Senin, 30 Juni 2025

Kontroversi Bendera Israel, Merince Kogoya Dipulangkan dari Ajang Miss Indonesia 2025

 

 Kediri,  kediri24jam.online  – Nama Merince Kogoya belakangan ramai diperbincangkan publik setelah perwakilan dari Provinsi Papua Pegunungan ini dipulangkan dari ajang Miss Indonesia 2025. Pemulangan Merince menyusul beredarnya sebuah video lama yang menunjukkan dirinya mengibarkan bendera Israel.

Dalam video yang tersebar di media sosial dan sempat diunggah di akun Instagram pribadinya, @kogoya_merry, Merince terlihat menari sambil mengibarkan bendera Israel bersama sejumlah warga di sebuah ruang terbuka di Papua. Video tersebut disertai keterangan berbunyi:

"Giat bagi SION, Setia bagi YERUSALEM, berdiri bagi ISRAEL, Bangkit bagi Negeri dan Menuai bagi Bangsa-bangsa."

Aksi ini memicu kontroversi dan perdebatan publik. Banyak pihak menilai tindakan itu tidak sensitif mengingat posisi Indonesia yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, serta sikap politik luar negeri yang mendukung kemerdekaan Palestina.

Pihak penyelenggara Miss Indonesia pun akhirnya mengambil langkah tegas dengan memulangkan Merince dari masa karantina.

“Miss Papua Pegunungan yakni Merince Kogoya dikabarkan telah dipulangkan kemarin malam dan tidak lagi melanjutkan kompetisi di Miss Indonesia 2025,” tulis akun komunitas @sobat_pageant, Sabtu malam.

Penyelenggara menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan toleransi yang menjadi prinsip dalam ajang nasional tersebut.

Sebagai pengganti, posisi finalis Papua Pegunungan kini diisi oleh runner-up pertama, Karmen Anastasya. Dengan keluarnya Merince, kini tersisa 37 finalis yang masih bersaing memperebutkan gelar Miss Indonesia 2025.

Profil Merince Kogoya

Merince Kogoya adalah mahasiswi Universitas Cenderawasih (Uncen) yang sebelumnya menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Jayapura. Ia dikenal sebagai sosok berprestasi, bahkan pernah mewakili sekolahnya dalam Kompetisi Sains Nasional tingkat provinsi tahun 2021.

Selain aktif di dunia akademik, Merince juga memiliki ketertarikan pada olahraga, terutama bola basket. Posturnya yang tinggi dan atletis dianggap mendukungnya dalam dunia modeling dan kontes kecantikan. Aktivitasnya di media sosial, khususnya Instagram, membuat namanya cukup dikenal publik.

Sayangnya, langkahnya dalam ajang Miss Indonesia harus terhenti akibat aksi yang menimbulkan kontroversi tersebut. (RED.A)

IPSI, Rumah Besar Ratusan Perguruan Silat: Dari Tradisional hingga Modern

 

 Kediri,  kediri24jam.online  – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) merupakan organisasi resmi yang menaungi ratusan perguruan pencak silat di seluruh Indonesia. Sejak berdiri, IPSI memainkan peran penting dalam pelestarian budaya bela diri, pembinaan atlet, serta penyelenggaraan turnamen baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dilansir dari laman pbsi.com, IPSI menaungi perguruan silat dari berbagai aliran—mulai dari yang bersifat tradisional, religius, hingga modern. Tak sedikit dari perguruan ini memiliki sejarah panjang dan pengaruh luas di dunia pencak silat Indonesia.

10 Perguruan Silat Terkenal di Bawah Naungan IPSI

Berikut beberapa perguruan besar yang telah dikenal secara nasional dan aktif dalam kegiatan IPSI:

  1. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)
    Berpusat di Madiun, PSHT dikenal dengan ajaran berbudi luhur dan sistem pengesahan khas.

  2. Perisai Diri
    Didirikan oleh R.M. Soebandiman Dirdjoatmodjo, memiliki lebih dari 150 teknik bela diri dari berbagai budaya dunia.

  3. Tapak Suci Putera Muhammadiyah
    Berbasis pada nilai-nilai Muhammadiyah, perguruan ini menekankan pendidikan karakter dan dakwah melalui silat.

  4. Merpati Putih
    Fokus pada pengembangan tenaga dalam dan teknik pernapasan sebagai media bela diri dan kesehatan.

  5. Pagar Nusa
    Perguruan silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), dengan pendekatan spiritual dan pesantren.

  6. IKSPI Kera Sakti
    Mengusung gerakan khas menyerupai kera dan filosofi pengendalian diri, juga berbasis di Madiun.

  7. Persinas ASAD
    Menyelaraskan nilai religius dan pengembangan potensi diri, aktif dalam pembinaan atlet.

  8. Satria Muda Indonesia (SMI)
    Fokus pada pencapaian prestasi olahraga serta pembinaan mental pemuda melalui silat.

  9. PSTD (Tenaga Dasar) Indonesia
    Mengembangkan bela diri berbasis tenaga dalam.

  10. Tetada Kalimasada
    Menekankan teknik olah napas dan kekuatan batin untuk kesehatan dan pertahanan diri.

Perguruan Historis dalam IPSI

Beberapa perguruan juga tercatat sebagai bagian dari anggota historis IPSI, yaitu yang telah bergabung sejak awal pembentukan organisasi:

  • Persaudaraan Setia Hati

  • Persaudaraan Setia Hati Terate

  • Perisai Diri

  • Perisai Putih

  • Tapak Suci Putera Muhammadiyah

  • Phashadja Mataram

  • Harimurti

  • PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia)

  • Persatuan Pencak Silat Putra Betawi

Sebagai rumah besar pencak silat, IPSI menjadi wadah yang menyatukan berbagai latar belakang perguruan. Tujuannya tak hanya menjaga warisan budaya bangsa, namun juga melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.  (RED.A)

3 Tim Promosi Liga 1 Siapkan Skuad Anyar Jelang Musim 2025/2026

 

 Kediri, kediri24jam.online  – Kompetisi Liga 1 2025/2026 dijadwalkan kembali bergulir pada Agustus mendatang. Menyambut musim baru, tiga tim promosi—Bhayangkara FCPersijap Jepara, dan PSIM Yogyakarta—tengah bersiap dengan mendaftarkan sejumlah pemain anyar ke dalam skuad mereka.

Ketiga tim tersebut sebelumnya memastikan promosi usai tampil gemilang di Liga 2, dan kini mereka mulai membentuk komposisi tim yang kompetitif guna bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Berikut daftar rekrutan pemain baru dari masing-masing tim:

Bhayangkara FC

  1. Ardi Idrus

  2. Andres Nieto

  3. Slavko Damjanovic

  4. Ryan Kurnia

  5. Firza Andika

Persijap Jepara

  1. Alexis Nahuel Gomez

  2. Douglas Nonato Oliveira Cruz

  3. Paulo Ramos Pereira

  4. Wahyudi Hamisi

  5. Frank Sokoy

  6. Firman Ramadhan

  7. Dicky Kurniawan Arifin

PSIM Yogyakarta

  1. Deri Corve

  2. Reva Adi

  3. Ikhsan Chan

  4. Raka Cahyana

  5. Fahreza Sudin

  6. Kasim Botan

  7. M. Iqbal

  8. Andy Irfan

  9. Riyatno Abiyoso

  10. Andy Setyo

  11. Ze Valente

  12. Nermin Haljeta

Ketiga klub tampak serius melakukan perombakan skuad demi meningkatkan kualitas tim dan menjaga peluang bertahan di Liga 1. Sejumlah pemain lokal berpengalaman hingga nama asing pun turut didatangkan.

Persaingan di Liga 1 musim 2025/2026 diprediksi bakal semakin ketat, dengan kehadiran tim-tim promosi yang cukup aktif di bursa transfer.  (RED.A)

Wali Kota Kediri Raih Penghargaan Tata Kelola Kota Berkelanjutan dari Metaranews

 

 Kediri, kediri24jam.online  – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menerima penghargaan dalam kategori Tata Kelola Kota Berkelanjutan dari media daring Metaranews. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasinya dalam membangun Kota Kediri yang lebih hijau, ramah, dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Pemerintah Kota Kediri. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh keluarga besar Pemkot Kediri serta elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, akademisi, komunitas, hingga tim media,” ujar Vinanda dalam sambutannya di Kediri, Minggu (30/6/2025).

Mbak Wali—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa Kota Kediri saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, sehingga sinergi dan kolaborasi dari semua pihak sangat dibutuhkan.

“Dalam mewujudkan Kota Kediri yang Mapan, kita harus saling bersinergi dan bergotong royong. Penghargaan ini semoga bisa menjadi motivasi dan penyemangat bagi kita semua,” ujarnya.

Penghargaan ini juga menegaskan posisi Kota Kediri yang telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek mobilitas dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Vinanda juga mengucapkan terima kasih kepada Metaranews yang telah turut mendukung perkembangan Kota Kediri melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif.

“Semoga di usia ke-4 ini, Metaranews semakin maju, dicintai masyarakat, dan terus menjadi media yang dirindukan pembacanya,” tuturnya.

Sementara itu, CEO Metaranews Khusnul Arif atau yang akrab disapa Mas Pipin mengatakan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam menghadapi tantangan era digital. Ia berharap Metaranews.co dapat terus berkembang sebagai media terpercaya di tengah gempuran informasi yang begitu cepat.

Selain Wali Kota Kediri, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji juga turut menerima penghargaan dalam kategori Pengabdian Pelopor Keamanan, Ketertiban, dan Pelayanan Prima. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Redaksi Metaranews, Imam Mubarok.

Kapolres dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan, menegakkan ketertiban, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kota Kediri.  (RED.A)

Jelang MotoGP Jerman 2025: Jadwal Lengkap & Respons Tegas Marc Marquez Hadapi Kritik

  

Jerman, kediri24jam.online  – Gelaran MotoGP 2025 berlanjut ke seri ke-11 di Sirkuit Sachsenring, Jerman, yang akan digelar pada 11–13 Juli 2025. Seluruh rangkaian mulai dari Free Practice, Kualifikasi, Sprint Race, hingga sesi Race dapat disaksikan secara langsung melalui siaran Trans7, serta live streaming di www.trans7.co.idSPOTV, dan motogp.com.

Jadwal MotoGP Jerman 2025:

  • Jumat (11/7): Free Practice 1 & 2

  • Sabtu (12/7): Free Practice 3, Kualifikasi, dan Sprint Race

  • Minggu (13/7): Warm-up dan Race utama

Link siaran langsung akan tersedia melalui laman TribunMataraman.com dan kanal resmi penyedia siaran.

Marc Marquez Tanggapi Kritik Usai Kemenangan Tipis di Assen

Menjelang MotoGP Jerman, Marc Marquez menjadi sorotan usai kemenangan tipisnya atas Marco Bezzecchi (Aprilia) di MotoGP Belanda di Sirkuit TT Assen. Marquez, yang menang dengan selisih hanya 0,635 detik, mendapat kritik bahwa para rivalnya—termasuk adiknya, Alex Marquez—tidak cukup agresif dalam perebutan posisi.

Marquez pun merespons tegas tudingan tersebut. Ia menyebut kritik itu tidak berdasar dan meremehkan perjuangan para pembalap.

“Orang-orang harus menghormati semua pembalap,” kata Marquez, Minggu (29/6/2025).
“Beberapa orang bilang ‘saudaramu tidak menyerangmu seperti pembalap lain’. Bahkan ada mekanik saya yang bilang isu ini ramai di media sosial. Itu membuat saya marah.”

Ia menegaskan bahwa pada lintasan teknis seperti Assen, peluang untuk menyalip sangat kecil jika pembalap terdepan menjaga racing line dengan sempurna.

“Di tikungan 11 dan 12 yang sempit itu, kalau kamu sudah di jalur yang benar, lawanmu tidak punya ruang menyerang,” jelas Marquez.

Marquez juga menyentil publik yang terlalu cepat menghakimi strategi dan hasil balapan.

“Masalahnya cuma satu: dalam setiap balapan, hanya ada satu pemenang. Tapi semua pembalap bekerja keras. Mereka layak dihormati,” pungkasnya.

Jadwal Lengkap MotoGP 2025 (Update per Juli):

  1. Thailand: 28 Feb–2 Mar

  2. Argentina: 14–16 Mar

  3. Amerika: 28–30 Mar

  4. Qatar: 11–13 Apr

  5. Spanyol: 25–27 Apr

  6. Prancis: 9–11 Mei

  7. Inggris: 23–25 Mei

  8. Aragon: 6–8 Jun

  9. Italia: 20–22 Jun

  10. Belanda: 27–29 Jun

  11. Jerman: 11–13 Jul

  12. Ceko: 18–20 Jul

  13. Austria: 15–17 Agu

  14. Hungaria: 22–24 Agu

  15. Catalunya: 5–7 Sep

  16. San Marino: 12–14 Sep

  17. Jepang: 26–28 Sep

  18. Mandalika (Indonesia): 3–5 Okt

  19. Australia: 17–19 Okt

  20. Malaysia: 24–26 Okt

  21. Portugal: 7–9 Nov

  22. Valencia: 14–16 Nov    (RED.A)

Libur Tahun Baru Islam, 9.700 Lebih Penumpang Padati Stasiun Kediri

 

 Kediri, kediri24jam.online  – Momen libur panjang dalam rangka Tahun Baru Islam 1447 Hijriah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah penumpang di Stasiun Kediri. Dalam kurun waktu Kamis hingga Minggu (26–29 Juni 2025), total 9.727 penumpang tercatat menggunakan layanan di stasiun ini, dengan rincian 4.755 penumpang berangkat dan 4.972 penumpang turun.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan bahwa lonjakan ini sejalan dengan tren mobilitas masyarakat yang meningkat selama libur sekolah dan hari besar keagamaan.

“Stasiun Kediri menjadi salah satu titik penting keberangkatan dan kedatangan di wilayah Daop 7 selama long weekend kemarin,” ujar Zainul, Senin (30/6/2025).

Puncak arus balik tercatat terjadi pada Minggu (29/6), dengan total penumpang naik di seluruh wilayah Daop 7 Madiun mencapai 10.055 orang, sedangkan penumpang turun sebanyak 9.813 orang.

Menurut Zainul, tidak hanya Kediri, stasiun lain seperti Madiun dan Blitar juga mengalami lonjakan volume penumpang. Secara total, sebanyak 36.556 penumpang berangkat dari wilayah Daop 7 selama periode tersebut, sementara 38.363 penumpang tiba di daerah yang sama.

Beberapa kereta api favorit seperti KA Brantas, KA Matarmaja, dan KA Gajayana menjadi pilihan utama warga Kediri dan sekitarnya untuk bepergian ke berbagai kota di Pulau Jawa.

“Khusus KA Brantas relasi Blitar–Pasar Senen, okupansinya hampir selalu penuh selama masa libur panjang ini,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan berbagai langkah penguatan layanan, termasuk penambahan personel pelayanan dan keamanan, serta pembukaan loket tambahan di Stasiun Kediri guna mempercepat proses boarding.

Zainul juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan datang lebih awal ke stasiun agar tidak tertinggal kereta. (RED.A)

Warga Surabaya Diimbau Waspadai Hujan Ringan Siang hingga Malam Hari

  


Surabaya, kediri24jam.online  – Masyarakat Kota Surabaya diimbau untuk mewaspadai potensi hujan ringan yang diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari, Selasa (1/7/2025). Berdasarkan data dari BMKG Juanda dan situs prakiraan cuaca mingguan, cuaca Surabaya diprediksi berawan sejak pagi.

Memasuki siang hari, hujan gerimis diperkirakan turun dan bisa berlanjut hingga malam. Suhu udara berada di kisaran 27°C hingga 30°C, disertai kelembapan relatif tinggi yang mencapai 82% pada malam hari. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 3–4 meter per detik, memberikan sedikit kesejukan di tengah suhu lembap kota.

BMKG mengimbau masyarakat untuk membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan. Meski cuaca terlihat berawan, penggunaan tabir surya pada pagi hari tetap disarankan guna menghindari paparan sinar ultraviolet. (red.a)

Persik Kediri Pinjam Gavin Kwan dari Borneo FC, Perkuat Lini Belakang Jelang Liga 1

 

Kediri, kediri24jam.online  – Persik Kediri resmi mendapatkan jasa Gavin Kwan Adsit untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim depan. Pemain berusia 29 tahun itu didatangkan dengan status pinjaman dari Borneo FC Samarinda.

Berposisi sebagai bek kanan, Gavin menjadi amunisi baru Macan Putih di tengah kebutuhan tim akan pemain bertahan berkualitas, menyusul hengkangnya sejumlah pemain belakang musim ini. Saat ini, Gavin sudah mengikuti sesi latihan bersama skuad Persik di bawah arahan pelatih Ong Kim Swee.

Gavin dikenal sebagai pemain berpengalaman yang telah malang melintang di sejumlah klub Indonesia. Karier profesionalnya dimulai di Eropa, tepatnya bersama CFR II Cluj di Rumania pada 2013. Ia kemudian sempat memperkuat tim Jerman, Niendorfer TSV, sebelum pulang ke Indonesia dan memperkuat berbagai klub Tanah Air.

Tahun 2015, Gavin bergabung dengan Mitra Kukar. Ia juga sempat memperkuat Pelita Bandung Raya, Barito Putera, Bali United, Persis Solo, hingga terakhir Borneo FC.

Pemain kelahiran Bali yang memiliki darah keturunan Amerika Serikat ini juga tercatat sebagai bagian dari Tim Nasional Indonesia. Ia membela Garuda Muda di ajang internasional mulai dari kelompok usia U-17 (2011–2012), U-23 (2017), hingga timnas senior di bawah asuhan Luis Milla. Salah satu penampilannya di timnas adalah saat memperkuat Indonesia dalam Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017 menghadapi Mongolia.

Kehadiran Gavin diharapkan menambah kedalaman skuad dan memperkuat sektor pertahanan Persik Kediri musim depan. (red.a)

Minggu, 29 Juni 2025

Mengenal Filosofi Nama Karakter SpongeBob, Ternyata Nggak Sembarangan!

  


Kediri,  kediri24jam.online  – Siapa sangka di balik dunia kocak Bikini Bottom, ternyata nama-nama karakter di serial SpongeBob SquarePants menyimpan makna yang tidak main-main. Tak hanya sekadar nama lucu, banyak tokoh di serial ini diciptakan dengan referensi biologis, filosofis, hingga sindiran sosial yang cerdas.

Hal ini tentu tak lepas dari sosok sang kreator, Stephen Hillenburg, yang dulunya adalah ahli biologi laut. Ia merancang semesta Bikini Bottom bukan asal-asalan. Setiap karakter punya identitas yang sengaja dirancang dengan sentuhan ilmiah dan ironi humor.

Misalnya, SpongeBob sendiri adalah spons laut yang digambarkan mirip spons dapur agar terlihat jenaka dan ikonik. Nama “SquarePants” alias celana kotak makin memperkuat bentuk tubuhnya yang kaku tapi lugu.

Lalu ada Patrick Star, si bintang laut ceroboh, yang ternyata namanya diambil dari sahabat Hillenburg sendiri. Sifat lambannya menyindir karakter asli bintang laut di alam yang pasif dan tidak banyak bergerak.

Karakter seperti Squidward Tentacles pun punya ironi tersendiri. Meski namanya mengandung kata “squid” (cumi-cumi), desainnya lebih mirip gurita berkaki enam demi kemudahan animasi. Nama “Tentacles” mempertegas keangkuhan karakternya yang sinis dan merasa ‘lebih seni’.

Sementara Sandy Cheeks, tupai dari Texas, menyatukan kata “sandy” (berpasir) dan “cheeks” (pipi – tapi juga plesetan bagian tubuh), menambah unsur jenaka tersirat. Dia jadi simbol “orang luar” yang berusaha beradaptasi di dunia bawah laut.

Tak ketinggalan, Eugene H. Krabs alias Mr. Krabs yang super pelit. Namanya sendiri sudah mencerminkan keserakahan: “Krabs” dari kepiting, dan ‘H’ yang misterius, sering diartikan sebagai simbol uang secara implisit.

Plankton, si penjahat mungil nan ambisius, punya nama lengkap Sheldon J. Plankton. Nama yang terdengar ilmiah dan nerdy ini cocok untuk ilmuwan gagal yang tak pernah menyerah mengambil resep Krabby Patty.

Gary si siput? Namanya sangat manusiawi. Meski cuma mengeong, Gary adalah suara hati SpongeBob – penuh kasih, diam-diam pintar, dan selalu setia.

Lalu ada Mrs. Puff, si guru mengemudi dari jenis ikan buntal yang selalu ‘meledak’ saat muridnya, SpongeBob, bikin ulah. Nama "Puff" bukan cuma lucu, tapi mewakili stres yang memuncak.

Karakter Pearl, putri paus Mr. Krabs, juga tak kalah simbolis. “Pearl” (mutiara) menggambarkan sosok remaja yang berharga dan sensitif, meskipun ia sering kesal dengan ayahnya yang super hemat.

Dan terakhir, Karen – komputer istri Plankton – punya nama manusia biasa tapi justru jadi ‘otak’ dari semua rencana jahat. Nama Karen bahkan disingkat menjadi “Knowledge Acquiring and Recitation Electronic Network” dalam beberapa versi, meski sering tak disebut di serial utama.

Dari spons dapur hingga komputer pintar, semua nama itu bukan hanya bumbu cerita, tapi menyimpan banyak pesan tersembunyi. Maka tak heran, meskipun tayang lebih dari dua dekade, SpongeBob masih jadi favorit lintas generasi – dari anak-anak sampai orang dewasa yang gemar membaca makna di balik tawa. (red,a)

Kembangkan Potensi Wisata, DPRD Kediri Dorong Optimalisasi PAD di Tengah Efisiensi Anggaran

 

 Kediri, kediri24jam.online  – Kabupaten Kediri dinilai memiliki potensi wisata yang besar dan bisa menjadi solusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Totok Minto Leksono, dalam diskusi publik bertajuk "Dampak Efisiensi Anggaran Daerah: Untung atau Buntung?" yang digelar oleh Jawa Pos Radar Kediri pada Kamis (19/6).

Totok menilai, wilayah Kediri yang luas – mencapai sekitar 138.605 hektare dan terbagi dalam 27 kecamatan – menyimpan beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. "Mulai dari keindahan Gunung Kelud, landmark Simpang Lima Gumul, hingga daya tarik wisata religi seperti Gereja Puhsarang. Bahkan, ada Kampung Inggris Pare yang sudah mendunia," ujarnya.

Ia menambahkan, Kampung Inggris di Pare merupakan aset unik yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia. Tak sedikit tokoh nasional hingga wisatawan dari luar negeri yang datang untuk belajar dan berkunjung. “Ini bisa menjadi identitas atau brand daerah,” tegas Totok.

Menurutnya, pengembangan sektor wisata dan jasa merupakan salah satu jalan untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah. "Semakin tinggi PAD, semakin mandiri daerah itu," jelasnya. Ia pun menyoroti pentingnya menarik kunjungan wisatawan sebanyak mungkin untuk meningkatkan serapan ekonomi lokal.

Totok juga menyambut baik kehadiran Bandara Dhoho sebagai infrastruktur pendukung. Namun, ia mengakui bahwa tingkat penggunaan bandara oleh masyarakat masih rendah. Ia mengusulkan adanya kebijakan tingkat regional agar penerbangan domestik dari wilayah Karesidenan Kediri terpusat melalui Bandara Dhoho. “Kalau itu bisa dijalankan, dampaknya luar biasa bagi perekonomian,” ujarnya.

Selain Totok, diskusi yang berlangsung di teras kantor Jawa Pos Radar Kediri itu juga menghadirkan Kepala BPPKAD Kota Kediri Sugeng Wahyu Purba Kelana, Dosen Ekonomi UNP Kediri Edi Susanto, serta Ketua PHRI Kediri Raya Sri Rahayu Titik Nuryati. Beberapa pelaku industri hotel dan restoran juga turut hadir dalam forum tersebut.

Dalam kesempatan itu, berbagai masukan diberikan agar efisiensi anggaran tidak menghambat pertumbuhan ekonomi, melainkan bisa menjadi momentum untuk memperkuat sektor-sektor potensial, terutama pariwisata dan jasa.  (red.a)

Porprov Jatim IX 2025: Kota Tahu Siap Tambah Medali, 49 Atlet Bertanding di 11 Cabor Hari Ini

 

 Kediri, kediri24jam.online  – Semangat juang ratusan atlet asal Kota Kediri belum padam di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Hari ini, sebanyak 49 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) akan kembali turun gelanggang dengan harapan menambah pundi-pundi medali bagi Kota Tahu.

Menurut data dari KONI Kota Kediri, para atlet akan berlaga di sebelas cabor yang digelar di tiga wilayah sekaligus, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Di Kota Malang, pertandingan akan mempertandingkan cabor jujitsu, selam kolam, tenis lapangan, serta panjat tebing. Sementara di Kota Batu, kompetisi akan berlangsung untuk cabor billiar, balap sepeda, bridge, catur, gulat, dan gateball. Adapun di Kabupaten Malang hanya satu cabor yang dijadwalkan hari ini, yakni pentaque.

Kepala KONI Kota Kediri menyatakan bahwa seluruh atlet telah menjalani persiapan intensif demi meraih hasil maksimal. "Setiap cabor tentu punya target medali masing-masing. Kami optimis posisi Kediri bisa naik di klasemen akhir nanti," ujarnya.

Hingga hari ini, posisi Kota Kediri masih bertengger di urutan keempat klasemen sementara versi laman resmi www.porprovjatim.com, dengan raihan 30 emas, 27 perak, dan 22 perunggu (total poin 196). Namun, menurut catatan internal KONI Kota Kediri, jumlah medali yang sudah dikumpulkan mencapai 31 emas, 27 perak, dan 25 perunggu dengan total poin 203.

Perbedaan data tersebut masih dalam proses konfirmasi dan sinkronisasi. Meski demikian, asa Kota Tahu untuk mengejar posisi puncak masih terbuka lebar.  (red.a)

Jumat, 27 Juni 2025

Menjelajahi Lezatnya Kuliner Ketapang Banyuwangi, dari Pedasnya Tempong hingga Mewahnya Kafe Laut

 

 Kediri, kediri24jam.online   – Tak hanya dikenal sebagai jalur persinggahan menuju Bali, Ketapang, Banyuwangi, juga menyimpan surga kuliner yang patut dijelajahi. Wilayah pesisir ini menawarkan beragam sajian menggoda, mulai dari jajanan kaki lima hingga kafe kekinian di pinggir laut.

Jika Anda tengah berada di Ketapang atau sekadar melintas menuju Pulau Dewata, luangkan waktu untuk mencicipi aneka kuliner lokal yang tak hanya lezat, tapi juga ramah di kantong.

Berikut rekomendasi tempat kuliner seru di sekitar Ketapang:

1. Sun Osing Beach – Kafe Laut dengan View Selat Bali

Terletak di kawasan Bulusan, Kalipuro, Sun Osing Beach adalah kombinasi beach club dan kafe yang menyuguhkan panorama laut lepas dan kapal-kapal yang melintas di Selat Bali.
Pengunjung bisa bersantai di bean bag warna-warni, menikmati live music, atau sekadar menikmati angin laut.

Menu andalan seperti Seafood Mix Barbai, gurame asam manis, kwetiau, dan steak disajikan dengan harga mulai Rp 35–50 ribu. Tempat ini menjadi favorit wisatawan muda karena nuansa santai dan spot foto yang estetik.

2. Warung Sego Tempong Mbok Wah – Pedasnya Melekat di Lidah

Tak lengkap berkunjung ke Banyuwangi tanpa mencicipi Sego Tempong—nasi hangat dengan lauk sederhana, namun disajikan dengan sambal super pedas khas Osing.

Warung Mbok Wah, yang terletak tak jauh dari Pelabuhan Ketapang, adalah salah satu yang paling populer. Sajian lele, ayam goreng, tahu-tempe, dan sayuran rebus jadi pelengkap sempurna.
Harganya bersahabat, mulai dari Rp 15 ribu per porsi. Meski sederhana, warung ini selalu ramai, terutama di jam makan siang.

3. Pondok Rujak Soto – Perpaduan Rasa Unik

Bagi pencinta rasa yang unik, Rujak Soto wajib dicoba. Kuliner khas Banyuwangi ini menggabungkan rujak cingur dengan kuah soto babat, menghasilkan rasa pedas, segar, dan gurih dalam satu mangkuk.

Salah satu yang legendaris bisa ditemukan dekat Stasiun Banyuwangi Baru. Sajian ini cocok dinikmati di sore hari. Harganya? Hanya Rp 18–20 ribu per porsi.

4. Depot Istana Gandrung – Nyaman untuk Makan Rombongan

Ingin makan dengan suasana yang lebih nyaman dan berpendingin ruangan? Depot Istana Gandrung bisa jadi pilihan.
Tempat ini menyajikan masakan Jawa Timuran seperti rawon, soto ayam, ayam bakar, dan nasi goreng.

Ruang makannya luas, cocok untuk rombongan atau keluarga besar. Harga menu bervariasi, mulai Rp 25–40 ribu.

Kulineran Sekaligus Liburan

Berkunjung ke Ketapang tak lengkap tanpa mengecap rasa khas Banyuwangi. Dari warung legendaris yang sederhana, hingga kafe laut yang modern, semua menawarkan pengalaman berbeda.

Mau yang pedas menggigit, suasana laut yang tenang, atau makanan hangat dengan rasa rumahan? Kuliner Ketapang siap memanjakan lidah siapa saja yang singgah

Ketapang tak hanya gerbang ke Bali, tapi juga pintu rasa yang menggugah selera. (red.a)

Kamis, 26 Juni 2025

Tawangmangu: Surga Wisata Alam, Edukasi, dan Healing di Kaki Gunung Lawu

  


Kediri,  kediri24jam.online  – Terletak di lereng Gunung Lawu, Tawangmangu kini tak sekadar dikenal sebagai destinasi air terjun. Kawasan sejuk di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini menjelma menjadi surga wisata keluarga, pecinta alam, hingga penggemar fotografi.

Tak hanya menyuguhkan panorama pegunungan, Tawangmangu juga menawarkan beragam wisata edukasi, budaya, hingga wahana kekinian yang cocok untuk semua usia.

Berikut rekomendasi tempat wisata yang bisa menjadi pilihan selama berkunjung ke Tawangmangu:

Taman Atsiri Indonesia

Berbasis edukasi dan relaksasi, taman ini dulunya adalah pabrik minyak atsiri era Presiden Soekarno. Kini, wisatawan bisa belajar menyuling minyak dari tanaman seperti sereh, kenanga, dan lavender.
Ada juga workshop sabun herbal, aroma spa, taman bunga, restoran sehat, hingga toko produk alami. Cocok untuk wisata keluarga dan pelajar.

Grojogan Sewu

Ikon wisata Tawangmangu ini menyuguhkan air terjun setinggi 80 meter. Untuk mencapainya, pengunjung harus menyusuri ribuan anak tangga yang dikelilingi rimbunnya pepohonan. Cocok untuk penikmat alam dan petualangan.

Bukit Sekipan

Destinasi kekinian yang dipenuhi spot Instagramable. Ada miniatur Titanic, jembatan gantung, rumah hantu, wahana 3D, dan area bermain anak. Harga tiketnya terjangkau, pas untuk rekreasi keluarga.

The Lawu Park

Ingin mencoba flying fox, ATV, outbond, atau sekadar ngopi di tengah hutan pinus? The Lawu Park menyediakan semuanya. Udaranya segar, aktivitasnya variatif—jadi favorit bagi semua kalangan.

Sakura Hills

Rasakan sensasi berada di Jepang! Dari kimono, rumah tradisional Jepang, hingga taman bunga ala Negeri Sakura, semuanya tersedia di sini. Tempat ini jadi incaran para pecinta foto.

New Balekambang

Taman rekreasi dengan miniatur dunia, seperti Patung Liberty, Menara Eiffel, hingga Borobudur. Dilengkapi taman bunga dan wahana anak, cocok untuk keluarga dengan anak kecil.

D’Lawu Bistro & Mountain Cottage

Tanpa tiket masuk, pengunjung bisa menikmati view pegunungan, petik stroberi, naik kuda, atau bersantai di mini zoo. Kafe bergaya rustic di tengah alam ini jadi tempat favorit healing ringan.

Tawangmangu Wonder Park

Destinasi keluarga dengan wahana seperti ATV, flying fox, hingga camping ground. Suasananya santai, ideal untuk piknik atau gathering di alam terbuka.

Tips Berkunjung ke Tawangmangu:

  • Kenakan jaket tebal, karena udara bisa sangat dingin.

  • Hindari hari libur nasional untuk menghindari kemacetan.

  • Siapkan kamera atau HP dengan baterai penuh—spot fotonya melimpah!

Tawangmangu bukan sekadar air terjun. Dari healing, belajar, foto-foto, hingga menikmati aroma terapi alami—semuanya bisa dinikmati dalam satu kawasan. Dengan harga yang bersahabat dan udara yang menyegarkan, Tawangmangu pantas jadi destinasi unggulan untuk liburan singkat yang berkesan. (red.a)

Paguyuban Bosta Keluhkan Perubahan Eksisting Stasiun Kediri, DPRD Belum Temukan Solusi

 v

 Kediri, kediri24jam.online  – Polemik pemanfaatan lahan dan perubahan eksisting di kawasan Stasiun Kediri memicu keluhan dari masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Bocah Stasiun (Bosta). Keluhan itu dimediasi oleh Komisi B DPRD Kota Kediri melalui rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis (26/6), namun belum membuahkan solusi konkret.

Ketua Paguyuban Bosta Nowo Doso menyoroti dampak sosial akibat perubahan tersebut, salah satunya pengalihan jalur akses yang menyebabkan kemacetan serta hilangnya area mangkal bagi ojek dan becak.

“Area yang sekarang ditutup portal dan dijadikan lokasi monumen lokomotif sebelumnya adalah fasilitas umum (fasum). Sekarang dijadikan drop zone dan menimbulkan persoalan sosial,” ungkap Nowo usai RDP.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Kediri Arief Junaidi menjelaskan ada dua isu utama yang dibahas dalam forum tersebut. Pertama, dampak perubahan kawasan terhadap masyarakat sekitar seperti PKL, tukang becak, dan ojek. Kedua, polemik 24 rumah warga di Jalan Raden Patah yang berdiri di atas lahan milik PT KAI, namun belum jelas status dan besaran kewajiban sewa lahannya.

“Warga hanya minta kejelasan. Kalau memang menempati aset milik PT KAI, berapa yang harus dibayar per bulan atau tahun? Itu yang ditunggu dari pihak PT KAI,” terang Arief.

Menurut Arief, pembangunan dan estetika seperti penempatan monumen lokomotif memang bertujuan meningkatkan daya tarik, namun tidak boleh mengabaikan aspek sosial. Ia menegaskan pentingnya mengedepankan keberlanjutan sosial dan keterlibatan warga sekitar dalam setiap pengembangan kawasan.

Terkait status aset dan kepemilikan lahan, belum ada kejelasan dari PT KAI. Komisi B akan menjadwalkan RDP lanjutan dengan menghadirkan data lengkap dari PT KAI, Pemkot Kediri, serta konfirmasi dari BPN untuk memastikan batas-batas aset.

“Kami akan bersurat ke PT KAI agar mereka bisa menjelaskan secara detail program, aset, dan batas-batas lahannya. Ini akan kami cocokkan dengan data dari Pemkot dan BPN,” pungkas politisi Partai Gerindra tersebut. (red.a)

Polisi Bekuk Jambret Kalung Emas, Ternyata Residivis Kasus Serupa

  


Kediri, kediri24jam.online  – Upaya cepat dilakukan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri, dibantu jajaran Polsek Kepung dan Polsek Pare, berhasil meringkus pelaku yang sempat kabur usai beraksi.

Pelaku diketahui bernama Suyono, 60 tahun, warga Desa Bringin, Kecamatan Badas. Ia ditangkap pada Kamis (26/6) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di rumahnya di Dusun Karangasem, Desa Badas.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto mengungkapkan bahwa pelaku merupakan residivis yang pernah tersangkut kasus serupa. "Kami menangkap tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar lokasi," ujar Bimo.

Peristiwa penjambretan sendiri terjadi pada Rabu pagi (25/6) sekitar pukul 10.00 WIB di Dusun Purworejo, Desa/Kecamatan Kepung. Saat itu, korban bernama Tri Wigati Mey Ningtyo sedang menyapu halaman rumah. Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai motor Suzuki Smash warna hitam-merah masuk ke pekarangan dan merampas kalung emas yang dikenakan korban.

Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung kabur ke arah utara. Korban sempat berteriak dan mengejar, namun pelaku berhasil meloloskan diri. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kepung.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku yang ternyata merupakan residivis.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa sepeda motor Suzuki Smash L 3796 VY, buff, helm, kaos, celana pendek, serta uang tunai Rp950 ribu yang diduga hasil penjualan barang rampasan.

Kini, tersangka ditahan di Mapolres Kediri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. (red.a)

Pantangan Ibu Hamil di Bulan Suro, Masih Dipercaya Meski Zaman Modern

 

Kediri, kediri24jam.online Bulan Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Islam, masih dianggap sebagai bulan sakral oleh masyarakat Jawa. Tak terkecuali bagi ibu hamil, yang dipercaya harus lebih waspada dan mematuhi sejumlah pantangan demi keselamatan diri dan janin.

Meski belum terbukti secara medis, tradisi ini masih dijalankan oleh sebagian besar masyarakat sebagai bentuk kehati-hatian dan penghormatan terhadap budaya leluhur.

Berikut beberapa larangan yang kerap dihindari ibu hamil saat Bulan Suro:

  1. Tidak Keluar Rumah di Malam Suro
    Malam Suro dianggap memiliki energi mistis yang kuat. Ibu hamil dianjurkan untuk tetap berada di rumah demi menghindari gangguan tak kasat mata.

  2. Jangan Duduk di Ambang Pintu
    Duduk di tengah pintu dipercaya bisa membuat proses persalinan sulit atau bayi menjadi rewel setelah lahir.

  3. Hindari Pindahan atau Renovasi Rumah
    Banyak yang percaya bahwa membangun atau pindah rumah di Bulan Suro bisa membawa sial, apalagi jika sedang hamil.

  4. Tidak Membunuh Binatang Kecil
    Bahkan membunuh serangga pun dihindari, karena diyakini bisa berdampak buruk pada kondisi janin.

  5. Jangan Menggaruk Perut yang Gatal
    Dalam kepercayaan Jawa, menggaruk perut saat hamil bisa membuat bayi lahir dengan bercak-bercak. Sebagai gantinya, gunakan minyak agar rasa gatal berkurang.

Bijak Menyikapi Tradisi

Pantangan ini memang tak bisa dijelaskan dengan logika medis. Namun, selama tidak bertentangan dengan kesehatan dan saran dokter, menjalankan tradisi bisa menjadi cara untuk menghormati budaya sekaligus menenangkan batin.

Yang terpenting, tetap jaga kesehatan, ikuti anjuran tenaga medis, dan jalani kehamilan dengan pikiran positif, apalagi di bulan yang dianggap penuh spiritualitas ini. (red.a)

Presiden Prabowo Tugaskan Kediri Buka Sekolah Rakyat Jenjang SD

 

 Kediri,  kediri24jam.online  – Kabupaten Kediri mendapat penugasan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk membuka Sekolah Rakyat (SR) jenjang SD, melengkapi SR jenjang SMA yang sudah lebih dulu dirintis.

Plt Kepala Dinsos Kabupaten Kediri Ariyanto mengungkapkan, penugasan itu disampaikan melalui rapat Zoom bersama Kementerian Sosial (Kemensos) pada Senin (23/6/2025). Program ini ditujukan untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin, khususnya yang masuk dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kabupaten Kediri diminta membuka satu rombongan belajar (rombel) untuk anak usia 7-12 tahun. Lokasinya di Balai Latihan Kerja (BLK) Pare,” terang Ari, Jumat (27/6).

Dinas Sosial bersama tim Kemensos, Pemprov Jatim, dan Pemkab Kediri langsung meninjau lokasi dan memetakan sarana yang ada. Jika diperlukan, bangunan akan direhabilitasi terlebih dahulu oleh Kementerian PUPR.

Pendaftaran akan menyasar 25 anak usia SD, terutama mereka yang putus sekolah. Kelas yang dibuka akan disesuaikan dengan usia dominan peserta didik—apakah setara kelas 3, 4, atau 5 SD.

Ariyanto menargetkan kegiatan belajar mengajar bisa dimulai bulan Juli 2025, bersamaan dengan SR jenjang SMA yang akan digelar di BPKASN Desa Bulusari, Tarokan.

“Intinya, ini adalah perintah Presiden untuk memperluas akses pendidikan anak-anak dari keluarga miskin,” tegasnya. (red.a)

Reva, Pebisnis Cilik dari Lirboyo yang Merangkai Impian Lewat Manik-Manik dan Buket

 

 KEDIRI, kediri24jam.online– Usianya baru 13 tahun, tapi kiprahnya di dunia wirausaha sudah tak bisa dianggap remeh. Revania Bella Pratiwi, siswi kelas 1 SMP Negeri 4 Kota Kediri, membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk berkarya dan menghasilkan.

Di rumah sederhananya di Jalan Semeru Gang II, Kelurahan Lirboyo, Reva menyulap ruang tamu menjadi mini toko. Elatase kecil berisi kebutuhan rumah tangga berdampingan dengan sofa keluarga. Tapi bukan itu yang paling mencolok. Di sana ada kotak-kotak plastik berisi manik-manik, tumpukan bahan kerajinan tangan, dan kardus-kardus berisi perlengkapan buket.

“Saya mulai dari stiker. Waktu itu kelas 1 SD, mama kasih modal Rp 50 ribu buat beli stiker online. Untungnya lumayan, jadi bisa belanja lagi,” cerita Reva sambil tertawa kecil.

Bermula dari TikTok, Kini Jadi Peluang Bisnis

Hobinya membuat kerajinan tangan sejak kecil semakin berkembang saat kelas 4 SD. Berbekal tontonan dari media sosial TikTok, Reva mulai membuat gelang, gantungan kunci, cincin, dan tali HP dari manik-manik. Semua dibuat dengan tangan mungilnya. Tak jarang dia begadang menyelesaikan pesanan.

“Cincin pertama saya bentuk bunga warna biru-putih. Belum bagus, tapi itu yang paling saya ingat,” kenangnya.

Bakat itu semakin bersinar saat Reva berani menawarkan buket ke gurunya saat mendaftar di SMPN 4 Kota Kediri. Momen kelulusan menjadi peluang besar. Pak Arief, salah satu guru, memesan 40 buket sekaligus untuk siswanya yang lulus.

“Reva ini luar biasa. Belum seminggu masuk, sudah menunjukkan jiwa mandiri dan kreatifnya,” ujar Arief Nurdhiana, guru Reva. Menurutnya, Reva adalah gambaran dari generasi yang cerdas secara intelektual dan emosional.

Buket Jajan hingga Buket Dapur, Semua Bisa Dipesan

Kini, Reva sudah terbiasa menerima pesanan buket: dari jajanan, bunga imitasi, uang, hingga yang unik seperti buket bumbu dapur. Dalam sebulan, ia bisa mengantongi penghasilan hingga Rp300 ribu, hasil kerja kerasnya sendiri.

“Kalau banyak pesanan, mama dan tante bantuin. Biasanya ngerjain malam habis sekolah dan bimbel,” ungkapnya.

Kegiatan itu tak hanya memberi penghasilan tambahan, tapi juga membantu ekonomi keluarga. Ayah Reva bekerja sebagai satpam di perguruan tinggi, sedangkan sang ibu berdagang dari rumah. Tak heran, semangat berwirausaha Reva seperti warisan dari ibunya.

Mandiri dari Usia Dini

Meski sibuk berjualan, Reva tetap menomorsatukan sekolah. Ia bangga bisa membeli keperluan sendiri dari hasil usahanya, seperti buku atau pakaian. Ia juga penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang menjadi salah satu sumber modal awal usahanya.

“Kalau sekarang mau beli baju atau buku, sudah bisa pakai uang sendiri,” ucapnya penuh percaya diri.

Bangsa Perlu Lebih Banyak Reva

Reva adalah cermin dari semangat mandiri, kreatif, dan berdaya sejak dini. Dari ruang tamu kecil di Lirboyo, dia mulai merangkai impian besar. Bukan tak mungkin, suatu saat nanti namanya akan tercatat sebagai pengusaha sukses yang bermula dari sekotak manik-manik dan selembar kertas kado. (red.a)

Jalur Prestasi Ketat, Ratusan Siswa Gagal Masuk SMP Favorit di Kediri

 

 KEDIRI, kediri24jam.online– Persaingan masuk sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP di Kabupaten Kediri kian sengit. Tak hanya SMA/SMK, tingkat SMP pun kini menyisakan cerita ratusan siswa yang gagal diterima di sekolah favorit.

Salah satu sekolah yang mengalami lonjakan pendaftar adalah SMPN 2 Ngasem. Untuk jalur prestasi, kuota sebanyak 56 siswa sudah penuh bahkan melebihi kapasitas, dengan 83 pendaftar.

“Alhamdulillah jalur prestasi sudah penuh, bahkan ada yang tertolak,” ujar Kepala SMPN 2 Ngasem, Sulistyo Wulandari, Jumat (28/6).

Sementara itu, jalur afirmasi dan mutasi di sekolah tersebut masih belum terisi penuh. Kuota yang tersisa akan dibuka kembali pada SPMB tahap II, khusus untuk jalur domisili dan mutasi.

 Ratusan Terlempar di Sekolah Favorit

Kondisi serupa terjadi di SMPN 1 Ngasem, yang menjadi salah satu sekolah dengan peminat terbanyak. Dari kuota 228 siswa, tercatat 395 pendaftar, sehingga ratusan siswa tidak lolos seleksi tahap pertama.

“Banyak yang terseleksi. Tapi jangan cemas, bisa daftar lagi di tahap kedua sesuai jalur,” jelas Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem, Khoirul Anwarudin.

Tak hanya di Ngasem, SMPN 2 Pare juga mencatat 144 siswa tidak diterima dari total 360 pendaftar, sementara kuota hanya tersedia untuk 216 siswa.

 Solusi di Tahap II

Para siswa yang gagal di tahap pertama masih berpeluang melanjutkan perjuangan pada SPMB Tahap II, yang akan dibuka untuk jalur domisili dan mutasi. Pihak sekolah menganjurkan para orang tua dan siswa untuk menyesuaikan strategi pendaftaran dengan kuota yang masih tersedia. (red.a)

100 Hari Kerja, Wali Kota Kediri Gratiskan Pendidikan Lewat BOSDa dan Beasiswa Hingga S3

 

 KEDIRI, kediri24jam.online   – Genap 100 hari menjabat sejak 20 Februari 2025, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati langsung menunjukkan langkah progresif di sektor pendidikan. Melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) dan beasiswa dari SD hingga S3, Pemkot Kediri berkomitmen kuat membuka akses pendidikan tanpa hambatan biaya.

“Waktu Mbak Wali turun langsung ke lapangan, banyak keluhan masyarakat soal ijazah ditahan, tarikan komite, dan pungutan lain. BOSDa hadir sebagai solusi agar tidak ada lagi hal seperti itu,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, M. Anang Kurniawan, Jumat (28/6).

BOSDa Rp7,79 Miliar Cair Agustus 2025

BOSDa merupakan dana dari APBD Kota Kediri untuk menutup celah kebutuhan pendidikan yang belum tercakup oleh BOS nasional. Total anggaran BOSDa tahun ini mencapai Rp7,796 miliar dan direncanakan mulai cair pada Agustus 2025.

Kebijakan ini juga berlaku untuk sekolah swasta, terutama yang memiliki siswa dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mereka dijamin bebas iuran, meski belajar di sekolah swasta.

“Bahkan sekolah swasta favorit yang selama ini hanya diisi siswa mampu, wajib mengalokasikan 10 persen kursi untuk siswa miskin. Ini bentuk pemerataan akses pendidikan,” tegas Anang.

 Sekolah Gratis, Beasiswa hingga Kuliah

Meski kewenangan pemkot hanya sampai tingkat SMP, Vinanda juga memberikan beasiswa Rp1 juta bagi ratusan siswa SMA/SMK, sebagai bentuk dukungan pendidikan lanjutan bagi warga Kediri.

Pemkot juga telah menyiapkan satu SMP dan SD gratis bagi anak-anak yang luput dari pendataan, sehingga tidak ada alasan bagi anak usia sekolah di Kediri untuk tidak belajar.

“Mbak Wali ingin pastikan, semua anak di Kediri bisa sekolah. Tidak ada yang terlewat, tidak ada yang putus sekolah hanya karena faktor biaya,” pungkas Anang.

Kebijakan ini menjadi bagian dari visi besar Vinanda Prameswati dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, dimulai dari Kediri yang lebih inklusif dan merata dalam layanan pendidikannya. (red.a)

Pramuka Jatim Raih Penghargaan BNN RI, Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

 

 SURABAYA,  kediri24jam.online   – Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali menorehkan prestasi. Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jatim menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional RI (BNN RI) atas kontribusinya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba (PG4N).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Kwarda Jatim, HM Arum Sabil, dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2025 yang digelar di Aula Utama TMII, Jakarta, Kamis (26/6).

“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh keluarga besar Pramuka Jatim dan mitra kami, BNNP Jatim, atas sinergi yang kuat selama ini,” ujar Arum, Jumat (27/6).

 Pramuka sebagai Benteng Generasi Muda

Arum menegaskan bahwa komitmen Kwarda Pramuka Jatim tidak berhenti di sini. Kerja sama dengan BNN akan terus diperkuat untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba, sekaligus mempersiapkan mereka sebagai generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak bukan hanya harus cerdas dan bermoral, tapi juga sehat jasmani. Jangan sampai masa depan mereka hancur karena narkoba,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala BNNP Jatim atas peran aktif dalam edukasi dan pembinaan kader Pramuka sebagai agen perubahan.

 Setiap Kader Jadi Duta Anti-Narkoba

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Awang Joko Rumitro, turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan Arum Sabil yang mampu menggerakkan seluruh elemen Pramuka dalam mengkampanyekan bahaya narkoba.

“Setiap kader Pramuka kini menjadi duta anti narkoba di wilayah masing-masing. Ini luar biasa,” ujarnya.

Dengan penghargaan ini, Pramuka Jatim menegaskan perannya sebagai kekuatan sosial yang nyata dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan membangun masa depan bangsa yang bersih dan sehat. (red.a)

Presiden Prabowo Resmikan Peningkatan Produksi Migas Blok Cepu, Targetkan Swasembada Energi

 

 KEDIRI, kediri24jam.online– Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan peningkatan produksi minyak di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, Jawa Timur, sebesar 30.000 barel per hari, Kamis (26/6). Produksi ini menambah total output Blok Cepu menjadi 180.000 barel per hari, atau sekitar 25 persen lifting minyak nasional.

Dalam sambutannya via video conference, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, SKK Migas, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Ini adalah kerja nyata tanpa kepentingan pribadi. Saya bangga dan berterima kasih atas pengelolaan energi yang efisien dan berpihak pada rakyat,” ujar Prabowo, sebagaimana dikutip dari rilis Kementerian ESDM, Jumat (27/6).

 Target Swasembada Energi 1 Juta Barel per Hari

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk mencapai swasembada energi, serta menghadirkan pasokan energi murah dan efisien bagi masyarakat.

“Berilah yang terbaik untuk rakyat. Kelola energi sebaik dan seefisien mungkin, potong jalur logistik yang mahal,” tegasnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, tambahan 30 ribu barel ini merupakan arahan langsung dari Presiden sebagai bagian dari roadmap menuju 900 ribu hingga 1 juta barel per hari pada 2029–2030.

 Proyek Cepat Tuntas, Produksi Meningkat

Program peningkatan produksi migas di Banyu Urip dimulai pada 2024 dan ditargetkan selesai 2026. Namun berkat sinergi antara pemerintah, SKK Migas, ExxonMobil, dan Pertamina, pengeboran tujuh sumur rampung lebih cepat pada semester I 2025 — 10 bulan lebih awal dari jadwal.

“Proyek ini selesai hanya dalam 8 bulan sejak kami kunjungi lokasi, 6 hari setelah pelantikan Presiden,” ungkap Bahlil.

 Dampak Ekonomi: Investasi dan Penerimaan Negara

  • Total investasi Blok Cepu: USD 4 miliar

  • Kontribusi ke negara: USD 30 miliar

  • Tenaga kerja lokal: 99 persen

  • Peningkatan PAD: Khususnya di Bojonegoro dan Cepu

Proyek Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) mencakup pengeboran empat sumur produksi menggunakan rig buatan dalam negeri oleh PT Pertamina Drilling Services Indonesia, mencerminkan dukungan terhadap industri migas nasional. (red.a)

Harga Bawang Merah dan Cabai Turun, Beras Premium Naik Tipis

 

JAKARTA,   kediri24jam.online – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya penurunan harga sejumlah komoditas pangan, seperti bawang merah dan cabai rawit merah, berdasarkan data Panel Harga per Jumat pukul 10.00 WIB.

Harga bawang merah di tingkat konsumen turun menjadi Rp42.528/kg, dari sebelumnya Rp44.594/kg. Begitu pula dengan cabai rawit merah yang turun menjadi Rp56.906/kg, dari Rp59.560/kg.

 Harga Pangan Lainnya: Ada yang Naik, Ada yang Turun

Sementara itu, beras premium tercatat naik tipis ke Rp15.880/kg, dari Rp15.777/kg, dan beras medium naik menjadi Rp14.068/kg. Beras SPHP juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.606/kg.

Komoditas lain yang mengalami penurunan harga:

  • Jagung peternak: Rp5.910/kg (sebelumnya Rp6.105/kg)

  • Bawang putih bonggol: Rp38.384/kg (dari Rp39.336/kg)

  • Cabai merah keriting: Rp40.248/kg (dari Rp42.233/kg)

  • Cabai merah besar: Rp38.617/kg (dari Rp41.378/kg)

  • Daging ayam ras: Rp34.307/kg (dari Rp34.774/kg)

  • Telur ayam ras: Rp28.924/kg (dari Rp29.235/kg)

  • Minyak goreng kemasan: Rp20.558/liter (dari Rp20.703/liter)

  • Minyak goreng curah: Rp17.400/liter (dari Rp17.547/liter)

  • Minyakita: Rp17.431/liter (dari Rp17.546/liter)

  • Tepung terigu curah: Rp9.627/kg (dari Rp9.745/kg)

  • Tepung terigu kemasan: Rp12.771/kg (dari Rp12.889/kg)

  • Ikan bandeng: Rp34.051/kg (dari Rp34.423/kg)

  • Daging kerbau beku (impor): Rp101.251/kg (dari Rp105.088/kg)

  • Daging kerbau segar lokal: Rp138.333/kg (dari Rp140.714/kg)

Sementara beberapa komoditas mengalami kenaikan:

  • Kedelai impor: Rp10.826/kg

  • Daging sapi murni: Rp135.192/kg

  • Gula konsumsi: Rp18.398/kg

  • Ikan kembung: Rp40.990/kg

  • Ikan tongkol: Rp33.994/kg

  • Garam konsumsi: Rp11.680/kg

Kondisi fluktuatif harga ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar nasional. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau dan menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang masa panen dan hari besar keagamaan.(red.a)

Perbaikan Stadion Brawijaya Dikebut, Persik Kediri Masih Berharap Bisa Bermarkas di Rumah Sendiri

   



KEDIRI, kediri24jam.online   – Jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 yang direncanakan dimulai Agustus mendatang, upaya Persik Kediri untuk tetap berkandang di Stadion Brawijaya kini berpacu dengan waktu. Perbaikan fasilitas stadion, khususnya lampu penerangan dan kondisi lapangan, menjadi fokus utama dalam proses pembenahan.

Manajemen Persik tak menampik bahwa waktu yang tersedia sangat terbatas. Estimasi pengerjaan pemasangan lampu stadion diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan. Padahal, kick-off Liga 1 tinggal menghitung minggu.

Meski demikian, harapan masih menyala. Manajer Tim Persik Kediri, Mochamad Syahid Nur Ichsan, menyatakan bahwa timnya tetap optimistis dan akan memaksimalkan waktu yang ada.

"Mudah-mudahan awal Agustus sudah rampung. Kita akan maksimalkan pengerjaan sebulan ke depan," ujar Syahid.

Doa dan Dukungan dari Suporter Diharapkan

Dengan situasi yang cukup menantang ini, manajemen Macan Putih meminta dukungan dan doa dari semua pihak, terutama masyarakat Kediri dan para pendukung fanatik Persikmania.

"Kita minta doa dari masyarakat, suporter, dan semua stakeholder supaya proses ini berjalan lancar," tambahnya.

Dalam proses verifikasi, Persik tetap mendaftarkan Stadion Brawijaya sebagai homebase resmi mereka ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun status ini masih bergantung pada hasil evaluasi kondisi stadion dan progres perbaikannya.

PT LIB Lakukan Inspeksi Langsung

Baru-baru ini, tim dari PT LIB melakukan inspeksi langsung ke Stadion Brawijaya. Tim verifikasi yang terdiri dari lima orang tersebut melakukan pengecekan bersama sejumlah perwakilan Pemerintah Kota Kediri, termasuk dari Dinas PUPR dan DLHKP.

Inspeksi tersebut menghasilkan beberapa catatan penting, terutama terkait sistem pencahayaan dan kualitas lapangan. Namun pihak LIB belum menyampaikan keputusan final dan masih menunggu perkembangan proyek perbaikan.

"Kami saat ini dalam pengawasan khusus dari LIB," jelas Syahid.

Dukungan Pemerintah Kota Jadi Kunci

Sementara itu, Somad, selaku Competition & Operation Manager PT LIB, menyatakan bahwa apa yang dilakukan Pemkot Kediri adalah langkah positif yang patut diapresiasi. Menurutnya, keberlangsungan tim Persik di Kota Kediri sangat tergantung pada dukungan pemerintah setempat.

"Tanpa support pemerintah, Persik tentu akan kesulitan. Apa yang sedang dilakukan saat ini penting bagi kelangsungan klub," kata Somad.

Jika perbaikan tidak rampung tepat waktu, maka kemungkinan besar Persik Kediri harus menjalani laga kandang di stadion lain. Ancaman sebagai tim musafir kembali menghantui Macan Putih—situasi yang tentu tidak diharapkan oleh para pemain maupun pendukung setianya.(RED.A)