utang itu dianggap tidak ada atau telah diselesaikan.

“Kalau memang ada kewajiban pembayaran dividen yang belum dibayarkan pada tahun tersebut, seharusnya akan muncul sebagai utang di laporan keuangan tahun berikutnya. Jika tidak ada, berarti sudah dibayar lunas,” kata Zaenal.


PT Jawa Pos Bantah Punya Utang

Pihak kuasa hukum PT Jawa Pos, E.L. Sajogo, menyampaikan bahwa perusahaan sama sekali tidak memiliki utang kepada Dahlan Iskan maupun dua bank yang disebutkan dalam permohonan PKPU. “Tidak ada dasar hukum bagi permohonan ini. Bahkan kalaupun ada kreditur lain, mereka harus hadir dan menyatakan sendiri bahwa ada utang,” ujarnya.

Ia pun menuding bahwa permohonan PKPU oleh Dahlan berpotensi dilakukan dengan niat tidak baik karena didasarkan pada klaim yang tidak terbukti.


Tim Dahlan Siapkan Saksi Ahli Balasan

Sementara itu, pihak Dahlan Iskan melalui kuasa hukumnya, Arif Sahudi, mengaku telah menyiapkan saksi ahli untuk memberikan tanggapan terhadap pendapat para ahli dari pihak Jawa Pos. “Semua akan kami jawab pada saatnya melalui keterangan ahli kami,” kata Arif saat dikonfirmasi.

Sebagai informasi, Dahlan mengklaim bahwa PT Jawa Pos memiliki utang dividen senilai Rp 54 miliar yang belum dibayarkan, dan menjadikan klaim tersebut sebagai dasar permohonan PKPU.(RED.BRI)

Warga Bulusari Sulap Mangga Podang Jadi Krecek, Inovasi UMKM yang Lezat dan Tahan Lama

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Melimpahnya hasil panen mangga podang di wilayah Kecamatan Tarokan, khususnya Desa Bulusari, menginspirasi warga setempat untuk melakukan inovasi pangan. Salah satunya adalah Ridwan, pelaku UMKM lokal yang memanfaatkan buah khas tersebut menjadi olahan unik berupa krecek mangga.

“Setiap musim panen, buah mangga podang sangat berlimpah. Kalau tidak segera diolah, bisa cepat busuk,” ungkap Ridwan saat ditemui di kediamannya.

Berangkat dari resep turun-temurun keluarganya, ia mencoba mengolah mangga menjadi krecek – bahan masakan yang bisa ditumis dan tahan lama. Proses pembuatannya cukup sederhana namun harus dilakukan dengan ketelitian.

Mangga yang sudah dikupas diiris tipis, lalu dilumuri abu secara merata sebelum dijemur. Abu membantu mempercepat proses pengeringan dan menjaga kualitas hasil akhir. “Kalau musim panas begini, satu hari dijemur sudah cukup. Hasilnya kenyal dan enak ditumis,” terang Ridwan.

Krecek mangga podang ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 15 ribu per kilogram. Namun, karena keterbatasan promosi dan distribusi, pemasaran produk ini masih terbatas di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Meski belum dikenal luas, langkah kreatif Ridwan menjadi salah satu contoh nyata geliat UMKM desa dalam mengelola potensi lokal. Inovasi ini tak hanya mencegah pemborosan hasil panen, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. (RED.BRI)

Antony Mulai Dipertimbangkan untuk Dijual, Al Nassr dan Real Betis Bersaing Dapatkan Tanda Tangannya

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Nasib Antony di Manchester United tampaknya kian tak menentu. Penyerang asal Brasil itu mulai dikaitkan dengan dua klub luar negeri, yakni Al Nassr dari Liga Pro Arab Saudi dan Real Betis yang berlaga di kompetisi La Liga Spanyol.

Didatangkan dari Ajax Amsterdam dengan ekspektasi tinggi oleh manajer Erik ten Hag, Antony belum mampu menunjukkan konsistensi dalam hal kontribusi gol maupun assist. Meskipun pernah mencuri perhatian lewat skill individu dan kecepatan di sisi sayap, penampilannya dianggap belum cukup untuk menjamin posisi inti di skuad The Red Devils.

Situasi ini membuat manajemen klub mulai membuka peluang untuk melepasnya, terlebih jika ada tawaran menguntungkan yang datang pada jendela transfer musim panas.

Al Nassr Siapkan Tawaran Menggiurkan

Raksasa Arab Saudi, Al Nassr, terus agresif mendatangkan nama-nama besar. Setelah sukses memboyong Cristiano Ronaldo, Sadio Mané, hingga Marcelo Brozović, kini Antony masuk radar mereka sebagai calon pengisi lini serang.

Klub tersebut disebut siap mengajukan penawaran menarik secara finansial baik untuk Antony secara pribadi maupun untuk Manchester United sebagai pemilik. Jika menit bermainnya terus berkurang di Old Trafford, Antony bisa saja mempertimbangkan pindah demi karier yang lebih stabil.

Real Betis Ingin Bawa Antony ke Andalusia

Sementara itu, dari Spanyol, Real Betis juga dilaporkan tertarik mendatangkan Antony. Klub ini berfokus pada aspek teknis dan melihat Antony sebagai tambahan kreatif yang bisa meningkatkan daya dobrak mereka di kompetisi domestik dan Eropa.

Namun, berbeda dengan Al Nassr yang punya kekuatan finansial besar, Real Betis kemungkinan besar hanya mampu menawarkan skema pinjaman atau pembelian dengan nilai yang lebih rendah. Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri jika MU berharap keuntungan finansial dari transfer tersebut.

MU di Titik Penentu

Manchester United kini harus membuat keputusan penting: tetap memberikan waktu bagi Antony untuk berkembang, atau melepasnya demi mereformasi komposisi tim dan menambah kas transfer. Belum ada proposal resmi yang diajukan, tetapi sinyal ketertarikan dari dua klub lintas benua menunjukkan bahwa Antony masih memiliki daya tarik di pasar.

Kesimpulan

Dengan minat dari dua klub berbeda karakter — Al Nassr yang menawarkan kekuatan finansial dan Real Betis yang menjanjikan panggung taktis di Eropa — masa depan Antony menjadi spekulasi menarik menjelang penutupan bursa transfer. Apakah ia akan memilih jalan baru di Timur Tengah, atau justru bangkit kembali di La Liga? Jawaban sepenuhnya akan ditentukan oleh Manchester United dan keputusan pribadi sang pemain.


Jika Anda ingin versi singkat untuk unggahan sosial media atau judul clickbait untuk menarik pembaca, saya juga bisa bantu.(RED.BRI)

Stadion Brawijaya Dibenahi Jelang Liga 1, Persik Kediri Ngebut Selesaikan Perawatan Lapangan

 


 KEDIRI, kediri24jam.online –Menjelang bergulirnya musim baru BRI Liga 1 2025/2026, Persik Kediri terus mempersiapkan segala aspek, termasuk kondisi Stadion Brawijaya yang menjadi markas mereka.

Selain fokus pada intensitas latihan tim, panitia pelaksana (panpel) juga mempercepat proses pemeliharaan rumput lapangan stadion yang berada di jantung Kota Kediri tersebut.

“Target kami, rumput sudah siap dipakai pada 15 Agustus mendatang,” ujar Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, saat ditemui di Stadion Brawijaya.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerja tengah melakukan penataan, seperti mengangkut dan meratakan pasir—bagian dari proses top dressing tahap kedua.

“Kami juga melakukan penyulaman rumput dengan jenis zoysia matrella di beberapa titik yang tidak tumbuh optimal,” jelas Widodo.

Untuk memastikan kualitas lapangan tetap prima selama kompetisi berlangsung, pihak panpel telah menunjuk vendor perawatan baru yang sebelumnya juga menangani lapangan di Kediri Soccer Field (KSF). Meski demikian, identitas vendor masih dirahasiakan.

“Kami optimis bisa tetap bermain di Stadion Brawijaya sepanjang musim ini. Maka dari itu, pembenahan terus kami kebut,” lanjut Widodo.

Tak hanya lapangan, pembaruan juga dilakukan pada fasilitas penunjang lainnya, termasuk pengecatan dan penataan ulang ruang ganti pemain.

“Desainnya kami koordinasikan langsung dengan Dinas PUPR Kota Kediri,” imbuhnya.

Sebagai informasi, laga kandang pertama Persik Kediri dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2025 melawan Madura United FC di Stadion Brawijaya. Sedangkan laga perdana musim ini akan dijalani pada 10 Agustus 2025 menghadapi Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.(RED.BRI)

Rabu, 30 Juli 2025

PLN Umumkan Pemadaman Listrik di Jogja, Bantul, dan Gunungkidul Hari Ini, Kamis 31 Juli 2025 — Ini Daftar Wilayah Terdampak

 


 YOGYAKARTA, kediri24jam.online  Demi menjaga kualitas pasokan listrik yang andal serta meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan, PLN akan melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Kamis, 31 Juli 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin jaringan listrik dan penyesuaian infrastruktur. Pemadaman dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi di Kota Yogyakarta, Bantul, dan Gunungkidul dengan rincian sebagai berikut:


Wilayah Layanan: PLN Kota Yogyakarta
🕓 Waktu: 10.00 – 13.00 WIB
🔧 Kegiatan: Perawatan dan pengecekan jaringan listrik
📍 Area Terdampak: Jl. Kaliurang Km 4,5–5,5, Apartemen Uttara, Manggung, Sarimulyo, Karangwuni, Barek, Gandok, Pandean, Deresan, Cempaka, Gambir, Klebengan, Karanggayam, Gg Kinanthi, Gg Pamungkas, Gg Kelapa Gading, serta sepanjang Ringroad Utara dari Kentungan hingga Gejayan, termasuk area UNY Teknik Mesin, PT Kanisius, dan sekitar Lafayette Hotel.


Wilayah Layanan: PLN Bantul
🕓 Waktu: 10.00 – 13.00 WIB
🔧 Kegiatan: Penyesuaian jaringan untuk proyek pelebaran Jalan Bantul
📍 Area Terdampak: Kagrokan, Sebapang, Monggang, Diro, Cepit, Bakalan, Babadan, Pendowoharjo, Niten, Kaliputih, Pucung, Pulutan, Tegal Dowo, Bandung Kulon, Karanggondang, Bangmalang, Juron, Ngentak, Geblag, Teruman, Karanggede, PAB Krandhan, Melikan Lor, Klodran, Depok Bantul, Nyangkringan, Kurahan, Paseban, Badegan, dan Pasar Bantul.


Wilayah Layanan: PLN Gunungkidul
🕓 Waktu: 10.00 – 13.00 WIB
🔧 Kegiatan: Pemotongan pohon yang mengganggu jaringan listrik (ROW)
📍 Area Terdampak: Grogol Bejiharjo, Selang Budegan, dan Kajar.


PLN menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini dan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Demi keamanan bersama, kami imbau kepada masyarakat untuk memperhatikan hal-hal berikut:
1️⃣ Hindari pembangunan atau pemasangan benda seperti antena, baliho, atau bangunan lain terlalu dekat dengan jaringan listrik (minimal 2,5 meter).
2️⃣ Jangan bermain layang-layang di sekitar kabel listrik.
3️⃣ Jangan melemparkan benda asing ke jaringan.
4️⃣ Hindari menebang pohon atau tanaman tinggi di sekitar kabel tanpa koordinasi dengan petugas PLN,” bunyi keterangan tertulis dari pihak PLN yang diterima Rabu (30/7/2025).

Untuk update pemadaman dan jadwal selanjutnya, pelanggan dapat mengakses informasi melalui tautan: bit.ly/perbaikanlistrikdiy

Demikian informasi terkait pemadaman terencana di wilayah Jogja, Bantul, dan Gunungkidul pada hari ini, Kamis (31/7/2025).(RED.BRI)

Hari Ini 6 Safar 1447 H: Ketahui Tanggal Hijriah 31 Juli 2025 dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan

 


 Makassar, kediri24jam.online – Mengetahui kalender Hijriah setiap hari menjadi hal penting bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah sesuai syariat Islam. Tidak hanya sebagai penunjuk waktu, kalender Islam juga menjadi pedoman dalam melaksanakan puasa sunnah, memperingati hari besar keagamaan, hingga mengatur berbagai aktivitas ibadah lainnya.

Bulan Hijriah tidak hanya sekadar nama bulan, tetapi masing-masing memiliki nilai spiritual dan sejarah tersendiri. Karena itu, memperbarui informasi tentang tanggal Islam setiap harinya menjadi bagian dari kesadaran dalam beragama.

Berikut ini informasi terbaru mengenai tanggal Hijriah hari ini, Kamis, 31 Juli 2025, beserta penjelasan tentang bulan Safar dan amalan-amalan sunnah yang bisa diamalkan.


Hari Ini Tanggal Berapa dalam Kalender Hijriah?

Berdasarkan data dari Kementerian Agama Republik Indonesia, hari ini, Kamis 31 Juli 2025, bertepatan dengan tanggal 6 Safar 1447 Hijriah. Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam sistem kalender Islam, setelah bulan Muharram.

Untuk memudahkan referensi, berikut ini daftar konversi tanggal Masehi ke Hijriah sepanjang bulan Juli 2025:

📅 Kalender Hijriah Juli 2025:

  • 1 Juli: 5 Muharram 1447 H

  • 10 Juli: 14 Muharram 1447 H

  • 20 Juli: 24 Muharram 1447 H

  • 26 Juli: 1 Safar 1447 H

  • 31 Juli: 6 Safar 1447 H


Makna Bulan Safar dalam Islam

Menurut penjelasan dalam situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), istilah Safar berasal dari bahasa Arab yang berarti “kosong” atau “sunyi”. Nama ini merujuk pada kebiasaan masyarakat Arab kuno yang meninggalkan rumah-rumah mereka untuk melakukan perjalanan atau peperangan, sehingga permukiman menjadi lengang.

Hal ini sejalan dengan penafsiran dari Ibnu Katsir dalam kitab Tafsîr Ibnu Katsîr:

“Safar dinamakan demikian karena rumah-rumah menjadi kosong saat orang-orang keluar untuk bepergian atau berperang.”
(Tafsîr Ibnu Katsîr, Jilid IV, Hal. 146)


Amalan-Amalan Sunnah di Bulan Safar

Meski tidak termasuk bulan haram seperti Muharram atau Dzulhijjah, bulan Safar tetap dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Dalam buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, disebutkan beberapa amalan utama di bulan ini:

  • Membaca doa-doa harian

  • Shalat Dhuha dan Tahajud secara rutin

  • Membaca Al-Qur’an dan menghayati maknanya

  • Bersedekah, terutama kepada yang membutuhkan

  • Berdoa agar terhindar dari musibah, karena sebagian ulama menyebut bulan ini rentan cobaan, meski tidak ada nash pasti yang mewajibkan keyakinan tersebut


Penutup

Mengikuti perkembangan tanggal dalam kalender Hijriah bukan hanya soal administratif, tetapi juga merupakan bentuk kedekatan hati dengan nilai-nilai keislaman. Hari ini, Kamis 31 Juli 2025 atau 6 Safar 1447 H, mari manfaatkan waktu untuk meningkatkan ibadah dan amal kebaikan.

Selalu sempatkan diri untuk mengecek kalender Islam setiap harinya, agar tidak tertinggal momentum ibadah dan tetap terhubung dengan kehidupan spiritual yang lebih teratur.(RED.BRI)

Aturan Ganjil Genap Berlaku Hari Ini, 31 Juli 2025: Cek Waktu Pembatasan dan Lokasi Titik Pengawasan di Jakarta!

 


 Jakarta,  kediri24jam.online  Sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor pelat ganjil dan genap kembali diberlakukan pada Kamis, 31 Juli 2025. Mengingat hari ini merupakan tanggal ganjil, hanya kendaraan dengan pelat nomor belakang 1, 3, 5, 7, dan 9 yang diperbolehkan melintas di jalur yang termasuk dalam aturan tersebut.

Sementara itu, kendaraan dengan angka terakhir genap (0, 2, 4, 6, dan 8) diimbau untuk menyesuaikan jadwal perjalanan atau beralih ke moda transportasi lain demi menghindari sanksi.

Kebijakan ganjil genap ini masih menjadi strategi andalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meredam kepadatan lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk. Berlaku dalam dua periode utama, yakni pukul 06.00–10.00 WIB dan 16.00–21.00 WIB, aturan ini tidak diterapkan pada akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur nasional.

Di luar waktu pembatasan tersebut, seluruh kendaraan diperbolehkan melintas secara normal. Namun, pengendara tetap diingatkan untuk tidak abai, karena pelanggaran akan tercatat melalui kamera tilang elektronik (ETLE) yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pengawasan juga dilakukan langsung oleh petugas di lapangan.

Aturan ini merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 88 Tahun 2019, serta Pasal 287 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengatur denda hingga Rp500 ribu atau kurungan maksimal 2 bulan bagi pelanggar.

Penerapan ganjil genap tidak hanya bertujuan untuk mengurangi volume kendaraan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan efisien.


Daftar 26 Ruas Jalan yang Terdampak Ganjil Genap:

  1. Jl. Pintu Besar

  2. Jl. Gajah Mada

  3. Jl. Hayam Wuruk

  4. Jl. Majapahit

  5. Jl. Medan Merdeka Barat

  6. Jl. MH Thamrin

  7. Jl. Jenderal Sudirman

  8. Jl. Sisingamangaraja

  9. Jl. Panglima Polim

  10. Jl. Fatmawati (sebagian)

  11. Jl. Suryopranoto

  12. Jl. Balikpapan

  13. Jl. Kyai Caringin

  14. Jl. Tomang Raya

  15. Jl. Jenderal S. Parman (sebagian)

  16. Jl. Gatot Subroto

  17. Jl. MT Haryono

  18. Jl. HR Rasuna Said

  19. Jl. DI Panjaitan

  20. Jl. Jenderal A. Yani

  21. Jl. Pramuka

  22. Jl. Salemba Raya sisi Barat

  23. Jl. Salemba Raya sisi Timur (dari Simpang Paseban hingga Jl. Diponegoro)

  24. Jl. Kramat Raya

  25. Jl. Stasiun Senen

  26. Jl. Gunung Sahari


Kendaraan yang Dikecualikan dari Aturan Ganjil Genap:

  1. Kendaraan penyandang disabilitas

  2. Ambulans dan mobil pemadam kebakaran

  3. Angkutan umum berpelat kuning

  4. Kendaraan listrik

  5. Sepeda motor

  6. Mobil pengangkut BBM dan gas

  7. Kendaraan dinas TNI, Polri, dan instansi negara

  8. Kendaraan diplomatik/tamu negara

  9. Kendaraan penanganan kecelakaan lalu lintas

  10. Mobil angkut uang Bank Indonesia

  11. Kendaraan petugas kesehatan (khusus pandemi)

  12. Mobilisasi pasien, vaksin, atau oksigen Covid-19

  13. Kendaraan pengangkut logistik


Tips Menghadapi Pembatasan Ganjil Genap:

  • Periksa pelat kendaraan sebelum berangkat

  • Hindari jam rawan pembatasan: 06.00–10.00 & 16.00–21.00 WIB

  • Gunakan transportasi umum seperti MRT, LRT, TransJakarta, atau ojek online

  • Aktifkan pengingat di aplikasi navigasi untuk cek rute ganjil genap

  • Tunda perjalanan yang tidak mendesak

  • Berbagi kendaraan dengan orang sekitar yang memiliki pelat sesuai

  • Manfaatkan opsi kerja dari rumah (WFH) jika memungkinkan

Dengan memahami dan mematuhi aturan ini, pengguna jalan bisa terhindar dari sanksi serta turut berkontribusi menciptakan lalu lintas Jakarta yang lebih tertib dan nyaman. Jangan lupa cek informasi terbaru terkait ganjil genap secara berkala agar tidak keliru saat hendak bepergian.(RED.BRI)

IHSG Diprediksi Bangkit Kembali, Siap Tembus Level 7.600 Hari Ini?

 


JAKARTA, kediri24jam.online – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan secara teknikal pada sesi perdagangan Kamis, 31 Juli 2025. Setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya, peluang pemulihan indeks cukup terbuka.

Pada perdagangan Rabu, 30 Juli 2025, IHSG ditutup melemah sebesar 0,89%, ditambah tekanan dari aksi jual oleh investor asing yang mencatatkan penjualan bersih hingga Rp 1,02 triliun.

Kepala Riset Ritel BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan bahwa IHSG hari ini memiliki peluang untuk mengalami teknikal rebound. Menurut Fanny, indeks akan bergerak pada level support 7.480–7.520, dengan potensi resistance di kisaran 7.580–7.620.

Sementara itu, Tasrul Tanar, analis dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menilai bahwa tren jangka pendek IHSG masih terlihat solid, meskipun tekanan pasar belum sepenuhnya mereda. Ia menambahkan bahwa area support yang penting berada di 7.480–7.530. Apabila level ini mampu dipertahankan, maka peluang penguatan menuju resistance 7.627–7.672 tetap terbuka.

"Namun, penting untuk memperhatikan volume perdagangan dan sentimen pasar secara keseluruhan sebelum mengambil posisi agresif. Untuk saat ini, pendekatan ‘buy on weakness’ lebih bijak ketimbang mengejar harga tinggi. Level kritis saat ini adalah di 7.480," jelas Tasrul.


Rekomendasi Saham Hari Ini

Fanny Suherman juga menyarankan beberapa saham untuk dipantau dan dipertimbangkan oleh investor, antara lain:

  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

    • Area akumulasi: 2800–2870

    • Cut loss: di bawah 2800

    • Target jangka pendek: 2970–3000

  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)

    • Area akumulasi: 1560–1570

    • Cut loss: di bawah 1545

    • Target jangka pendek: 1590–1620

  • PT Sentul City Tbk (BKSL)

    • Area akumulasi: 148–152

    • Cut loss: di bawah 146

    • Target jangka pendek: 158–167

  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

    • Area akumulasi: 226–232

    • Cut loss: di bawah 226

    • Target jangka pendek: 236–250

  • PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)

    • Area akumulasi: 2670–2700

    • Cut loss: di bawah 2610

    • Target jangka pendek: 2750–2800

  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

    • Area akumulasi: 190–193

    • Cut loss: di bawah 188

    • Target jangka pendek: 196–204


Meskipun kondisi pasar sempat mengalami tekanan, sentimen teknikal masih membuka peluang untuk penguatan terbatas. Para pelaku pasar disarankan tetap waspada dan disiplin dengan strategi serta manajemen risiko.(RED.BRI)

Butuh Perpanjang SIM A atau C? Ini Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Sleman Bulan Juli 2025


 SLEMAN, kediri24jam.online – Warga Kabupaten Sleman yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) kini memiliki banyak opsi layanan, salah satunya adalah melalui mobil layanan SIM keliling yang praktis dan mudah diakses masyarakat.

Layanan ini hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C, dan tidak melayani pembuatan SIM baru. Untuk pengajuan SIM baru tetap harus dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polresta Sleman.

Berikut ini adalah jadwal dan lokasi lengkap layanan SIM keliling di Sleman selama bulan Juli 2025:


Layanan di SATPAS Polresta Sleman:

  • Senin s.d. Kamis: 08.00 – 11.00 WIB

  • Jumat & Sabtu: 08.00 – 10.00 WIB


Mobil SIM Keliling di Mal Pelayanan Publik (MPP):

  • Jam operasional: 08.00 – 10.00 WIB

  • Jadwal:

    • Jumat, 4 Juli 2025

    • Jumat, 11 Juli 2025

    • Jumat, 18 Juli 2025

    • Jumat, 25 Juli 2025


SIM Made (Mobil SIM Keliling Hari Selasa) – Pukul 08.00 – 11.00 WIB:

  • 1 Juli 2025: Lapangan Pemda Sleman

  • 8 Juli 2025: Kantor Kalurahan Candibinangun

  • 15 Juli 2025: Mitra 10

  • 29 Juli 2025: Polsek Cangkringan


Layanan SIM Malam Minggu – Pukul 19.00 – 21.00 WIB:

Semua bertempat di Lobi Sleman City Hall

  • Sabtu, 5 Juli 2025

  • Sabtu, 12 Juli 2025

  • Sabtu, 19 Juli 2025

  • Sabtu, 26 Juli 2025


Persyaratan Perpanjangan SIM:

Untuk memperpanjang SIM, masyarakat wajib menyiapkan dokumen berikut:

  • E-KTP dan fotokopi

  • SIM lama dan fotokopinya (2 rangkap)

  • Surat keterangan sehat dari dokter

  • Surat keterangan psikologi

  • Kartu JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)


Masyarakat diimbau memeriksa kembali jadwal dan lokasi sebelum datang, karena jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan atau kendala teknis.

Dengan hadirnya berbagai titik layanan ini, diharapkan proses perpanjangan SIM menjadi lebih mudah, cepat, dan menjangkau lebih banyak warga.(RED.BRI)

Langit Cerah Menyelimuti DIY Hari Ini, Hujan Ringan Hanya Terjadi di Kulonprogo Pagi Hari

 


 YOGYAKARTA, kediri24jam.online – Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini, berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), umumnya diperkirakan akan cerah berawan hingga malam hari. Sebagian besar wilayah akan menikmati cuaca yang stabil tanpa potensi hujan, kecuali Kulonprogo yang diprediksi mengalami hujan ringan pada pagi hari.

Berikut ini gambaran kondisi cuaca terkini di lima kabupaten/kota di wilayah DIY:


Kota Yogyakarta:

  • Pagi: Langit diprediksi berawan

  • Siang: Cerah berawan, cocok untuk aktivitas luar ruang

  • Sore: Kembali berawan

  • Malam: Masih berawan namun tanpa potensi hujan


Kabupaten Bantul:

  • Pagi hingga malam: Cuaca cerah berawan mendominasi

  • Masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa kendala cuaca


Kabupaten Sleman:

  • Sepanjang hari: Didominasi kondisi berawan

  • Meski tidak secerah daerah lain, Sleman tidak menunjukkan potensi hujan


Kabupaten Gunungkidul:

  • Pagi sampai malam: Cuaca diprediksi cerah berawan stabil

  • Cocok untuk wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi pantai


Kabupaten Kulonprogo:

  • Pagi: Hujan ringan diperkirakan terjadi, jadi warga disarankan membawa payung

  • Siang hingga malam: Cuaca berawan tanpa ancaman hujan


Cuaca yang relatif cerah ini memberikan angin segar bagi masyarakat DIY, terutama pelaku usaha dan pariwisata. Namun, tetap disarankan untuk memantau pembaruan informasi dari BMKG secara berkala guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer secara mendadak.

Demikian update prakiraan cuaca wilayah DIY hari ini. Tetap jaga kesehatan dan bijak dalam merencanakan aktivitas harian Anda.(RED.BRI)

Terjerat Utang, Pasangan Suami Istri Asal Ngancar Dituntut 10 Tahun Penjara Usai Ajak Anak Bunuh Diri

 


 KEDIRI, kediri24jam.online  Pasangan suami istri asal Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Danang dan Minatun, kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri pada Senin siang (29/7/2025). Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut keduanya dengan hukuman 10 tahun penjara atas dugaan keterlibatan dalam kasus tragis percobaan bunuh diri sekeluarga yang menyebabkan satu anak mereka meninggal dunia.

Persidangan yang berlangsung di ruang Cakra tersebut mengungkap kronologi menyedihkan di balik tindakan keduanya. Dari hasil penyidikan dan fakta yang terungkap, JPU menyatakan bahwa perbuatan terdakwa menyebabkan Raffa, anak kedua mereka, meninggal dunia, sedangkan sang kakak, MP (8), berhasil diselamatkan meski kini mengalami trauma berat.

“Perbuatan terdakwa telah menimbulkan korban jiwa, yakni anak kandungnya sendiri,” ungkap JPU Ni Luh Ayu dalam pembacaan tuntutan.

Namun demikian, terdapat beberapa poin yang menjadi pertimbangan meringankan dari pihak kejaksaan. Di antaranya, bahwa Danang dan Minatun belum pernah terlibat perkara hukum sebelumnya, serta menunjukkan sikap kooperatif selama persidangan dan mengaku menyesali perbuatannya.

Atas dasar tersebut, JPU tetap menuntut keduanya berdasarkan Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan hukuman pidana penjara selama sepuluh tahun.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Mochammad Taufiq Hidayah, menyampaikan keberatannya atas tuntutan tersebut dan akan segera menyusun nota pembelaan (pledoi). Ia meminta waktu selama sepekan kepada majelis hakim untuk mempersiapkan argumen hukum yang membela kliennya.

“Kami merasa keberatan atas tuntutan jaksa. Karena dari sisi peran, ada perbedaan antara Danang dan Minatun dalam peristiwa ini,” jelas Taufiq usai sidang.

Sebelumnya, kasus ini sempat menghebohkan warga. Pada Desember tahun lalu, Danang dan Minatun nekat mengajak dua anaknya meminum racun tikus dalam upaya bunuh diri bersama. Hal ini dilakukan karena mereka terbelit utang dari koperasi simpan pinjam dan pinjaman online (pinjol) yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

Aksi bunuh diri tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Desember 2024. Raffa ditemukan tak bernyawa, sedangkan Danang dan Minatun dalam kondisi kritis dan sempat dirawat intensif. Anak pertama mereka, MP, hanya mengalami gejala ringan dan berhasil diselamatkan.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda penyampaian pledoi dari pihak terdakwa. Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat latar belakang ekonomi sebagai motif utama di balik tragedi yang merenggut nyawa seorang anak.(RED.BRI)

Bonus Atlet Porprov 2025 Mulai Cair, KONI Kota Kediri Pasang Target Ambisius 80 Emas di 2027

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung dunia olahraga kembali dibuktikan melalui pencairan bonus bagi atlet dan pelatih yang mengharumkan nama daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025. Penyaluran bonus mulai dilakukan secara bertahap sejak Selasa (29/7/2025) oleh KONI Kota Kediri.

Total anggaran yang disiapkan untuk penghargaan ini mencapai Rp6,433 miliar, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para atlet selama berlaga di Malang Raya.

Ketua Umum KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menyampaikan bahwa pencairan dilakukan langsung ke rekening masing-masing atlet dan pelatih. Pada tahap awal, peserta menerima 55 persen dari total bonus, sedangkan sisanya akan ditransfer pada akhir tahun 2025.

“Proses distribusi dana bonus sudah berjalan. Ini merupakan wujud nyata dukungan dan penghargaan dari Pemkot Kediri terhadap capaian luar biasa atlet kita di Porprov tahun ini,” jelas Koko saat ditemui Minggu (27/7).

Koko juga menambahkan bahwa nominal bonus mengalami peningkatan signifikan dibanding edisi sebelumnya. Peraih medali emas kini mendapatkan Rp30 juta, naik dari sebelumnya Rp20 juta. Medali perak dihargai Rp20 juta, dan perunggu mendapat Rp10 juta, jauh lebih besar dari Porprov 2023.

Selain atlet, para pelatih pendamping juga turut menerima insentif, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam membina dan membentuk atlet berprestasi.

Dalam Porprov Jatim IX 2025, kontingen Kota Kediri mencetak prestasi membanggakan dengan 175 medali: 69 emas, 53 perak, dan 53 perunggu. Angka tersebut meningkat dari raihan Porprov sebelumnya pada 2023 yang hanya mengoleksi 149 medali.

Penyerahan simbolis bonus dilakukan oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam seremoni budaya Manusuk Sima, yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri.

“Ini bukan sekadar angka, tapi wujud semangat dan dedikasi anak-anak muda Kota Kediri. Prestasi mereka menjadi contoh inspiratif bagi generasi selanjutnya,” kata Koko.

Setelah Porprov, para atlet peraih medali langsung masuk dalam program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) sebagai persiapan menuju Porprov Jatim X 2027 di Surabaya. Evaluasi berkala dilakukan setiap tiga bulan untuk menjaga konsistensi dan kondisi atlet.

“Target kami ke depan lebih tinggi, yakni minimal 80 medali emas. Karena itu, pemantauan performa atlet, termasuk tes fisik berkala, akan terus dilaksanakan,” tegasnya.

Beberapa cabang olahraga tampil mencolok, salah satunya angkat besi, yang melampaui target dengan 18 emas, 12 perak, dan 4 perunggu. Namun, sejumlah cabor lain masih menjadi perhatian, seperti renang, yang hanya menyumbang satu medali perak dari total 40 nomor.

Koko pun menutup dengan ajakan kepada seluruh cabang olahraga untuk memperkuat latihan dan memperbaiki kekurangan.

“Waktu dua tahun menuju Porprov 2027 sangat singkat. Kita harus bergerak cepat dan serius agar prestasi Kota Kediri semakin gemilang,” tandasnya.(RED.BRI)

Aleza dan BNI Ajak Perempuan Kediri Berinvestasi Cerdas, Bukan Sekadar Ikut Tren

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Kesadaran perempuan akan pentingnya pengelolaan keuangan terus ditingkatkan. Salah satunya melalui acara Aleza Woman Get Together yang digelar oleh Aleza Kediri bekerja sama dengan Bank BNI, Rabu (30/7/2025), di Aleza Store Jalan Joyoboyo, Kecamatan Kota, Kediri.

Acara ini diikuti puluhan perempuan dari berbagai profesi dan latar belakang. Tak hanya sekadar kumpul komunitas, agenda tersebut juga menghadirkan talkshow bertajuk “Jangan FOMO Investasi”, yang menyoroti pentingnya literasi keuangan sebelum memutuskan berinvestasi.

Owner Aleza Kediri, Lifiya Sandra Erlina, mengungkapkan bahwa tren investasi di kalangan masyarakat, khususnya pembelian logam mulia, tengah meningkat drastis. Namun, ia mengingatkan agar investasi tidak dilakukan semata-mata karena ikut-ikutan atau fenomena FOMO (fear of missing out).

"Belakangan ini banyak orang antre beli emas batangan, sampai beberapa outlet kehabisan stok. Tapi tidak semua yang beli tahu risikonya. Nah, ini yang ingin kami luruskan," jelas Lifiya saat diwawancarai di lokasi acara.

Menurutnya, penting bagi perempuan untuk memiliki pemahaman mendalam sebelum terjun ke dunia investasi. Ia berharap para anggota komunitas Aleza Women maupun nasabah BNI bisa membuat keputusan finansial yang matang.

Dalam sesi edukasi, hadir pula Karina Yunita, Pgs Branch Manager BNI Cabang Kediri, yang menjelaskan tentang pentingnya mengenal profil risiko sebelum memilih instrumen investasi. Ia menegaskan bahwa keputusan berinvestasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tren semata, melainkan harus disesuaikan dengan tujuan keuangan dan karakter individu.

"Ada investor konservatif yang lebih cocok di reksadana pasar uang, dan ada pula yang agresif yang bisa bermain di saham atau kripto. Semua harus dipilih berdasarkan pengetahuan, bukan ikut-ikutan," paparnya.

Karina juga menekankan bahwa edukasi finansial sangat relevan bagi perempuan, karena mereka seringkali menjadi pengelola utama keuangan dalam keluarga.

"Kami ingin perempuan tahu bahwa mereka punya peran strategis dalam keuangan keluarga dan bisa mandiri secara finansial," tambahnya.

Selain talkshow, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi antara peserta dan narasumber. Banyak peserta mengaku baru memahami pentingnya penyesuaian instrumen investasi dengan kondisi ekonomi pribadi mereka.

Acara ini tak hanya menyuguhkan wawasan finansial, tapi juga semangat untuk berdaya secara ekonomi di tengah arus tren yang cepat berubah. Edukasi seperti ini diharapkan bisa memperkuat ketahanan finansial perempuan di Kota Kediri dan sekitarnya.(RED.BRI)

Kompetisi KKA Jadi Ajang Strategis Asah Kemampuan Numerasi Siswa Kediri

 


 KEDIRI, kediri24jam.online – Ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diberlakukan di jenjang SD hingga SMA membutuhkan persiapan matang dari para peserta didik. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan memberikan perhatian serius terhadap kebijakan ini, terutama dalam hal peningkatan kemampuan numerasi dan literasi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP, Wawan Sarudi, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan TKA tersebut. Menurutnya, siswa harus mulai membiasakan diri menghadapi soal-soal berbasis kompetensi, khususnya numerasi yang selama ini masih menjadi tantangan bagi sebagian siswa.

"Karena ini sudah menjadi kebutuhan, siswa harus mendorong dirinya sendiri untuk belajar lebih giat agar mendapatkan hasil optimal," ujar Wawan saat ditemui wartawan JP Radar Kediri.

Meskipun capaian numerasi dan literasi siswa di Kabupaten Kediri telah melewati rata-rata nasional, Wawan menegaskan bahwa peningkatan tetap perlu dilakukan. Salah satu cara efektif untuk melatih kemampuan tersebut adalah dengan mengikuti ajang Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA).

Kompetisi ini digagas oleh Jawa Pos Radar Kediri bekerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar Neutron Yogyakarta, sebagai sarana untuk mengasah dan mengukur kesiapan siswa secara langsung.

“Kegiatan di luar sekolah seperti KKA ini penting, karena siswa mendapatkan sumber belajar tambahan. Semakin banyak referensi, makin luas juga wawasan dan pola pikir mereka,” jelasnya.

Pihak Dinas Pendidikan, lanjut Wawan, sangat mendukung keikutsertaan siswa dalam ajang ini. Sebab selain meningkatkan kemampuan akademik, KKA juga melatih daya saing dan ketahanan mental siswa dalam menghadapi tantangan soal-soal sesuai standar nasional.

"Melalui ajang seperti KKA, motivasi belajar siswa otomatis akan meningkat," tegasnya.

Sebagai informasi, Kompetisi Kompetensi Akademik 2025 terbuka untuk siswa kelas 5 dan 6 SD/MI, kelas 8 dan 9 SMP/MTs, serta kelas 11 dan 12 SMA/SMK/MA. Kegiatan ini mencakup wilayah se-eks Karesidenan Kediri yang dibagi dalam tiga regional:

  • Region 1: Kota dan Kabupaten Kediri

  • Region 2: Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kabupaten Blitar

  • Region 3: Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek

Pendaftaran masih dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui situs resmi rkomnibus.com. Babak penyisihan dijadwalkan dimulai secara bertahap pada awal September mendatang.(RED.BRI)