Jumat, 31 Januari 2025

Polres Blitar Kota Tertibkan Tambang Ilegal di Aliran Sungai Kali Bladak

   


Blitar,  kediri24jam.online - 27 Januari 2025 - Polres Blitar Kota telah melaksanakan penertiban tambang ilegal yang beroperasi di wilayah aliran Sungai Kali Bladak, tepatnya di Desa Sumberasri hingga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menegakkan hukum serta menjaga kelestarian lingkungan dari dampak negatif aktivitas pertambangan tanpa izin.

Kasi Humas Polres Blitar Kota IPTU Sjamsul Anwar menyampaikan, sebelumnya pihak Kepolisian sudah melakukan himbauan dan larangan pengoprasian tambang ilegal. Operasi penertiban ini melibatkan personel gabungan dari TNI dan Polri. Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan beberapa alat berat dalam keadaan rusak dan dipastikan penambang melakukan aktivitas penambangan dengan cara manual.

“Kami sudah melakukan pengecekan dan penertiban, hasilnya di lokasi tidak ditemukan aktivitas penambang dengan menggunakan alat berat hanya saja ditemukan beberapa alat berat dalam keadaan rusak. Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan Kali Bladak bersih dari aktivitas tambang ilegal,” ujar Kasihumas.

Selain melakukan penertiban, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas pertambangan tanpa izin guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Diharapkan dengan adanya tindakan tegas ini, praktik tambang ilegal di wilayah aliran Sungai Kali Bladak dapat diminimalisir. Polres Blitar Kota juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta tindakan hukum bagi pelaku yang masih nekat menjalankan aktivitas ilegal tersebut.(Red.AL)

Kamis, 30 Januari 2025

Dari SPBU ke Gudang Ilegal: Begini Modus Penimbunan BBM Subsidi

   



JOMBANG,    kediri24jam.online   –Praktik ilegal yang melibatkan mafia BBM subsidi dan oknum aparat penegak hukum kembali mencuat. Dugaan kerja sama gelap antara sindikat penimbunan BBM dengan aparat kepolisian menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Keberadaan oknum perwira di Polres Nganjuk yang seolah membiarkan aksi ini berlangsung dalam waktu yang lama semakin memperkuat dugaan adanya praktik kongkalikong.

Puluhan ton BBM subsidi jenis solar yang seharusnya menjadi hak masyarakat kecil justru diselewengkan untuk kepentingan pribadi para mafia. Mereka bekerja sama dengan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan besar, mengorbankan hak rakyat demi memperkaya diri sendiri.

Gudang penyimpanan BBM subsidi yang diperdagangkan secara ilegal ke industri ditemukan di Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Kejahatan ini harus mendapatkan hukuman berat agar menjadi efek jera. Masyarakat memberikan apresiasi terhadap Polres Jombang yang berhasil mengungkap kasus ini, tetapi pertanyaan besar muncul: ke mana Polres Nganjuk selama ini? Mengapa aktivitas ilegal yang sudah berlangsung lama ini seolah dibiarkan?

“Dugaan adanya kesepakatan di bawah meja harus diusut tuntas oleh Kapolda Jawa Timur. Ini bukan sekadar kasus biasa, tetapi sindikat terorganisir yang merugikan negara dalam jumlah besar,” ujar pengamat kepolisian, Didi Sungkono, S.H., M.H., saat memberikan tanggapan kepada awak media.


Lebih lanjut, Didi Sungkono juga menyoroti gaya hidup mewah oknum aparat yang tidak sebanding dengan penghasilan mereka sebagai ASN golongan IV A. “Gaji perwira polisi jelas lebih dari Rp10 hingga 15 juta, tetapi gaya hidup mereka sangat hedonis. Menggunakan pakaian branded, mobil mewah seperti Rubicon dan Land Cruiser. Ini perlu ditelusuri lebih jauh dengan pembuktian hukum terbalik melalui laporan harta kekayaan (LHKPN),” tambahnya.

Dugaan bahwa BBM subsidi untuk kepolisian sendiri pun tidak dialokasikan sebagaimana mestinya semakin memperkuat adanya penyimpangan. “Kalau benar ada mobil dinas mogok di jalan tol karena kehabisan BBM, ini menandakan ada yang tidak beres di Polres Nganjuk,” ungkap Didi.

Selain itu, kasus-kasus kriminal seperti pembacokan secara acak yang belum terungkap semakin menambah keresahan masyarakat. Korban yang harus membayar biaya perawatan sendiri di rumah sakit semakin menunjukkan minimnya rasa aman di wilayah hukum Polres Nganjuk. Oleh karena itu, Kapolda Jawa Timur harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi kepolisian di daerah tersebut.

Kasus ini bermula dari terbongkarnya jaringan mafia solar bersubsidi terbesar di wilayah hukum Polres Nganjuk. Berdasarkan pengembangan penyelidikan oleh Polres Jombang, akhirnya ditemukan gudang penyimpanan BBM subsidi milik seorang pengusaha bernama Ilyas di Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Ilyas, sebagai pemilik gudang, juga memiliki truk pengangkut BBM solar subsidi yang diperjualbelikan ke industri. Keberhasilan Polres Jombang dalam membongkar praktik ilegal ini menunjukkan bahwa kejahatan ini sudah berlangsung secara sistematis dan terorganisir. Solar subsidi yang didapatkan dari berbagai SPBU di Kabupaten Nganjuk, seperti SPBU Baron dan SPBU Pace, dikumpulkan di gudang sebelum dijual dengan harga industri.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polres Jombang antara lain sembilan ton solar bersubsidi, satu tangki berisi delapan ton solar, serta tiga unit truk Hino yang digunakan untuk mengangkut solar subsidi dengan modus operandi estafet dan pemalsuan nomor polisi agar mendapatkan barcode.

BBM yang dikumpulkan dari berbagai SPBU kemudian dipindahkan ke tangki biru putih dari gudang PT Bima Sakti hingga mencapai pintu masuk tol Kertosono. Berdasarkan informasi yang dihimpun, BBM ini dijual ke industri pabrik dan pertambangan dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding harga subsidi. Hal ini jelas merugikan negara dan masyarakat kecil yang seharusnya mendapatkan manfaat dari subsidi BBM.

Selain itu, keterlibatan pengawas SPBU dan pemilik SPBU dalam praktik ini juga patut dipertanyakan. Jika terbukti ada kerja sama dalam penjualan BBM subsidi kepada mafia, maka mereka harus diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku dalam kasus penimbunan BBM bersubsidi ini dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman hukuman yang dapat dikenakan adalah pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar. Masyarakat berharap agar kasus ini diusut hingga ke akar-akarnya dan tidak ada pihak yang dilindungi demi menegakkan keadilan.(Red.AL)

Rabu, 29 Januari 2025

Sengketa Warisan Berujung Laporan Polisi, Mantan Pengacara Dituduh Gelapkan Aset

   


Kediri,  kediri24jam.online  – Parahita, anak dari Sumiarso yang merupakan mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kediri, resmi melaporkan mantan pengacaranya, Ander Sumiwi, ke Polres Kediri Kota pada 23 November 2024. Laporan tersebut terkait dugaan penipuan dan penggelapan aset warisan berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga serta Sertifikat Hak Milik (SHM), yang diduga dikuasai oleh Ander dengan modus penyesatan informasi.

Permasalahan ini bermula dari kerja sama dalam pengurusan harta warisan antara Parahita beserta keluarga almarhum suaminya di wilayah Wates, Kabupaten Kediri. Sumiarso, yang memiliki hubungan baik dengan Ander, memutuskan untuk menjalin kontrak kerja sama hukum. Namun, di tengah proses tersebut, muncul sejumlah permasalahan yang berujung pada konflik.

Pada 19 November 2024, Sumiarso mendatangi kediaman Ander di Kediri untuk meminta klarifikasi terkait sengketa yang terjadi serta mencabut kuasa yang telah diberikan. Namun, menurut Sumiarso, respons yang diterimanya tidak bersahabat. Perdebatan pun tak terelakkan hingga berujung pada pelaporan Sumiarso oleh Ander Sumiwi ke Polres Kediri Kota atas dugaan penganiayaan.

Kuasa hukum Parahita dan Sumiarso, Mohammad Khusnul Mubaroq, S.H., membantah adanya tindak penganiayaan yang dilakukan oleh kliennya. “Klien kami justru ingin mendapatkan kejelasan terkait pengurusan warisan yang dipercayakan kepada Ander. Namun, dalam prosesnya, kami menilai ada pelanggaran kode etik yang dilakukan, seperti tidak memberikan informasi yang benar kepada ahli waris,” ungkap Khusnul Mubaroq dalam konferensi pers.

Ia juga menegaskan bahwa tidak terjadi kontak fisik saat kliennya mendatangi rumah Ander. “Saat itu, klien kami hanya ingin meminta kejelasan terkait status warisan serta mencabut kuasa hukum yang telah diberikan. Namun, situasi berkembang menjadi perdebatan. Esoknya, justru klien kami dilaporkan dengan tuduhan penganiayaan, sementara kami juga melaporkan Ander atas dugaan penggelapan dan penipuan,” jelasnya.


Khusnul juga mengungkapkan bahwa pihaknya menduga Ander Sumiwi memanfaatkan posisinya untuk memperoleh keuntungan pribadi. “Sebagai seorang pengacara, seharusnya ia hanya bertindak sebagai perwakilan hukum bagi pemberi kuasa. Namun, dalam kasus ini, kami menduga ada upaya Ander untuk menguasai aset warisan. Dugaan ini diperkuat dengan adanya transaksi jual beli antara mertua ahli waris dan Ander yang terjadi di tengah proses hukum yang belum selesai,” tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ander Sumiwi, Rizki Bagus Alvianto, S.H., memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya. Ia menjelaskan bahwa kejadian dugaan penganiayaan terjadi pada 19 November 2024 sekitar pukul 12.00 WIB, ketika Parahita datang ke rumah kliennya dengan alasan membawa oleh-oleh serta ingin melihat sertifikat tanah yang sedang diurus.

“Dalam perjanjian awal, Bu Ander meminta success fee sebelum menyerahkan sertifikat tersebut. Namun, saat pertemuan berlangsung, terjadi perselisihan yang berujung pada dugaan tindak kekerasan. Sdri. Parahita dan ayahnya, Sumiarso, diduga menyikut perut Bu Ander hingga menyebabkan beliau terduduk lemas,” ungkap Rizki.


Lebih lanjut, Rizki menyatakan bahwa kliennya merasa kesakitan setelah insiden tersebut dan segera melaporkannya ke Polres Kediri Kota pada pukul 23.25 WIB. “Klien kami langsung menjalani visum di RS Bhayangkara sekitar pukul 23.45 WIB karena mengalami sakit di bagian perut,” tambahnya.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang sigap dalam menangani laporan tersebut. “Saat ini, perkara ini telah tercatat dalam Surat Laporan Polisi No.: LP-B/179/XI/2024/POLRES KEDIRI KOTA/POLDA Jatim, tertanggal 19 November 2024. Kami akan terus berkoordinasi dengan klien kami terkait langkah hukum selanjutnya. Namun, kami menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pihak terlapor telah mencoreng profesi advokat yang seharusnya menjunjung tinggi etika dan profesionalisme,” pungkasnya.

Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenaran dari kedua belah pihak. Masyarakat diharapkan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut guna mendapatkan kejelasan hukum dalam perkara ini.(Red.AL)

Senin, 27 Januari 2025

Libur Panjang, Simpang Mengkreng Kediri Tetap Landai: Rekayasa Lalu Lintas dan Tim Gabungan Siaga


Kediri
 , kediri24jam.online – Libur panjang, arus lalu lintas mudik di Simpang Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, terpantau landai. Meski demikian, petugas kepolisian tetap mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan volume kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kediri, AKP I Made Jata Wiranegara, S.I.K., M.Si., melalui Kanit Turjagwali, Iptu Sujadhi, S.H., mengatakan bahwa arus lalu lintas di Simpang Mengkreng masih terpantau landai. Antrean kendaraan memang sempat terjadi, tetapi tidak terlalu signifikan.

“Situasi saat ini masih landai, arus lalu lintas masih lancar,” kata Sujadhi di Pos Mengkreng, Senin (27/1/2025).

Sujadhi menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan tindakan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan volume kendaraan. Selain melaksanakan koordinasi dengan Polres tetangga—dalam hal ini Satlantas Nganjuk dan Satlantas Jombang—rekayasa lalu lintas akan diterapkan di beberapa titik.

“Berdasarkan evaluasi kami, situasi landai ini juga karena adanya rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan di satu titik,” jelasnya.

Antisipasi lain yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kediri adalah melibatkan Tim Kontinjensi gabungan dari Satlantas Polres Kediri, Nganjuk, dan Jombang.

“Setiap hari, Tim Kontinjensi Satlantas Polres Kediri, Nganjuk, dan Jombang melaksanakan apel bersama di Mengkreng. Selanjutnya, kami menentukan cara bertindak apabila ada peningkatan arus lalu lintas, baik dari Jombang, Kediri, maupun Nganjuk. Kegiatan ini dimulai sejak Sabtu, 25 Januari 2025,” terangnya.

Tak hanya itu, Kanit Turjagwali Polres Kediri juga berpesan agar para pengguna jalan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.

“Kami imbau kepada para pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan,” imbuh Iptu Sujadhi.

Pekerja Migran Indonesia Ditembak di Malaysia, Begini Respons Kemlu

  


Jakarta,  
kediri24jam.online   – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) memberikan tanggapan terkait insiden penembakan terhadap seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (27/1/2025) di wilayah Sabah, Malaysia, yang mengakibatkan korban berinisial MS mengalami luka serius.

Dalam konferensi pers, Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan otoritas Malaysia untuk memastikan investigasi mendalam atas insiden ini.

"Kami mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan telah meminta penjelasan resmi dari pemerintah Malaysia. Perlindungan terhadap warga negara Indonesia adalah prioritas kami," tegas Faizasyah, Minggu (28/1/2025).

Kronologi Kejadian

Menurut laporan awal, penembakan terjadi saat MS sedang bekerja di perkebunan kelapa sawit di Sabah. Polisi setempat mengklaim bahwa korban diduga terlibat dalam kegiatan yang dianggap mencurigakan, sehingga memicu tindakan represif aparat. Namun, informasi ini masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

"Kami juga telah meminta otoritas Malaysia untuk memberikan akses kepada perwakilan kami guna mendampingi korban dan memastikan hak-haknya terpenuhi," tambah Faizasyah.

Respons Pemerintah

Pemerintah melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kota Kinabalu telah mengirimkan tim untuk menemui korban dan memantau proses hukum yang sedang berlangsung. MS saat ini dirawat di rumah sakit setempat, dan biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh pihak KJRI.

"Kami memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan medis terbaik dan hak hukum yang layak. Kami juga sedang berkoordinasi dengan keluarga korban di Indonesia," ujar Konsul Jenderal RI, Hadi Pranowo.

Tuntutan Keadilan

Insiden ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk organisasi perlindungan pekerja migran. Mereka mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik tegas agar kasus serupa tidak terulang.

Ketua Migrant Care, Anis Hidayah, menilai insiden ini mencerminkan perlakuan diskriminatif terhadap pekerja migran.
"Kasus ini bukan hanya tentang kekerasan, tetapi juga menunjukkan bagaimana pekerja migran sering kali diperlakukan tidak manusiawi. Pemerintah harus lebih serius dalam melindungi mereka," ujarnya.

Tanggapan dari Malaysia

Sementara itu, Kepolisian Malaysia menyatakan bahwa mereka akan melakukan investigasi internal terkait tindakan aparat yang terlibat. Juru Bicara Kepolisian Sabah menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran prosedur di lapangan.

"Kami akan memastikan bahwa penyelidikan berjalan transparan. Jika ditemukan kesalahan, maka tindakan tegas akan diambil terhadap petugas yang bersangkutan," katanya.

Arah Diplomasi

Kemlu Indonesia menegaskan bahwa insiden ini akan menjadi perhatian dalam hubungan bilateral dengan Malaysia, terutama dalam konteks perlindungan pekerja migran. Pemerintah Indonesia berencana menggelar pertemuan bilateral untuk membahas perlakuan terhadap PMI dan memperkuat mekanisme perlindungan.

Publik kini menanti hasil investigasi dan langkah konkret dari pemerintah Indonesia untuk memastikan keadilan bagi korban dan perlindungan lebih baik bagi seluruh pekerja migran di luar negeri

Minggu, 26 Januari 2025

Long Weekend Akhir Bulan, Komoditas Pangan di Kota Kediri Terpantau Turun Harga

  


Kediri,
kediri24jam.online  – Momen libur panjang akhir bulan Januari membawa kabar baik bagi masyarakat Kota Kediri. Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional terpantau mengalami penurunan harga, memberikan sedikit kelonggaran bagi para ibu rumah tangga dan pedagang kecil.

Menurut data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, penurunan harga terjadi pada beberapa bahan pokok, seperti cabai, bawang merah, dan daging ayam. Hal ini disebabkan oleh pasokan yang melimpah serta menurunnya permintaan di tengah long weekend.

Harga Komoditas yang Turun

Di Pasar Setono Betek, cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp60.000 per kilogram kini turun menjadi Rp45.000. Harga bawang merah juga turun dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, daging ayam broiler yang semula Rp35.000 per kilogram kini berada di kisaran Rp32.000.

"Penurunan harga ini terjadi karena stok dari petani cukup banyak. Selain itu, cuaca yang mendukung juga memperlancar distribusi barang ke pasar," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Kediri, Wibowo Santoso, Minggu (28/1/2025).

Respon Pedagang dan Pembeli

Penurunan harga ini disambut baik oleh masyarakat. Siti, seorang pedagang sayur di Pasar Bandar, mengaku senang dengan kondisi ini meskipun margin keuntungannya sedikit berkurang.
"Pembeli jadi lebih banyak karena harga murah. Yang penting barang cepat habis," katanya.

Di sisi lain, para pembeli merasa lebih lega dengan harga yang lebih terjangkau. Ratna, seorang ibu rumah tangga, mengungkapkan bahwa penurunan harga ini sangat membantu menghemat pengeluaran bulanan.
"Biasanya kalau harga cabai mahal, masak jadi serba terbatas. Sekarang bisa beli lebih banyak untuk stok," ungkapnya.

Prediksi ke Depan

Meski demikian, sejumlah pedagang memperkirakan harga-harga akan kembali stabil atau bahkan naik setelah long weekend berakhir. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh peningkatan permintaan pasca-liburan.

Dinas Perdagangan Kota Kediri memastikan akan terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga pangan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan menghindari pembelian berlebih.

Pemerintah Siapkan Strategi

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah setempat telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, seperti operasi pasar jika diperlukan. Pemerintah juga menjalin koordinasi dengan para petani dan distributor untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap aman.

Dengan penurunan harga ini, masyarakat Kota Kediri dapat menikmati libur panjang dengan lebih tenang dan hemat. Situasi ini juga menjadi sinyal positif bagi ekonomi lokal, khususnya di sektor perdagangan pangan

Belasan Perjalanan Kereta Api Semarang-Surabaya Masih Dialihkan Lewat Solo

  


Semarang,  
kediri24jam.online – Sejumlah perjalanan kereta api (KA) rute Semarang-Surabaya masih dialihkan melewati Solo hingga saat ini. Pengalihan tersebut dilakukan menyusul adanya gangguan pada jalur utama akibat kerusakan rel di wilayah Demak yang belum sepenuhnya pulih.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiantoro, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran perjalanan penumpang.
"Kami memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Saat ini, jalur utama sedang dalam perbaikan, dan pengalihan melalui Solo merupakan opsi terbaik," ujarnya pada Minggu (28/1/2025).

Jadwal Kereta Terdampak

Pengalihan ini berdampak pada jadwal sejumlah perjalanan kereta api, di antaranya KA Jayabaya, KA Argo Bromo Anggrek, dan KA Maharani. Penumpang diminta untuk menyesuaikan waktu keberangkatan, karena perjalanan melalui jalur alternatif memerlukan waktu tempuh yang lebih lama.

"Penumpang yang terdampak telah kami informasikan sebelumnya. Kami juga menyediakan layanan refund atau reschedule bagi mereka yang membutuhkannya," tambah Krisbiantoro.

Proses Perbaikan Rel

Perbaikan rel di wilayah Demak, yang rusak akibat longsor, masih berlangsung. Tim teknis PT KAI terus berupaya menyelesaikan pekerjaan tersebut agar jalur utama bisa segera digunakan kembali.
"Kami menargetkan perbaikan selesai dalam waktu sepekan, tergantung kondisi cuaca. Saat ini, fokus utama kami adalah memastikan rel dalam kondisi aman untuk dilalui," jelasnya.

Respons Penumpang

Penumpang kereta api, meskipun sedikit terganggu, umumnya memahami situasi ini. Ari, seorang penumpang KA Argo Bromo Anggrek, mengaku sempat kecewa dengan keterlambatan, tetapi mengapresiasi langkah PT KAI.
"Memang jadi lebih lama perjalanannya, tapi saya senang karena keselamatan tetap diutamakan," katanya.

Layanan Pendukung

Sebagai bentuk kompensasi, PT KAI menyediakan layanan tambahan berupa minuman dan makanan ringan gratis bagi penumpang yang mengalami keterlambatan. Selain itu, stasiun-stasiun transit seperti Solo Balapan dan Stasiun Pasar Turi Surabaya memperkuat layanan informasi untuk membantu penumpang yang membutuhkan bantuan.

Imbauan kepada Penumpang

PT KAI mengimbau penumpang untuk memeriksa jadwal perjalanan mereka secara berkala melalui aplikasi KAI Access atau menghubungi layanan pelanggan.
"Kami akan terus memberikan pembaruan terkait situasi ini, sehingga penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik," pungkas Krisbiantoro.

Pengalihan ini diharapkan bersifat sementara, dan PT KAI optimis jalur utama Semarang-Surabaya dapat kembali beroperasi normal dalam waktu dekat

Rombongan Ponpes Sukorejo Situbondo Kecelakaan di Probolinggo, 2 Tewas

 


Probolinggo,
kediri24jam.online   – Sebuah kecelakaan tragis terjadi pada Minggu (28/1/2025) pagi, melibatkan rombongan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sukorejo, Situbondo. Peristiwa nahas ini terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Desa Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Probolinggo, AKBP Widiarti, mengonfirmasi insiden tersebut.
"Kecelakaan melibatkan minibus yang membawa rombongan santri dan sebuah truk. Saat ini, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat," ujarnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Minibus yang membawa rombongan santri diduga kehilangan kendali saat mencoba menyalip kendaraan lain. Naas, dari arah berlawanan datang sebuah truk yang tidak sempat menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan.

"Minibus terlalu ke kanan saat mendahului. Akibatnya, terjadi benturan keras dengan truk yang melaju dari arah berlawanan," ungkap seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Identitas Korban

Dua korban tewas adalah pengemudi minibus dan seorang santri. Identitas mereka telah dikonfirmasi sebagai Mulyadi (45), sopir minibus, dan Ahmad Rifai (16), santri Ponpes Sukorejo. Sementara itu, delapan penumpang lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi serius.

Korban luka-luka saat ini dirawat di RSUD Tongas, Probolinggo. Pihak rumah sakit menyebutkan bahwa mereka telah menerima delapan pasien dengan cedera mulai dari luka ringan hingga patah tulang.

Respons dari Ponpes Sukorejo

Pihak Pondok Pesantren Sukorejo menyampaikan duka mendalam atas insiden ini.
"Kami sangat berduka atas musibah ini. Kami memohon doa dari semua pihak untuk korban yang meninggal dan kesembuhan bagi yang terluka," ujar Ustaz Harun, perwakilan Ponpes Sukorejo.

Rombongan santri diketahui sedang dalam perjalanan menuju acara silaturahmi di Pasuruan ketika kecelakaan terjadi.

Langkah Kepolisian

Polres Probolinggo saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Kendaraan yang terlibat dalam insiden telah diamankan sebagai barang bukti.
"Kami menduga faktor kelelahan sopir menjadi salah satu penyebab kecelakaan ini. Namun, kami masih menunggu hasil investigasi lengkap," kata AKBP Widiarti.

Imbauan Keselamatan

Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur padat seperti Pantura. Polisi mengimbau pengemudi untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi fisik yang prima saat berkendara.

Musibah ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat yang terhubung dengan Ponpes Sukorejo. Dukungan dan doa terus mengalir dari berbagai pihak untuk para korban dan keluarganya

Kolaborasi Polisi dan TNI Bantu Warga Terdampak Longsor di Ponorogo

 


PONOROGO,  kediri24jam.online – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., bersama Dandim 0802 Ponorogo, Letkol Inf Dwi Soerjono, dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo Polda Jatim melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos).

Kegiatan itu dilaksanakan pasca terjadi bencana longsor di Dukuh Watuagung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, Ponorogo.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kunjungan kerja Kapolres di Polsek Badegan. 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Dayakan, Misno, perangkat desa, dan 12 perwakilan warga terdampak bencana tanah longsor.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Dayakan, Misno, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang terdampak bencana, Kami masih membutuhkan penampungan air atau toren untuk kebutuhan sehari-hari, terutama saat musim kemarau,” ujar Misno, Minggu (26/1).

Menanggapi hal tersebut, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya membantu memenuhi kebutuhan warga, termasuk penyediaan penampungan air. 

“Untuk kekurangan fasilitas seperti toren air, kami akan usahakan pemenuhannya dalam waktu dekat,” ungkap Kapolres Ponorogo.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, Polres Ponorogo Polda Jatim memberikan bantuan logistik kepada lima keluarga terdampak bencana di Dukuh Watuagung. 

Bantuan yang disalurkan meliputi 20 paket logistik berisi kasur lipat, selimut, beras, dan roti.

Sementara itu sebelumnya Kapolsek Badegan bersama anggota dibantu TNI dan warga menggelar kerja bakti dengan membersihkan material longsor yang menutup sejumlah akses jalan diantarahya di dukuh Kliyur, Dukuh Watu Agung, Desa Dayakan. Kecamatan Badegan. 

Tak hanya akses jalan, jajaran Polsek Badegan juga membersihkan material longsor di sejumlah lokasi rumah warga. (Red.AL)

Inovatif Polres Jember Manfaatkan Pos Terpadu Alun - Alun Jadi Pusat Layanan Masyarakat

 


JEMBER, kediri24jam.online  – Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang, Satlantas Polres Jember PoldabJatim melakukan langkah strategis dengan mengoptimalkan Pos Terpadu di Alun-Alun Jember. 

Pos yang awalnya direncanakan dibongkar usai Operasi Lilin 2024 ini kini dialihfungsikan menjadi pusat layanan masyarakat untuk meningkatkan pelayanan publik secara langsung.

Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., menjelaskan bahwa Pos Terpadu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pos keamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan terpadu. 

"Kami ingin memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya dalam masa transisi menuju Operasi Ketupat mendatang," jelas AKP Bagas, Sabtu (25/1)

Berbagai layanan masyarakat disediakan di Pos Terpadu ini, termasuk Layanan pengaduan masyarakat oleh SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), pembuatan SKCK, Samsat Keliling (Samling) dari UPT Bapenda Provinsi Kabupaten Jember untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor. 

Bahkan dibuka juga layanan kesehatan bagi masyarakat umum yang dikelola oleh Dokkes Polres Jember Polda Jatim.

"Dengan satu lokasi, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan penting, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga pengaduan, tanpa perlu berpindah tempat," jelas AKP Bagas.

Selain meningkatkan aksesibilitas layanan publik, langkah ini juga dinilai sebagai wujud efisiensi sumber daya dan waktu. 

Dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, Polres Jember Polda Jatim berhasil mengurangi biaya pembangunan fasilitas baru.

Kehadiran Pos Terpadu yang dilengkapi personel Satlantas Polres Jember Polda Jatim juga diharapkan menciptakan suasana yang aman dan tertib, khususnya selama masa libur panjang. 

Langkah inovatif ini mencerminkan inovasi Polres Jember Polda Jatim terutama Satlantas, dalam mendukung visi Polri sebagai institusi yang responsif dan adaptif dalam melayani masyarakat.

Pos Terpadu di Alun-Alun Jember kini tidak hanya menjadi pusat operasional, tetapi juga simbol pelayanan publik yang inovatif dan berdaya guna. (Red.AL)

Long Weekend, Polres Pasuruan Siagakan Personel Pengamanan di Lokasi Wisata

 


PASURUAN, kediri24jam.online  – Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, memberikan atensi penuh di sejumlah objek wisata di Kabupaten Pasuruan selama libur panjang (long weekend) pada akhir bulan Januari 2025.

Polres Pasuruan jajaran Polda Jatim ini juga telah menerjunkan sejumlah personel di beberapa lokasi wisata dan jalur yang rawan padat lalu lintas.

Sejumlah personel disiagakan untuk menjaga kondusifitas pada moment libur panjang kali ini.

Hal itu seperti dikatakan oleh Kapolres Pasuruan,AKBP Jazuli Dani Iriawan saat melakukan pengecekan dan pemantauan langsung di lokasi wisata Taman Safari Indonesia II Prigen Pasuruan, Minggu (26/1).

"Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang mengisi liburan panjang kalu ini," ungkap AKBP Dani.

Dalam Pemantauan dimulai pukul 11.00 WIB itu Kapolres Pasuruan juga didampingi Kabagops, Kapolsek Prigen, Kanit Propam, KBO Satlantas, serta beberapa anggota Polres Pasuruan lainnya. 

"Potensi kepadatan yang kerap terjadi selama libur panjang terutama pada jalur menuju lokasi wisata, juga sudah kita antisipasi," tambah AKBP Dani.

Menurut Kapolres Pasuruan, di hari pertama libur panjang kali ini situasi berjalan normal dan lancar meski volume kendaraan terjadi peningkatan.

"Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat berlibur tanpa harus khawatir soal keamanan," tambah AKBP Dani.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Red.AL)

Polsek Pagu Berikan Edukasi Peringatan Isra' Mi'raj kepada Siswa RA Purwaninda

 


KEDIRI, kediri24jam.online – Dalam rangka memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Polsek Pagu bersama RA Purwaninda Pagu melaksanakan kegiatan edukasi kepada siswa-siswi di Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Sabtu (25/1/2025). 

Kapolsek Pagu AKP Bambang Kurniawan, S.H. melalui anggotanya, menyampaikan edukasi kepada siswa-siswi mengenai nilai-nilai keagamaan dan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Dalam acara tersebut, Kepala Sekolah RA Purwaninda Pagu, Nur Bayati, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polsek Pagu. 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Polsek Pagu dalam kegiatan ini. Kehadiran Polri memberikan dampak positif bagi siswa, baik dari segi edukasi maupun citra baik institusi di mata masyarakat,” ungkapnya.  

Sementara Kapolsek Pagu mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai agama sejak dini kepada anak-anak, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendidikan."

Kegiatan yang melibatkan guru-guru dan siswa RA Purwaninda Pagu ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. 

Selain memperingati Isra' Mi'raj, kegiatan ini juga menjadi momentum menjalin kemitraan yang erat antara Polsek Pagu dengan lembaga pendidikan di wilayah hukum Polres Kediri.(Red.AL)

Wakaops Damai Cartenz-2025 Berbagi Keceriaan dengan Anak-Anak Yalimo

 


Papua, kediri24jam.online  – Dalam Operasi Damai Cartenz, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga menunjukkan sisi humanisnya dengan bercengkerama bersama anak-anak di Mako Polres Yalimo, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Kamis (25/01). Momen penuh kehangatan ini terjadi ketika Kombes Adarma mengajak anak-anak setempat menikmati tayangan edukatif melalui gawai elektronik yang dipinjamkannya.

Anak-anak terlihat antusias mengerumuni gawai tersebut, menghabiskan waktu bersama menikmati tayangan yang disuguhkan. Dalam suasana penuh keceriaan ini, Kombes Adarma tak hanya berbagi kebahagiaan, tetapi juga menyampaikan pesan moral kepada generasi muda Kabupaten Yalimo.

"Anak-anak adalah masa depan bangsa. Saya berharap mereka terus giat belajar, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan bagi agama, orang tua, bangsa, dan negara," ujar Kombes Adarma.

Sebagai bagian dari Operasi Damai Cartenz-2025, kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis yang menjadi salah satu pilar utama operasi untuk menciptakan kedamaian di Papua. Kombes Adarma juga menegaskan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama anak-anak, agar tumbuh rasa saling percaya antara aparat keamanan dan masyarakat.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus Papua. Mereka harus merasakan kehadiran kami sebagai sahabat yang selalu mendukung," tambahnya.

Kegiatan semacam ini diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat Papua, sehingga kepercayaan terhadap pemerintah dan upaya menciptakan kedamaian dapat semakin meningkat.

Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini pun tampak senang dan termotivasi. "Saya ingin menjadi polisi seperti bapak," ujar salah satu anak dengan wajah berseri-seri.

Operasi Damai Cartenz-2025 terus berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis demi menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Papua. Kombes Adarma menutup kegiatan tersebut dengan doa dan harapan besar untuk masa depan cerah anak-anak Papua.(Red.AL)

Polri: Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!

  


Jakarta,  kediri24jam.online – Kasus penipuan online dengan modus investasi semakin marak dan meresahkan masyarakat. Salah satu yang kini sedang menjadi perhatian adalah penipuan berkedok trading cryptocurrency melalui platform palsu. Hingga saat ini, platform tersebut dilaporkan telah menelan banyak korban dengan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Modus operandi pelaku dimulai dari penyebaran tautan di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Setelah itu, korban diarahkan untuk bergabung dalam grup WhatsApp yang menyamar sebagai forum edukasi investasi. Di grup tersebut, korban diberikan edukasi palsu oleh seseorang yang mengaku sebagai "profesor", dengan iming-iming keuntungan besar dari investasi cryptocurrency dan trading saham.

Tahap Penipuan:

1. Penargetan: Pelaku mengidentifikasi korban potensial melalui media sosial.

2. Membangun Kepercayaan: Edukasi investasi diberikan dengan data palsu yang meyakinkan.

3. Eksekusi Penipuan: Korban mulai diminta mentransfer dana ke akun yang mencurigakan.

4. Penipuan Lanjutan: Saat korban mencoba menarik dana, mereka diminta membayar biaya tambahan untuk proses "verifikasi".

5. Menghilang: Pelaku memutus kontak dan menghilangkan jejak.

Banyak korban yang akhirnya kehilangan seluruh dana mereka setelah aplikasi palsu menunjukkan nilai investasi yang terus naik, namun uang tidak bisa ditarik. Bahkan, ada yang menerima dokumen palsu dari lembaga keuangan luar negeri, yang seolah-olah memvalidasi transaksi mereka.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, memberikan himbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan online ini.

"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Lakukan verifikasi menyeluruh terhadap platform atau aplikasi yang digunakan. Pastikan bahwa platform tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga resmi lainnya," ujar Brigjen Trunoyudo.

Beliau juga menambahkan bahwa masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan mencurigakan di media sosial.

"Penjahat online biasanya menggunakan trik manipulasi psikologis untuk membuat korban percaya, seperti memberikan tekanan waktu atau godaan hadiah besar. Jika ragu, jangan klik tautan atau transfer uang ke rekening yang tidak jelas," tambahnya.

Tips Menghindari Penipuan Online:

1. Verifikasi Legalitas: Periksa apakah aplikasi atau platform terdaftar di OJK atau lembaga resmi lainnya.

2. Jangan Klik Tautan Sembarangan: Hindari mengklik tautan yang mencurigakan di media sosial atau email.

3. Waspadai Edukasi Palsu: Jangan mudah percaya pada grup WhatsApp atau forum edukasi yang tidak jelas asal-usulnya.

4. Periksa Rekening: Jika melakukan transfer dana, pastikan rekening tujuan adalah milik lembaga resmi, bukan perseorangan atau perusahaan abal-abal.

5. Lapor jika Menjadi Korban: Jangan ragu melapor ke pihak berwajib jika Anda menjadi korban. Polri akan membantu mengusut tuntas kasus ini.

Polri mengingatkan masyarakat bahwa pelaku penipuan online sering kali menggunakan identitas palsu dan menyamarkan jejak mereka dengan cara profesional. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih kritis dan cerdas dalam mengelola investasi online.

Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberantas penipuan online, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar selama dua tahun terakhir, termasuk:

1. Polri dan Polisi Jepang Ungkap Kejahatan Siber Peretas Kartu Kredit (2023):

Polri dan Kepolisian Jepang bekerja sama mengungkap kejahatan tindak pidana peretasan kartu kredit dengan melakukan transaksi elektronik di beberapa marketplace yang ada di Jepang dengan kerugian total mencapai Rp128 miliar dengan korban tersebar di 70 negara.

2. Penipuan Berkedok Lowongan Kerja Paruh Waktu (2024):

Pada Juli 2024, Dittipidsiber berhasil membongkar jaringan penipuan internasional yang menggunakan modus lowongan kerja palsu. Kasus ini menyebabkan kerugian total sekitar Rp1,5 triliun, dengan korban di Indonesia mencapai 823 orang. Polisi menetapkan tiga tersangka, termasuk seorang warga negara asing.

3. Penipuan oleh lima tersangka kasus penipuan siber (2024) :

Polri berhasil membekuk lima tersangka kasus penipuan dengan skema Business Email Compromised atau BEC yang mengakibatkan kerugian sebanyak Rp32 miliar. Dua dari lima tersangka merupakan warga negara asing yang berasal dari Nigeria.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau telah menjadi korban dari platform investasi online. Kecepatan pelaporan sangat penting agar pelaku dapat segera diungkap dan korban tidak semakin banyak.

"Mari bersama kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber demi menciptakan ruang digital yang aman dan bebas dari penipuan," tutup Brigjen Trunoyudo.(Red.AL)

Buruh Serabutan di Kediri Ditangkap, Diduga Edarkan Pil Dobel L

 


KEDIRI, kediri24jam.online - Seorang pemuda bekerja buruh serabutan ditangkap petugas Buser Satresnarkoba Polres Kediri di wilayah Dusun Kecik, Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. 

Pemuda berinisial MED (21) asal Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri ini ditangkap petugas diduga mengedarkan narkoba jenis pil dobel L. 

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H., S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Kediri AKP Sriati menuturkan dari tangan terduga pelaku itu diamankan barang bukti puluhan butir pil dobel L. 

"Diamankan 34 butir pil dobel L dibungkus di dalam rokok," tutur AKP Sriati, pada Minggu, 26 Januari 2025. 

Menurut AKP Sriati, penangkapan terduga pelaku ini dari hasil pengembangan pengakuan DCM alias Didik (23) warga Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Terduga pelaku DCM ini mengedarkan pil dobel L ke MED. 

Kemudian petugas mengamankan terduga pelaku MED diamankan wilayah Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

"Ya pada saat dilakukan penggeledahan terhadap MED ditemukan barang bukti tersebut," jelasnya. 

Ditambahkan AKP Sriati, dari pengakuan terduga pelaku MED, membeli pil dobel L dari pelaku DCM sebanyak 50 butir dengan harga Rp100 ribu.

"Diduga terduga pelaku MED ini mengedarkan lagi dan lainnya dikonsumsi sendiri," tambah AKP Sriati. (Red.AL)

MEMBAHAYAKAN KESELAMATAN PENGGUNA JALAN SOPIR PO. BUS DI TINDAK ANGGOTA SATLANTAS POLRES KEDIRI

   


Kediri,  kediri24jam.online - Dalam rangka terciptanya Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polres Kediri Unit Turjagwali Satlantas Polres Kediri, gencar melakukan penindakan terhadap angkutan umum terutama Bus yang seringkali ugal-ugalan di jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Penindakan pelanggaran Lalulintas di lakukan untuk menjamin keselamatan penumpang angkutan umum dan pengguna jalan lainnya terutama saat libur panjang seperti saat ini.

Dari pantauan awak media ada Tiga unit Bus yang dilakukan penindakan oleh anggota Unit Turjagwali Satlantas Polres Kediri di antaranya PO. BUS SINAR JAYA, di Pos 12.03 Ngadirejo, PO. BUS BAGONG, di Pos 12.04 Jong biru dan PO. BUS HARAPAN JAYA di Pos 12.02 Mengkreng. Sabtu 25/01/2025

Kasat Lantas Polres Kediri AKP I MADE JATA WIRANEGARA.,S.I.K., M.S.i, melalui Kanit turjagwali Satlantas Polres Kediri IPTU SUJADHI. S.H Saat di konfirmasi Awak Media Melalui Saluran Telepon Membenarkan adanya penindakan pelanggaran tersebut.

"Saat ini kita sedang melakukan penindakan terhadap pelanggaran Lalulintas yang dilakukan oleh oknum sopir bus yang tidak mentaati peraturan lalu lintas berupa larangan yang di nyatakan dengan rambu lalulintas atau marka jalan dan membahayakan keselamatan umum" terang IPTU SUJADHI S.H

"Akibat perbuatan Mengemudikan Bus dan melanggar aturan perintah atau larangan yang di nyatakan dengan rambu lalulintas atau marka jalan tersebut dikenakan tilang sebagaimana dimaksud dalam Pasal  287 (1) jo 106 (4) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan". Pungkas IPTU SUJADHI S.H  (Red.AL)

Selasa, 21 Januari 2025

Surat Edaran Bersama Kebijakan Libur Sekolah Ramadhan 2025 Diterbitkan

  




Makassar,  
 kediri24jam.online  – Pemerintah Republik Indonesia melalui Surat Edaran Bersama (SEB) dari tiga kementerian telah mengatur jadwal libur sekolah dan pembelajaran mandiri selama bulan Ramadhan 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi siswa dan sekolah dalam menjalani aktivitas di bulan suci, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pembelajaran dan pengembangan karakter.

Surat Edaran Bersama (SEB) dengan Nomor 2 Tahun 2025 ini ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri. SEB tersebut mengatur skema pembelajaran selama Ramadhan, mencakup jadwal libur sekolah serta penugasan pembelajaran mandiri di luar sekolah.

Rincian Jadwal Libur dan Skema Pembelajaran

Berdasarkan SEB, berikut jadwal libur sekolah selama Ramadhan 2025:

  1. 27 Februari hingga 5 Maret 2025
    • Siswa tidak masuk sekolah, tetapi menjalani pembelajaran mandiri di rumah, tempat ibadah, atau masyarakat dengan bimbingan sekolah.
  2. 26, 27, dan 28 Maret 2025
    • Libur nasional sesuai ketetapan cuti bersama.
  3. 2, 3, 4, 7, dan 8 April 2025
    • Libur akhir Ramadhan tanpa skema pembelajaran mandiri, memberi waktu untuk silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan dengan keluarga.

Pada periode 6 hingga 25 Maret 2025, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan berjalan normal, namun tetap diselingi dengan program kegiatan religius seperti pembinaan akhlak, kepemimpinan, dan kegiatan sosial.

Unduh Surat Edaran Resmi

Untuk mempermudah akses informasi, masyarakat dapat mengunduh dokumen resmi SEB melalui link yang disediakan pemerintah. Hal ini bertujuan memastikan setiap daerah dan satuan pendidikan memahami kebijakan secara utuh.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung siswa menjalani Ramadhan dengan produktif, tanpa mengurangi esensi pendidikan dan ibadah. Pemerintah juga mengimbau sekolah dan keluarga untuk terus berkolaborasi demi menciptakan suasana pembelajaran yang bermakna selama bulan suci

Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 543 Rumah, Ribuan Orang Mengungsi

  


Jakarta,  kediri24jam.online – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa dini hari. Sebanyak 543 rumah dilaporkan hangus dilalap api, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Kobaran api yang menyebar cepat di tengah malam mengejutkan warga yang sebagian besar sedang tertidur. Salah satu korban, Darmi (46), mengisahkan detik-detik kepanikan saat ia harus menyelamatkan keluarganya.

"Ada yang teriak kebakaran, apinya langsung besar. Kami semua masih tidur," ujar Darmi, yang kini berada di posko sementara Polres Jakarta Pusat.

Dengan kondisi panik, Darmi hanya sempat membawa dokumen penting, sementara barang-barang lainnya habis terbakar. "Lutut saya gemetar, tapi saya harus segera membawa anak dan cucu keluar dari rumah yang hampir runtuh," tambahnya.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu rumah. Api dengan cepat menyebar ke rumah-rumah lain yang berdempetan, membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan mengendalikan situasi.

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari lima jam hingga api akhirnya berhasil dipadamkan pada Selasa pagi.

Penanganan dan Bantuan

Pemerintah setempat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) telah mendirikan posko darurat untuk para korban kebakaran. Bantuan berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya mulai didistribusikan.

“Kami masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban terdampak. Untuk sementara, fokus kami adalah memberikan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi,” ujar Kepala BPBD Jakarta Pusat.

Kebakaran ini menjadi peringatan bagi warga di kawasan padat penduduk untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting listrik. Pemerintah juga mengimbau warga untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.

Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan jangka panjang, termasuk relokasi sementara dan rencana rekonstruksi area permukiman.

Masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan dan bantuan untuk para korban kebakaran di Kemayoran


Kebakaran Dahsyat di Hotel Grand Kartal, Turki, Tewaskan 76 Orang

 


 

Jakarta,  kediri24jam.online   – Kebakaran hebat melanda Hotel Grand Kartal di resor ski Kartalkaya, Turki, pada Selasa dini hari, menewaskan setidaknya 76 orang. Tragedi ini terjadi saat puncak musim liburan 

musim dingin, ketika banyak keluarga menikmati waktu liburan mereka. Api mulai berkobar sekitar pukul 03.30 waktu setempat, menyelimuti hotel dengan asap tebal dan menimbulkan kepanikan di kalangan para tamu.

Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, mengonfirmasi bahwa 76 orang tewas dalam peristiwa tersebut, dengan 52 di antaranya sudah teridentifikasi. “Sebagian besar jasad korban telah dikembalikan kepada keluarga mereka,” ungkap Yerlikaya, seperti dilansir AFP.

Kisah Penyintas dan Keputusasaan Saat Kebakaran

Saksi mata menggambarkan momen penuh keputusasaan saat orang-orang berusaha melarikan diri dari kobaran api, beberapa bahkan melompat dari jendela atau menggunakan seprai sebagai tali darurat. Atakan Yelkovan, salah satu penyintas, menceritakan bagaimana ia dan istrinya berhasil keluar dari lantai tiga, meskipun mereka mendengar teriakan dari lantai atas.

"Mereka melemparkan seprai dari jendela, beberapa mencoba melompat," kata Yelkovan. Seorang karyawan hotel yang enggan disebutkan namanya mengisahkan bahwa ia melihat seorang ayah dengan bayinya di pelukannya meminta bantuan, berharap bisa melemparkan anaknya ke bawah. "Untungnya, mereka menunggu tim penyelamat yang akhirnya menyelamatkan mereka," ujarnya.

Namun, tragedi lebih besar terjadi di lantai atas, di mana dua wanita yang merupakan mahasiswa melompat dari jendela dan meninggal dunia.

Investigasi dan Penahanan Tersangka

Kebakaran ini terjadi di saat puncak musim liburan musim dingin, dengan hotel hampir penuh oleh tamu yang menikmati liburan dua minggu sejak Jumat sebelumnya. Ada 238 tamu yang menginap di hotel saat kejadian, dengan 51 orang lainnya terluka. 34 orang yang terluka masih dirawat di rumah sakit, termasuk satu orang yang berada di unit perawatan intensif.

Sebanyak sembilan orang, termasuk pemilik hotel, telah ditangkap terkait kebakaran ini. Penyelidik sedang menyelidiki penyebab kebakaran, kemungkinan kelalaian, dan siapa yang bertanggung jawab.

Kritik terhadap Mekanisme Keamanan

Banyak korban selamat yang mengeluhkan kurangnya mekanisme keamanan di hotel tersebut. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa tidak ada alarm kebakaran, detektor asap, atau tangga darurat, meskipun asap sudah mencapai lantai 10. Atakan Yelkovan juga menambahkan bahwa alarm kebakaran tidak berbunyi, dan dibutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam bagi tim pemadam kebakaran untuk tiba di lokasi.

Respons Pemerintah Turki dan Dunia Internasional

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah menyatakan hari berkabung nasional pada Rabu, 22 Januari 2025, dan berjanji bahwa pihak yang bertanggung jawab akan dihukum. Menteri Pariwisata Nuri Ersoy mengungkapkan bahwa hotel tersebut telah lulus inspeksi kebakaran pada tahun 2024, meskipun para korban selamat menyatakan sebaliknya.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pemimpin dunia, termasuk Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis.

Kebakaran ini meninggalkan jejak duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh bangsa Turki, yang berduka atas tragedi besar ini

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Hantam Petungkriyono Pekalongan, 11 Korban Jiwa

 


Pekalongan, kediri24jam.online – Banjir bandang disertai tanah longsor melanda Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa dini hari (21/1/2025). Bencana alam ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin, 20 Januari 2025.

Selain Petungkriyono, banjir juga meredam beberapa wilayah lain, seperti Kedungwuni, Wonopringgo, dan Talun. Namun, kecamatan yang paling parah terdampak adalah Petungkriyono, khususnya Desa Kasimpar, yang mengalami tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa.

Jumlah Korban Meninggal

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, mengonfirmasi bahwa hingga pagi hari, setidaknya 11 orang telah meninggal dunia akibat bencana tersebut. "Sementara informasi yang meninggal dunia ada 11 orang dan yang sudah ditemukan 4 orang. Ini masih proses evakuasi korban," ujar Akbar saat dihubungi.

Proses pencarian korban terus dilakukan oleh tim relawan dan petugas SAR, dengan video yang tersebar di media sosial menunjukkan beberapa korban telah berhasil ditemukan. Selain itu, beberapa mobil yang terdampak longsor dan banjir juga terlihat terjebak dalam material longsoran.

Penyebab Banjir dan Longsor

Menurut Akbar, hujan deras yang melanda kawasan Kabupaten Pekalongan, terutama wilayah selatan, menjadi penyebab utama banjir bandang dan tanah longsor. Tanah yang sudah jenuh dengan air menyebabkan longsoran di beberapa titik, terutama di Desa Kasimpar, Tlogohendro, dan Gumelem.

"Akses menuju ke Petungkriyono terputus sementara. Pemerintah sedang berupaya membuka akses untuk memberikan bantuan berupa relawan SAR dan logistik," tambahnya.

Bantuan dan Tanggap Darurat

Saat ini, pihak berwenang telah mengerahkan tim SAR untuk melakukan evakuasi dan distribusi bantuan kepada para korban. Pemerintah daerah juga sedang berupaya membuka akses yang terputus agar proses penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat.

Bencana ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Kecamatan Petungkriyono dan sekitarnya, yang kini harus menghadapi tantangan besar dalam pemulihan dan penyelamatan

Susu dalam Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kediri Hanya Diberikan Seminggu Sekali

  


Kediri,
kediri24jam.online   – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, telah berjalan selama satu minggu dan menarik perhatian publik terkait frekuensi pemberian susu yang tidak dilakukan setiap hari, melainkan hanya sekali dalam seminggu.

Sita Astharina, analis gizi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa susu dalam program ini berperan sebagai pelengkap dan bukan kebutuhan pokok. "Susu itu sebenarnya hanya tambahan, bukan kebutuhan pokok. Susu mengandung energi, protein, vitamin, dan mineral yang sebenarnya juga dapat diperoleh dari makanan yang sudah disediakan," ujar Sita, usai melakukan monitoring di SMPN 1 Kayen Kidul pada Selasa (21/1/2025).

Pada distribusi makan bergizi kali ini, menu yang disajikan terdiri dari nasi, brokoli goreng tepung, fillet patin goreng tepung, wortel, buncis, dan pisang. Susu tidak termasuk dalam menu sebagai pendamping makanan.

Menurut Sita, untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, lebih penting fokus pada konsumsi makanan pokok, protein hewani, dan sayuran, daripada mengandalkan susu sebagai sumber utama nutrisi. "Jika melihat menu hari ini, kandungan gizinya sudah mencukupi kebutuhan anak-anak," jelasnya.

Sita juga menambahkan bahwa pola makan teratur sangat penting bagi kesehatan anak. Makanan yang dikonsumsi tiga kali sehari membantu tubuh beradaptasi dengan siklus metabolisme. "Misalnya, jika sarapan pukul 07.00 pagi, energi dari makanan itu akan digunakan hingga sekitar pukul 10.00. Oleh karena itu, makan teratur lebih penting dibanding hanya mengandalkan susu sebagai sumber energi," tambahnya.

Seiring dengan koordinasi dengan Kepala SPPG Kecamatan Kayen Kidul, diputuskan bahwa susu hanya akan diberikan sekali dalam seminggu, meskipun ada opsi untuk meningkatkan frekuensi pemberiannya hingga dua kali seminggu, tergantung pada keputusan pihak terkait

Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Debt Collector, yang Aniaya Pengacara

  


SURABAYA,   kediri24jam.online  - Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya menangkap terduga pelaku aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok debt collector (DC) terhadap seorang pengacara di sebuah depot nasi goreng di kawasan Griya Kebraon Karang Pilang Surabaya, pada Senin (13/1/2025). 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan kejadian tersebut bermula saat korban, Tjetjep Mohammad Yasien alias Gus Yasien (57), seorang advokat yang sedang menangani kasus tunggakan kartu kredit kliennya.

Saat itulah korban mengalami serangan fisik oleh para debt collector brutal hingga mengalami luka serius.

"Sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama rekannya, Ahmad Fahmi Ardiyansyah, SH, yang merupakan kuasa hukum Abdul Proko Santoso, pemilik depot nasi goreng baru saja memasuki lokasi untuk membeli makanan," kata Kombes Pol Luthfie," Selasa (21/1).

Tanpa diduga, korban langsung dihampiri oleh seorang pria bernama Nikson Brillyan Maskikit (32), yang diketahui sebagai koordinator penagihan kartu kredit dari salah satu Bank.

Nikson beserta tiga pelaku lainnya, yakni Ando (24), Rio (19), dan Ade (30), dengan kasar memaksa korban untuk duduk. 

Ketika korban menolak, para pelaku mulai melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama.

Korban ditarik, didorong, hingga dipukuli di bagian kepala, punggung, dan kaki. 

Selain itu, beberapa barang di depot milik Abdul Proko Santoso dirusak, termasuk tiga kursi plastik dan sebuah tempat sendok," tandas Kombespol Luthfie.

Kombes Luthfie menjelaskan insiden ini diduga bermotif penagihan utang kartu kredit dari Bank yang dilakukan oleh PT Perkasa Abadi Perdana, perusahaan tempat para pelaku bekerja. 

Menurut informasi, Abdul Proko Santoso memiliki tunggakan kartu kredit yang menjadi alasan kedatangan para debt collector tersebut.

Namun, aksi penagihan berubah menjadi kekerasan saat para pelaku tidak mendapatkan respons yang diinginkan.

"Diduga para DC ini bahkan mengancam korban untuk membayar utang kliennya dengan cara yang intimidatif dan penuh kekerasan," kata Kombes Luthfie

Pasca kejadian korban harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit PHC Surabaya karena cedera yang menghambat aktivitasnya sehari-hari.

Selain mengamankan empat pelaku, Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti, yaitu, rekaman video pengeroyokan dalam sebuah flashdisk, pakaian korban, termasuk jaket coklat, kemeja putih, dan kaos hijau bermotif hitam dan Tiga kursi plastik coklat dan tempat sendok yang mengalami kerusakan.

Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kapolrestabes Surabaya menambahkan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius. 

"Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi yang dilakukan secara terang-terangan seperti ini. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (*)

Kapolda Jatim dan Pj.Gubernur Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Blitar Untuk Ketahanan Pangan Nasional

  


BLITAR,  kediri24jam.online   - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto,M.Si bersama Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektare di Kabupaten Blitar, Selasa (21/1/2025).

Penanaman jagung serentak untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto itu dilakukan di lahan milik Polres Blitar jajaran Polda Jatim di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Jatim bersama Pj Gubernur serta sejumlah pejabat utama Polda Jatim, Pemprov Jatim, dan Pemkab Blitar secara simbolis melakukan penanaman jagung.

Mereka menanam benih jagung menggunakan alat mesin pertanian. 

"Benih jagung yang kami tanam merknya Bhayangkara," ujar Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.

Setelah melakukan penanaman jagung, Kapolda dan Pj Gubernur melaksanakan launching benih jagung Bhayangkara dan melakukan zoom meeting dengan Mabes Polri di Polres Blitar Polda Jatim.

"Kami juga berharap kegiatan ini, dari awal hingga akhir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat termasuk warga Blitar,"ungkap Irjen Imam Sugianto usai zoom meeting dengan Mabes Polri. 

Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan program ini bertujuan meningkatkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita bersama - sama berupaya mewujudkan program ketahanan pangan nasional, sesuai program Asta Cita Bapak Presiden RI Prabowo," pungkas Kapolda Jatim.

Untuk diketahui, gerakan penanaman jagung serentak 1 Juta Hektar ini juga di ikuti oleh seluruh jajaran Kepolisian termasuk Polda Jatim dan Polres jajarannya. (*)

Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini, Rabu 22 Januari 2025: Rute Palur ke Tugu


Solo-Jogja, kediri24jam.online– Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Jogja kembali melayani perjalanan dengan jadwal reguler hari ini, Rabu (22/1/2025). Layanan transportasi andalan masyarakat ini terus menjadi pilihan utama untuk perjalanan antar kota di Jawa Tengah dan DIY, terutama di rute Palur menuju Stasiun Tugu Yogyakarta.

Berikut adalah jadwal keberangkatan KRL dari Stasiun Palur menuju Stasiun Tugu Yogyakarta:

Jadwal KRL Palur ke Tugu Yogyakarta (Rabu, 22 Januari 2025):

  1. Keberangkatan Pagi:

    • 05.20 WIB
    • 06.30 WIB
    • 07.45 WIB
  2. Keberangkatan Siang:

    • 10.00 WIB
    • 12.15 WIB
    • 14.30 WIB
  3. Keberangkatan Sore:

    • 16.45 WIB
    • 18.00 WIB
  4. Keberangkatan Malam:

    • 19.15 WIB
    • 20.30 WIB

Penumpang diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 15 menit sebelum jadwal keberangkatan, untuk memastikan kelancaran proses check-in dan boarding. Tiket KRL dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access atau langsung di mesin tiket otomatis yang tersedia di stasiun.

Untuk meningkatkan kenyamanan, operator KRL juga menyediakan fasilitas penunjang seperti kursi prioritas, ruang tunggu, dan jalur akses bagi penyandang disabilitas.

Masyarakat yang menggunakan KRL diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk tidak membawa barang terlarang, menjaga kebersihan, serta memberikan tempat duduk kepada penumpang lansia, ibu hamil, atau difabel.

Layanan KRL Solo-Jogja terus diandalkan sebagai moda transportasi yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan jadwal yang teratur, rute ini mempermudah mobilitas warga dari Palur menuju pusat kota Jogja di Stasiun Tugu.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perubahan jadwal atau gangguan layanan, penumpang dapat menghubungi layanan pelanggan KAI atau memantau informasi resmi di media sosial PT Kereta Api Indonesia

Komunitas Pemilik Nama Agus yang Eksis di Madiun Raya

  


MADIUN, kediri24jam.online   – Nama Agus sudah tidak asing lagi di masyarakat Indonesia. Menariknya, nama ini menjadi dasar terbentuknya komunitas unik yang dikenal dengan Agus-Agus Bersaudara Indonesia (AABI).

Di Madiun Raya, AABI telah memiliki kepengurusan yang aktif mewadahi orang-orang bernama Agus. Ketua Dewan Agus Cabang (DAC) AABI Madiun Raya, Budy Agustina, mengungkapkan bahwa komunitas ini telah berdiri selama 8 tahun di kawasan tersebut.

“Kemarin, Minggu, 19 Januari 2025, kami baru saja mengadakan bakti sosial dalam rangka anniversary ke-8 AABI DAC Madiun Raya,” tutur Tina saat ditemui.

Bakti Sosial yang Menarik Perhatian Warga

Acara bakti sosial (baksos) yang diadakan di Alon-alon Reksogati Caruban ini berhasil menyedot perhatian masyarakat. Lebih dari 100 orang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan, yang meliputi:

  • Donor darah,
  • Santunan untuk anak yatim,
  • Pemeriksaan kesehatan gratis,
  • Pembagian bantuan sosial, dan lain-lain.

Tina menjelaskan bahwa pemilihan Alon-alon Reksogati Caruban sebagai lokasi acara memiliki tujuan strategis. “Kami ingin memperkenalkan komunitas AABI kepada masyarakat umum, menjaring anggota baru, dan menebarkan energi kebaikan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Jaringan AABI yang Semakin Meluas

Anggota AABI telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Khusus di wilayah Madiun Raya, komunitas ini telah mengumpulkan ratusan anggota yang memiliki nama Agus.

Sebagai penutup, Tina berharap komunitas ini semakin solid dan dapat terus mempererat persaudaraan antar anggota. “Semoga AABI Madiun Raya semakin kompak dan terus terjalin persaudaraan yang semakin kuat di antara Agus-Agus,” harapnya

Jadwal Lengkap Libur Sekolah Ramadan 2025


 kediri24jam.online  -Pemerintah telah merilis jadwal resmi libur sekolah selama bulan Ramadan 2025. Libur ini akan memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk serta mempererat silaturahmi bersama keluarga.

Berikut adalah jadwal lengkap libur sekolah Ramadan 2025:

  1. Awal Libur: Libur sekolah akan dimulai pada tanggal 24 Maret 2025. Hari ini bertepatan dengan awal Ramadan, sehingga para siswa dapat memulai puasa dengan tenang tanpa terganggu aktivitas belajar di sekolah.

  2. Libur Idul Fitri: Libur berlanjut hingga perayaan Idul Fitri. Berdasarkan kalender nasional, Idul Fitri diperkirakan jatuh pada tanggal 22 April 2025. Para siswa akan menikmati libur Idul Fitri mulai dari 21 April hingga 27 April 2025.

  3. Kembali ke Sekolah: Aktivitas belajar mengajar di sekolah akan kembali normal pada tanggal 28 April 2025.

Durasi Libur: Dengan demikian, total libur sekolah selama Ramadan dan Idul Fitri tahun 2025 adalah sekitar lima minggu. Hal ini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi para siswa untuk memanfaatkan momen Ramadan dan Idul Fitri dengan maksimal.

Imbauan kepada Orang Tua: Pemerintah juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi dan mendampingi anak-anak mereka selama libur panjang ini. Selain itu, disarankan untuk memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengikuti program keagamaan, membaca buku, atau melakukan aktivitas keluarga yang mendidik.

Dengan jadwal libur yang telah diumumkan ini, diharapkan seluruh pihak, baik siswa, orang tua, maupun sekolah, dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut bulan suci Ramadan 2025

Debit Bengawan Solo Naik, Warga Bojonegoro Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

  


 Bojonegoro, kediri24jam.online - Debit air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro kembali mengalami peningkatan signifikan pada Rabu dini hari (22/1/2025), memasuki status siaga merah. Fenomena ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi di wilayah hulu di Jawa Tengah, diperparah dengan hujan deras yang mengguyur Bojonegoro selama dua hari terakhir.

Berdasarkan data dari Perusahaan Umum Jasa Tirta (PJT) Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo, papan ukur di Bendungan Karangnongko, Kecamatan Ngraho, mencatat tinggi air mencapai 29 pilschal pada pukul 00.00 WIB. Di sisi lain, papan ukur di Taman Bengawan Solo, Kelurahan Banjarsari, menunjukkan angka 14.10 pilschal.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Laela Noer Ainy, menyampaikan peringatan resmi kepada masyarakat. "Bengawan Solo telah memasuki status siaga merah. Kami mengimbau seluruh warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan," ujarnya, Rabu (22/1/2025).

Ia juga meminta agar warga tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam sungai guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. "Demi keselamatan, kami sangat berharap masyarakat untuk sementara waktu menjauhi kawasan sungai, terutama saat kondisi debit air tinggi seperti ini," tambah Laela.

Selain itu, BPBD telah menginstruksikan aparat desa dan relawan siaga bencana untuk memantau perkembangan situasi dan siap melakukan evakuasi jika diperlukan. Warga diimbau terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi pemerintah dan tidak terpancing oleh berita yang tidak terverifikasi.

Langkah antisipasi lainnya meliputi penyediaan tempat evakuasi, logistik, dan tim kesehatan guna memastikan keselamatan warga apabila kondisi memburuk. Warga diharapkan tetap tenang namun tetap waspada menghadapi potensi bencana banjir di wilayah tersebut.(Red.AL)

Jelang Imlek 2025, Kampung Lampion Malang Kebanjiran Pesanan

    


Malang, kediri24jam.online  – Kampung Lampion yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Jodipan, Kota Malang, tengah disibukkan dengan lonjakan pesanan jelang perayaan Imlek pada 29 Januari 2025. Dalam satu bulan terakhir, aktivitas pengrajin di kawasan ini meningkat pesat untuk memenuhi permintaan lampion dari berbagai daerah.

Salah satu pengrajin, Latif, terlihat sibuk bersama timnya membuat dan menyelesaikan pesanan lampion di rumahnya. Di ruang tamu, tumpukan lampion siap kirim menjadi pemandangan sehari-hari. “Alhamdulillah, tahun ini pesanan meningkat sekitar 20-30 persen. Pesanan datang dari wilayah Malang Raya hingga luar daerah seperti Jakarta,” ujar Latif, Selasa (21/1/2025).

Lonjakan pesanan ini, menurut Latif, sudah dirasakan sejak satu bulan terakhir dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga H-1 Imlek. Saat ini, fokus pengerjaan timnya adalah menyelesaikan pesanan 2.000 lampion untuk dikirim ke Jakarta.

“Kami menyelesaikan 2.000 lampion selama sebulan penuh. Untuk saat ini, kami belum menerima pesanan lain karena keterbatasan tenaga. Setelah Imlek, kami baru akan membuka pesanan lagi, khususnya untuk lampion karakter,” jelasnya.

Saat ini, 11 pekerja yang membantu Latif masih belum mencukupi untuk menampung lebih banyak pesanan dalam waktu singkat. Ia menambahkan bahwa pesanan lampion kini mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan masa pandemi COVID-19, meski belum kembali ke angka normal sebelum pandemi.

“Waktu COVID-19, tidak ada pesanan sama sekali. Syukur, setelah pandemi, permintaan perlahan naik. Tahun ini total 2.000 lampion. Kalau dulu, sebelum pandemi, kami bisa mendapat pesanan hingga 5.000-6.000 lampion,” tambahnya.

Dengan semangat yang terus terjaga, Kampung Lampion tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kemeriahan tradisi Imlek di Indonesia. Kreativitas dan dedikasi para pengrajin di sana tak hanya mempercantik perayaan, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif di kota Malang.(Red.AL)

Kapolda Jatim dan Pj.Gubernur Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Blitar Untuk Ketahanan Pangan Nasional

   


BLITAR, kediri24jam.online  - Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto,M.Si bersama Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono melaksanakan penanaman jagung serentak 1 juta hektare di Kabupaten Blitar, Selasa (21/1/2025).

Penanaman jagung serentak untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto itu dilakukan di lahan milik Polres Blitar jajaran Polda Jatim di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Jatim bersama Pj Gubernur serta sejumlah pejabat utama Polda Jatim, Pemprov Jatim, dan Pemkab Blitar secara simbolis melakukan penanaman jagung.

Mereka menanam benih jagung menggunakan alat mesin pertanian. 

"Benih jagung yang kami tanam merknya Bhayangkara," ujar Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.

Setelah melakukan penanaman jagung, Kapolda dan Pj Gubernur melaksanakan launching benih jagung Bhayangkara dan melakukan zoom meeting dengan Mabes Polri di Polres Blitar Polda Jatim.

"Kami juga berharap kegiatan ini, dari awal hingga akhir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat termasuk warga Blitar,"ungkap Irjen Imam Sugianto usai zoom meeting dengan Mabes Polri. 

Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan program ini bertujuan meningkatkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita bersama - sama berupaya mewujudkan program ketahanan pangan nasional, sesuai program Asta Cita Bapak Presiden RI Prabowo," pungkas Kapolda Jatim.

Untuk diketahui, gerakan penanaman jagung serentak 1 Juta Hektar ini juga di ikuti oleh seluruh jajaran Kepolisian termasuk Polda Jatim dan Polres jajarannya. (Red.AL)

Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Debt Collector, yang Aniaya Pengacara

    


SURABAYA,  kediri24jam.online - Polrestabes Surabaya Polda Jatim akhirnya menangkap terduga pelaku aksi kekerasan yang melibatkan sekelompok debt collector (DC) terhadap seorang pengacara di sebuah depot nasi goreng di kawasan Griya Kebraon Karang Pilang Surabaya, pada Senin (13/1/2025). 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengungkapkan kejadian tersebut bermula saat korban, Tjetjep Mohammad Yasien alias Gus Yasien (57), seorang advokat yang sedang menangani kasus tunggakan kartu kredit kliennya.

Saat itulah korban mengalami serangan fisik oleh para debt collector brutal hingga mengalami luka serius.

"Sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama rekannya, Ahmad Fahmi Ardiyansyah, SH, yang merupakan kuasa hukum Abdul Proko Santoso, pemilik depot nasi goreng baru saja memasuki lokasi untuk membeli makanan," kata Kombes Pol Luthfie," Selasa (21/1).

Tanpa diduga, korban langsung dihampiri oleh seorang pria bernama Nikson Brillyan Maskikit (32), yang diketahui sebagai koordinator penagihan kartu kredit dari salah satu Bank.

Nikson beserta tiga pelaku lainnya, yakni Ando (24), Rio (19), dan Ade (30), dengan kasar memaksa korban untuk duduk. 

Ketika korban menolak, para pelaku mulai melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama.

Korban ditarik, didorong, hingga dipukuli di bagian kepala, punggung, dan kaki. 

Selain itu, beberapa barang di depot milik Abdul Proko Santoso dirusak, termasuk tiga kursi plastik dan sebuah tempat sendok," tandas Kombespol Luthfie.

Kombes Luthfie menjelaskan insiden ini diduga bermotif penagihan utang kartu kredit dari Bank yang dilakukan oleh PT Perkasa Abadi Perdana, perusahaan tempat para pelaku bekerja. 

Menurut informasi, Abdul Proko Santoso memiliki tunggakan kartu kredit yang menjadi alasan kedatangan para debt collector tersebut.

Namun, aksi penagihan berubah menjadi kekerasan saat para pelaku tidak mendapatkan respons yang diinginkan.

"Diduga para DC ini bahkan mengancam korban untuk membayar utang kliennya dengan cara yang intimidatif dan penuh kekerasan," kata Kombes Luthfie

Pasca kejadian korban harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit PHC Surabaya karena cedera yang menghambat aktivitasnya sehari-hari.

Selain mengamankan empat pelaku, Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti, yaitu, rekaman video pengeroyokan dalam sebuah flashdisk, pakaian korban, termasuk jaket coklat, kemeja putih, dan kaos hijau bermotif hitam dan Tiga kursi plastik coklat dan tempat sendok yang mengalami kerusakan.

Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kapolrestabes Surabaya menambahkan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius. 

"Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dalam bentuk apapun, apalagi yang dilakukan secara terang-terangan seperti ini. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (Red.AL)